TUTUP

Dadah, Ex-Aid! Ini Dia, Pembahasan Episode Terakhir Kamen Rider Ex-Aid!

Setelah hampir genap 1 tahun menemani, episode finale Ex-Aid berhasil menutup serial ini dengan akhir yang manis, tapi juga sedikit pahit.

Setelah Kamen Rider Decade, mungkin Kamen Rider Ex-Aid adalah serial Kamen Rider dari fase kedua era Heisei yang memiliki episode terpendek, di mana finale Ex-Aid terjadi pada episode ke-45, tidak seperti serial-serial pendahulunya yang tamat pada episode 47 atau bahkan 53. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan bahas tentang episode finale Ex-Aid, dan serial Kamen Rider ke-27 ini secara keseluruhan.

SPOILER ALERT!!!

Tapi harap diingat, kali ini kita juga akan membahas spoiler untuk episode terakhir dari seri ini, jadi kalau kamu belum sempat menyelesaikannya, selesaikan terlebih dahulu! [duniaku_baca_juga]

Pembahasan Episode Terakhir

Setelah sebelumnya berhasil mengalahkan wujud raksasa Gemdeus, pada episode finale Ex-Aid dan kawan-kawan harus berusaha mengalahkan Cronus tanpa bantuan dari Hyper Muteki Ex-Aid yang ikut hilang karena Pallad mengorbankan dirinya untuk melemahkan virus Gemdeus. Tapi ternyata, jelas mereka tidak bisa mengalahkan Cronus yang memiliki kemampuan menghentikan waktu. Akhirnya, tim Ex-Aid yang harus bertarung tanpa Ex-Aid dikalahkan dengan mudah oleh Cronus. Tapi saat menghentikan waktu dan berusaha menghabisi semuanya, ternyata Emu dapat bergerak dan melayangkan tinjunya ke arah Buggle Driver II milik Cronus dan merusaknya. Hands down, ini adegan terbaik di finale Ex-Aid—di Ex-Aid secara keseluruhan, malah[/caption] Pertarungan terakhir melawan Cronus merupakan pertarungan yang dilakukan pada malam hari, dan latar pertarungan seperti ini merupakan setting favorit penulis. Dengan kerja sama kelima Kamen Rider, akhirnya Cronus berhasil dikalahkan. Tapi, itu hanyalah bagian pertama dari seluruh episode finale Ex-Aid. Sisa episode dihabiskan untuk menjelaskan apa yang terjadi setelah Kamen Rider Chronicle. Nico yang kembali sekolah dan lulus, munculnya presiden baru untuk Genm Corp., dan Taiga yang diberikan izin untuk membuka praktiknya sendiri. [duniaku_adsense]

Finale Ex-Aid dan Ex-Aid Secara Keseluruhan

Ex-Aid secara keseluruhan bukanlah sebuah seri yang sempurna. Malah, penulis sempat berpendapat bahwa sampai episode 10, Ex-Aid masih belum pantas untuk ditonton. Tapi semua berubah sejak episode khusus hari Natal. Episode tersebut menunjukkan bahwa "ya, ada bahaya bahwa mereka yang menjadi Kamen Rider bisa mati." Setelah episode tersebut juga terlihat jelas Ex-Aid mencoba mengejar ketertinggalan mereka yang sebelumnya digunakan untuk mengeluarkan seluruh katalog mainan. Penonton diberikan banyak episode yang terfokus pada karakter-karakter tertentu. Misalnya saat Taiga akhirnya menjadi lebih jujur pada Nico atau bahkan saat Cronus muncul dan Pallad terlihat ketakutan.

Cronus Sebagai Karakter

... Meski begitu, menurut penulis pribadi, Cronus sebagai karakter adalah karakter yang tidak begitu baik. Saat Kuroto menjadi penjahat utamanya, kita tidak hanya melihat dualitas Kuroto di bagian awal saat masih menyembunyikan jati dirinya sebagai Genm, tapi kita juga melihat kegilaan yang ia miliki saat menjadi Dangerous Zombie. Ia bahkan rela mengorbankan life point-nya sendiri agar ia bisa mendapatkan kekuatan Dangerous Zombie. Obsesi Kuroto terhadap kemampuannya sendiri sudah dibangun sejak penonton tahu bahwa ia adalah Genm. Cronus—atau Masamune—tidak memiliki hal itu. Kenapa Masamune ingin menjadi dewa? Entah, tapi yang jelas ya hanya karena plot membutuhkannya berpikir seperti itu. Masalahnya, Masamune tidak menunjukkan kemampuannya untuk membuat apapun, tidak seperti Kuroto yang berkali-kali membantu tim CR mengatasi gangguan yang diberikan oleh Cronus. Satu-satunya yang membuat Cronus berbahaya hanyalah gashat Kamen Rider Chronicle yang ia miliki. [read_more link="https://www.duniaku.net/2017/08/27/v-cinema-ex-aid/" title="Minggir Dulu, Build! Cerita Ex-Aid Belum Berakhir!"]

Finale Ex-Aid Terasa Bittersweet

Jika dalam serial-serial Kamen Rider lainnya biasanya pihak jagoan selalu menang, dalam episode terakhir Ex-Aid meskipun menang, mereka tidak benar-benar menang. Layaknya pemain toxic di game-game online, Cronus memilih untuk ragequit dengan menusukkan gashat Kamen Rider Chronicle yang menewaskan dirinya dan menghancurkan gashat tersebut. Yang artinya, korban-korban dari Kamen Rider Chronicle tidak bisa dihidupkan lagi—untuk saat ini. Pada akhir penayangan, kita diberi pengumuman akan ada trilogi Another Ending untuk Ex-Aid. Apa ini berarti mereka berhasil menemukan cara mengembalikan para korban? Untuk tahu jawabannya, kita harus tunggu hingga 2018! Diedit oleh Fachrul Razi