TUTUP

Review The Gift Indonesia: Cinta Memang Tak Seindah Mata Memandang

Hanung Bramantyo memang andalannya film romansa. Kali ini, ia menuangkannya ke dalam film terbarunya, The Gift!

Ketika pertama kali melihat iklan film ini di billboard perempatan Fatmawati, Jakarta Selatan, penulis langsung memikirkan satu hal: "Saya harus nonton film ini." Ternyata, tidak ada rasa penyesalan menonton sedikitpun. Berikut merupakan review The Gift Indonesia.

Sinopsis

The Gift bercerita tentang seorang perempuan bernama Tiana. Ia merupakan seorang novelis yang memilih untuk menetap di daerah Jawa. Ia menetap di sebuah kontrakan milik Harun. Baru Tiana sadari ternyata Harun adalah seorang tuna netra yang memilih menutup diri dari dunia luar dan bergeming dalam kesendirian. Seiring berjalannya waktu, Harun yang keras kepala  akhirnya membuka diri.

Reza Rahadian

Alasan paling kuat yang membuat penulis ingin sekali menontonnya tak lain ialah karena pada poster filmya, terdapat Reza Rahadian sebagai pemeran utama. Aktor yang sudah tidak diragukan lagi di dalam dunia acting, terlebih di film bergenre romance. Mulai dari Habibie AinunTenggelamnya Kapal Van der Vijck, hingga Critical Eleven. Bisa dibilang Reza Rahadian merupakan salah satu aktor laki-laki nomor satu di Indonesia saat ini. Dan kehebatan itu ia kembali tuangkan ke dalam film The Gift. Kepiawaiannya dalam memerani karakter bernama Harun, anak dari seorang Jenderal Besar yang sudah tak memiliki arah hidup.

Karya Bagus Berikutnya Hanung Bramantyo

Selain Reza Rahadian, Hanung Bramantyo adalah figur berikutnya yang membuat film The Gift sedemikian bagus. Sutradara yang terkenal dengan film Ayat-Ayat Cinta dan juga Soekarno ini lagi-lagi berduet dengan Reza Rahadian. Sebelumnya, mereka pernah berduet di film Rudy Habibie. Hanung lagi-lagi menunjukkan kualitasnya sebagai sutradara. Bukan hanya lewat karakternya yang memiliki masing-masing ciri khas, namun juga lewat cerita dan juga sudut pengambilan kamera yang ia terkenal.

Cinta Memang Tidak Selalu Indah

Satu hal yang pasti, cinta itu tidak ada yang pasti (dan juga indah). Begitu yang dirasakan dalam film ini. Cerita romansa yang dihadirkan berasa begitu sempurna sampai pada satu titik ketia Tiana bertemu dengan sahabat masa kecilnya. Tetapi, tidak hanya berhenti sampai di situ, pada 30 menit terakhir film, kamu akan menemukan sebuah gejolak adrenalin dan juga rasa penasaran yang luar biasa. Tetapi, siapkan mental terlebih dahulu ya.

Kesimpulan

Perpaduan film romansa antara Reza Rahadian dan juga Hanung Bramantyo menghasilkan sebuah flm romansa yang patut ditonton. Semua hal dalam film ini begitu menyentuh dan mengacak-acak hati (jika mendalami ceritanya). Maka dari itu, sudah sepatutnya film The Gift mendapatkan nilai 8 dari 10. Diedit oleh Fachrul Razi