TUTUP

Ini Dia Kumpulan Kata Mutiara Avengers Infinity War yang Membuat Kita Sedih

I don't want to go, please, I don't want to go Mr. Stark“I don't feel so good, Mr. Stark. […] I don't want to go, please, I don't want to go, Mr. Stark

Avengers: Infinity War memang meninggalkan kesan yang mendalam. Film penuh aksi para superhero di berbagai sudut semesta demi menghentikan prinsip Thanos. Tidak hanya melalui aksi seru, namun dialog-dialognya juga meninggalkan kesan yang mendalam.

Tentunya bagi kita yang sudah nonton, film Avengers Infinity War ini berakhir menyedihkan. Selain karena adegan-adegan yang ada, dialog dari adegan yang ada juga membuat perasaan kita luluh. Tentunya kita jadi teringat beberapa kata mutiara Avengers Infinity War yang membuat kita sedih.

Sambil kita membahas keseruan Avengers Infinity War, mari kita mengingat beberapa kata mutiara Avengers Infinity War yang membuat kita sedih.

SPOILER ALERT!

Adegan ketika Loki dibunuh Thanos

Thanos: [mencekik Loki] No resurrections this time.

Thanos: [mencekik Loki] Kali ini tidak akan ada hidup kembali

--

Adegan ketika Heimdal melakukan usaha terakhir

Heimdall: Allfather, let the Dark Magic flow through me one last time...

Heimdall: Allfather, berikan Dark Magic padaku untuk terakhir kalinya...

--

Adegan ketika Gamora berdialog dengan Thanos

Gamora: I was a child when you took me. Thanos: I saved you. Gamora: No, no, we were happy on my home planet. Thanos: Going to bed hungry, scrounging for scraps? Your planet was on the brink of collapse. I was the one who stopped that. You know what's happened since then? The children born have known nothing but full bellies and clear skies. It's a paradise. Gamora: Because you murdered half the planet! Thanos: A small price to pay for salvation. Gamora: You're insane. Thanos: Little one, it's a simple calculus. This universe has finite its resources, finite... if life is left unchecked, life will cease to exist. It needs correcting. Gamora: You don't know that! Thanos: I'm the only one who knows that. At least, I'm the only who the will to act on it.

Gamora: Aku masih kecil saat kau mengambilku. Thanos: Aku menyelamatkanmu. Gamora: Gak, gak, kami bahagia hidup di planet asalku. Thanos: Tidur kelaparan, mengais sisa-sisa makanan? Planetmu di ambang kehancuran. Aku lah yang menghentikannya. Kau tahu apa yang terjadi setelah itu? Anak-anak lahir dengan perut kenyang dan langit yang bersih. Itu seperti surga. Gamora: Karena kau membunuh separuh mahluk planet!  Thanos: Pengorbanan yang kecil untuk menyelamatkannya. Gamora: Bapak gila! Thanos: Little one, ini perhitungan yang simpel. Semesta ini memiliki sumber daya terbatas, terbatas...jika kehidupan dibiarkan begitu saja, kehidupan akan punah. Mereka perlu dikoreksi. Gamora: Kau sok tahu! Thanos: Aku lah satu-satunya yang tahu hal ini. Setidaknya, aku satu-satunya yang mau bertindak.

Adegan ketika Thor berdialog dengan Rocket

Thor: You know, I'm 1500 years old. I've killed twice as many enemies as that. And every one of them would have rather killed me than not succeeded. I'm only alive because fate wants me alive. Thanos is just the latest of a long line of bastards, and he'll be the latest to feel my vengeance - fate wills it so. Rocket Raccoon: Mm-hmm. And what if you're wrong? Thor: Well, if I'm wrong, then... what more could I lose? Rocket Raccoon: Well, I could lose a lot. Me, personally, I could lose a lot.

Thor: Tahu gak, umurku 1500 tahun. Aku sudah membunuh musuh dua kali lebih banyak dari itu. Dan semuanya lebih suka terbunuh daripada gagal membunuhku. Aku bertahan hidup karena takdir menginginkanku untuk hidup. Thanos hanya yang terakhir dari sekian banyak bajingan, dan dia akan merasakan balas dendamku - takdir akan mewujudkannya. Rocket Raccoon: Mm-hmm. Dan bagaimana kalo kamu salah? Thor: Ya, kalo aku salah... aku bisa kehilangan apa lagi? Rocket Raccoon: Ya, aku sih masih bisa kehilangan. Aku, khususnya, bisa kehilangan lebih banyak.

--

Adegan ketika Thanos bertemu dengan Red Skull

Stonekeeper: What you seek lies in front of you. As does what you fear. Thanos: What's this? Stonekeeper: The price. The Soul Stone holds a special place among the Infinity Stones. You might say, it is a certain wisdom. Thanos: Tell me what it needs. Stonekeeper: To ensure that whoever possesses it understands its power, the stone demands a sacrifice. Thanos: Of what? Stonekeeper: In order to take the stone, you must lose that which you love. A soul for a soul.

Stonekeeper: Yang kau cari ada di hadapanmu. Seperti apa yang kau takutkan. Thanos: Apa ini? Stonekeeper: Harganya. Soul Stone memiliki tempat istimewa di antara semua Infinity Stone. Boleh dibilang, kebijaksanaan yang istimewa. Thanos: Katakan padaku apa yang dibutuhkan. Stonekeeper: Untuk memastikan orang yang menguasainya paham akan kekuatannya, sang batu meminta sebuah pengorbanan. Thanos: Pengorbanan apa? Stonekeeper: Untuk mengambil sang batu, kau harus kehilangan yang paling kau cintai. Sebuah jiwa untuk sebuah jiwa.

