TUTUP

Misteri Besar Tentang Jon Snow Akhirnya Terungkap!

Awas spoiler! Artikel ini akan mengungkap misteri terbesar seorang Jon Snow!

SPOILER ALERT

Banyak hal yang sudah terjadi dalam Game of Thrones, mulai dari anggota keluarga Lannister yang bunuh diri, pembunuhan anggota keluarga Frey dan pemberontakan yang terjadi di Night’s Watch, selain itu kita juga sempat melihat Bran yang akhirnya menemukan pohon Weirwood di The Wall. Setelah menemukan pohon yang berulang kali dia lihat dalam mimpinya, Bran kini dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam Tower of Joy, dan membenarkan teori yang hingga kemarin masih banyak dibicarakan oleh banyak orang: Jon Snow adalah anak dari Lyanna Stark dan (mungkin) Rhaegar Targaryen. Namun, anehnya hal tersebut seakan dilupakan beberapa saat setelahnya. [read_more id="257953"] Saat Bran melihat Tower of Joy, dia melihat masa lalu ayahnya saat bertemu dengan adik perempuannya untuk terakhir kali. Kasur tempat Lyanna terbaring dipenuhi oleh darah dan dia bahkan mengatakan tidak ingin mati, namun, sayangnya dia sudah kehilangan terlalu banyak darah untuk terus bertahan hidup. Sebelum kematiannya, Lyanna membisikan permintaan terakhirnya kepada Ned. Beberapa saat kemudian, Bran melihat ayahnya mengendong seorang bayi – bayi dengan mata yang sangat menyerupai mata Jon Snow. Adegan tersebut seharusnya sangat menghebohkan, karena sudah terbukti bahwa Jon Snow bukanlah anak haram dari Ned Stark, dan Ned hanyalah melakukan apa yang Lyanna minta dimana dia ingin saudaranya tersebut mengangkat Jon Snow sebagai anaknya. Jika Bran segera memulai perjalannya kearah Selatan dari The Wall dan menceritakan apa yang telah dia lihat kepada semua orang, Bran dapat membuat Jon Snow lebih dipercaya. Ditambah lagi, Bran dapat memberikan Jon jawaban dari pertanyaannya semenjak season pertama, saat dia bertanya kepada Ned Stark siapakah ibunya yang sebenarnya. Eddard Stark telah berjanji bahwa dia akan menceritakan semuanya setelah dirinya kembali dari King’s Landing, namun, Jon Snow terpaksa harus pergi untuk menjadi Night’s Watch sementara Ned harus terbunuh akibat keinginan Joffrey Baratheon. [read_more id="257815"] Ternyata Jon Stark tidak memerlukan bantuan Bran untuk membuat dirinya dipercaya oleh para pendukung keluarganya. Dia tidak memerlukan cerita Bran yang menjelaskan siapa dirinya yang sebenarnya, karena pada saat Bran sampai pada lokasi dimana pohon Weirwood berada para keluarga besar di Utara sedang berkumpul. Setelah perbedatan singkat dan pidato dari Lyanna Mormont, para keluarga tersebut akhirnya setuju untuk bekerjasama dan mendukung Jon Snow. Pada saat ini Jon telah dikenal sebagai King of the North, gelar yang sebelumnya dimiliki oleh saudaranya, Rob Stark. Para keluarga tersebut tidak peduli apakah Jon seorang anak haram atau tidak. Jon Snow telah meninggalkan posisinya sebagai pemimpin dari Night’s Watch. Dia secara terpaksa harus bertarung melawan Ramsay Bolton pada minggu lalu bersama dengan Sansa dan berhasil mengambil kembali Winterfell dari tangan Ramsay, namun, dia melakukan hal tersebut bukan karena Jon ingin menjadi seorang pemimpin. Jon Snow merasa bahwa dia harus bertarung demi menyelamatkan Rickon karena dia percaya apa yang dia lakukan itu benar. Namun, sekali lagi tugas sebagai seorang pemimpin diberikan kepadanya, dan semoga dia dapat mengetahui apa yang seharusnya dilakukan untuk dapat meneruskan perjuangannya. Sama seperti Daenarys yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju Westeros dan Cersei yang telah menjadi pemimpin baru Westeros. [read_more id="257569"] Dalam Tower of Joy Ned Stark tidak hanya bertemu dengan Lyanna, namun, dia juga bertemu dengan Howland Reed, ayah dari Meera yang hingga saat ini masih hidup. Jika Bran tidak dapat membuat orang lain percaya dengan perkataannya, maka orang yang dapat memperkuat perkataannya adalah Howland Reed.
Apakah identitas Jon Snow yang sebenarnya membuat kalian terkejut? Apakah menurut kalian Bran akan dapat meyakinkan banyak orang tentang apa yang telah dia lihat? Langsung berikan pendapat kalian melalui kolom komentar yah!