--

Adegan ketika Avengers berdiskusi mengenai melindungi Vision

Natasha Romanoff: Well, then we have to protect it. Vision: No, we have to destroy it. I've been giving a good deal of thought to this entity in my head, about its nature. Also, its composition. I think if it were exposed to a sufficiently powerful energy source, something very similar to its own signature, perhaps... its molecular integrity will fail. Wanda Maximoff: Yeah, and you with it. I'm not having this conversation. Vision: Eliminating the stone is the only way to be certain Thanos can't get it. Wanda Maximoff: That's too high a price. Vision: Only you have the power to pay it.

Natasha Romanoff: Kita harus melindunginya. Vision: Tidak, kita harus menghancurkannya. Aku sudah mengemukakan pikiranku pada entitas di kepala ku, tentang sifat alaminya. Juga, tentang komposisinya. Aku rasa jika batu ini terpapar energi yang sangat kuat, yang mirip dengan sifatnya, mungkin... ikatan molekulnya akan hancur. Wanda Maximoff: Ya, dan kamu juga akan hancur. Aku gak mau membahas ini. Vision: Menghancurkan batu ini adalah satu-satunya cara agar Thanos tidak mendapatkannya. Wanda Maximoff: Terlalu besar yang harus dikorbankan Vision: Cuma kamu yang perlu mengorbankannya

--

Adegan ketika Thanos mendapatkan Soul Stone

Gamora: All my life I dreamed of a day, a moment, when you got what you deserved. And I was always so disappointed. But now, you kill and torture and you call it mercy. The universe has judged you. You asked it for a prize and it told you no. You failed. And do you wanna know why? Because you love nothing. No one! [Thanos menangis] Gamora: [menahan tawa] Really? Tears? Red Skull (Stonekeeper): They are not for him. Gamora: No... This isn't love! Thanos: I ignored my destiny once. I cannot do that again. Even for you. I'm sorry, Gamora. Gamora: NOOO! [Thanos melempar Gamora ke bawah jurang]

--

Adegan ketika Thanos mendapatkan Time Stone

Tony Stark: Why did you do that? Dr. Stephen Strange: We're in the end game, now.

Tony Stark: Kenapa kau lakukan itu? Dr. Stephen Strange: Kita sudah berada di akhir permainan.

--

Adegan ketika Thanos mendapatkan Mind Stone

Thanos: Today I lost more than you could know, but now is no time to mourn. Now, is no time at all

Thanos: Hari ini, aku telah kehilangan lebih dari yang bisa kamu pikirkan, tapi sekarang bukan saatnya untuk berduka. Sekarang , bukan saatnya untuk berduka sama sekali.

--

Adegan ketika Thor bertemu Eitri

Eitri: You were supposed to protect us. Asgard was supposed to protect us! Thor: Asgard is destroyed. Eitri, the glove. What did you do? Eitri: Three hundred dwarves lived on this ring. I thought if I did what he asked, they'd be safe. I made what he wanted: a device capable of harnessing the power of the stones. And he killed everyone anyway. All except me. "Your life is yours," he said. "But your hands... Your hands are mine alone." Thor: Eitri, this isn't about your hands. Every weapon you've ever designed - every axe, hammer, sword - it's all inside your head. Now I know it feels like all hope is lost. Trust me, I know. But together, you and I, we can kill Thanos.

Eitri: Kau harusnya melindungi kami. Asgard harusnya melindungi kami! Thor: Asgard telah binasa. Eitri, sarung tangan itu. Apa yang telah kau lakukan?  Eitri: Tiga ratus dwarf hidup di cincin ini. Aku kira jika aku melakukan permintaannya, mereka akan selamat. Aku membuat apa yang ia minta: sebuah alat yang bisa mengumpulkan semua kekuatan batu. Tapi ia tetap membunuh semuanya. Semua kecuali aku. "Nyawamu milikmu," katanya. "Tapi tanganmu... tanganmu hanyalah milikku."  Thor: Eitri, ini bukan tentang tanganmu. Semua senjata yang pernah kamu desain - tiap kapak, palu, pedang - semua ada di kepalamu. Aku tahu semua harapan seperti telah sirna. Percaya padaku, aku tahu. Tapi bersama, kamu dan aku, kita bisa membunuh Thanos.

Adegan ketika Doctor Strange tewas

Dr. Stephen Strange [menjadi debu]: TONY, There was no other way .

Dr. Stephen Strange [menjadi debu]: TONY, tidak ada cara lain.

--

Adegan ketika Spider-Man tewas di hadapan Tony Stark

Peter Parker: “I don't feel so good, Mr. Stark. […] I don't want to go, please, I don't want to go, Mr. Stark. I am sorry, tony, I am sorry.

Peter Parker: "Aku merasa tidak baik,  Mr. Stark. […] Aku tidak mau pergi, kumohon, aku tidak mau pergi, Mr. Stark. Aku minta maaf, Tony, aku minta maaf.--

Adegan ketika Thanos berhasil mewujudkan rencananya

Thanos: Daughter. Gamora kecil: [arwah] Did you do it? Thanos: Yes. Gamora kecil: What did it cost? Thanos: Everything.

Thanos: Anakku. Gamora kecil: [arwah] Apa kau melakukannya? Thanos: Ya. Gamora kecil: Apa yang kau korbankan? Thanos: Semuanya.

--

Adegan after credit scene

Nick Fury [menjadi debu]: Motherf...

--

Bagaimana menurut kamu mengenai beberapa kata mutiara Avengers Infinity War yang membuat kita sedih? Apakah ada kata mutiara Avengers Infinity War yang membuat kita sedih lainnya yang kamu tahu? Ingin mendiskusikan topik ini dengan temanmu? Jangan ragu untuk share dan tag ya!