TUTUP

Rupanya Time Traveling Sungguh Ada! Berikut 12 Bukti Nyata yang Membuat Menganga!

Time traveling banyak diangkat media pop culture. Apakah itu hanya sekedar fiksi?

Melalui film-filmnya Christopher Nolan sering mengangkat ide-ide besar yang sulit untuk dipahami penonton. Interstellar, yang baru dirilis minggu lalu, bercerita tentang perjuangan sekelompok orang dalam perjalanan antarbintang. Film ini pun mengandung banyak hal rumit yang tidak selalu dibarengi dengan eksposisi lugas. Nolan kali ini menghadirkan lubang hitam, lubang cacing, serta membahas hal-hal seperti relativitas dan gravitasi, juga tentang perjalanan waktu (baca: Review Interstellar: Jangan Takut Bingung Saat Nonton, Ini Pegangannya! Perjalanan waktu? Apakah ini memungkinkan? Gagasan soal perjalanan waktu ini memang selalu menarik untuk diikuti. Begitu banyak media pop culture yang mengangkat tema ini. Sebut saja trilogi film Back to The Future, The Terminator, Donnie Darko, Looper, Star Trek, dan lain sebagainya. Kemudian juga ada Chrono Trigger/Cross, Shadow Hearts, dan TimeSplitters dari game. Sedang dari komik/anime, ada X-Men: Days of the Future Past, Age of Ultron, Pandora Hearts, Time Quest, bahkan Doraemon dan Dragon Ball Z. Interstellar juga mengangkat tentang relativitas waktu, dikaitkan dengan gravitasi. Selain menampilkan penjelasan singkat mengenai dilasi waktu gravitasional, film ini juga menyinggung sekilas mengenai penjelajahan waktu. Kenapa manusia tidak bisa mundur menjelajahi waktu? "Kami fisikawan telah bekerja keras sejak akhir tahun 1980-an untuk memahami apakah hukum-hukum fisika memungkinkan adanya perjalanan waktu mundur. Kita belum punya jawaban pasti, tetapi jawaban yang paling mendekati telah dirangkum oleh Stephen Hawking, dalam Chronology Protection Conjecture karyanya: Hukum-hukum fisika selalu bersekongkol untuk mencegah apapun untuk mundur menjelajahi waktu, dan dengan ini membuat alam semesta aman bagi para sejarawan," begitu kata Kip Thorne, seorang fisikawan yang menjadi konsultan film ini. "Para fisikawan telah mengidentifikasi dua mekanisme yang mungkin melindungi kronologi ini: (1) Materi eksotis yang dibutuhkan untuk membuat mesin waktu apapun mungkin oleh hukum-hukum fisika, dilarang untuk ada – dilarang untuk ada dalam jumlah besar yang selalu dibutuhkan oleh mesin-mesin waktu. (2) Mesin waktu mungkin akan selalu menghancurkan diri sendiri ketika seseorang mencoba untuk menghidupkannya." Artinya, menurut Kip Thorne, perjalanan waktu ke depan mungkin dilakukan, namun untuk mundur ke belakang, itu tidak mungkin terjadi. Betulkah demikian? Secara ilmiah, menjelajah waktu itu mungkin. Setidaknya itu menurut Teori Relativitas Umum yang dicetuskan oleh Albert Einstein, seperti yang juga berkali-kali disebut dalam film ini. Bahkan, para ilmuwan telah mengirimkan partikel amat kecil yang disebut muon ke masa depan. Namun, dengan ilmu pengetahuan saat ini, belum dimungkinkan mengirim objek besar seperti manusia melintasi waktu. Lalu bagaimana jika sebaliknya? Bagaimana jika ada orang dari masa depan datang ke dunia saat ini? Kami menemukan sejumlah foto dan video yang diklaim menjadi bukti perjalanan melintas waktu. Benarkah?  


[page_break no="1" title="Time Traveling Hipster"]


 Sering disebut dengan nama Time Traveling Hipster, foto pria ini diambil pada saat peresmian ulang South Forks Bridge di Gold Bridge, British Columbia, Kanada, tahun 1941. Pria dengan dandanan hipster ini memang tampak out-of-place, bahkan out-of-time, dengan kacamata modern dan baju sangat casual, sementara para pengunjung lainnya mengenakan pakaian resmi. Namun yang paling mengganggu adalah objek yang dia genggam...  Sebuah. kamera. modern! [youtube id="kjwPdWKF5oc"]  


[page_break no="2" title="Ponsel di Film Charlie Chaplin"]


[youtube id="DRvVN39ZwtM"] Adegan ini ada di Chaplins Charlie: The Circus yang diputar untuk publik di Manns Chinese Theatre, Hollywood, pada tahun 1928.  


[page_break no="3" title="The Cape Scott Story"]


Seorang pria bersama istrinya membuka buku tua berjudul The Cape Scott Story dan terkejut melihat foto di dalamnya... [youtube id="hHgmIXF6k00"]  


[page_break no="4" title="iPhone di 1948"]


[youtube id="6OPRtvjUi6I"] Speechless...  


[page_break no="5" title="Masih tentang Charlie Chaplin"]


Ada cameo Back to the Future di film lawas Charlie Chaplin. [youtube id="Z2vysLk5yqE"]  


[page_break no="6" title="MacBook Air"]


Seorang gadis cilik membawa MacBook Air itu biasa. Tapi kalau dia membawa di era Perang Dingin itu... [youtube id="Q_GblQWw1gc"]  


[page_break no="7" title="The Kid"]


Diambil dari film lawas Charlie Chaplin, The Kid. [youtube id="Lt8fQOkrK6Y"] Siapakah sosok misterius di belakang anak itu? Doctor Who?  


[page_break no="8" title="Vonhelton"]


Vonhelton dipercaya sebagai orang yang telah menguasai konsep perjalanan waktu. Bukti-bukti foto menunjukkan kalau orang ini sudah ada sejak tahun 1857 hingga sekarang. [youtube id="Z0NLdjsb5dA"]  


[page_break no="9" title="0 : 9"]


Seorang guru di tahun 1950 diduga sebagai time traveler. [youtube id="r5L0JtCSZ-o"]  


[page_break no="10" title="Split Second"]


Time traveler (atau space traveler) menyelamatkan seeorang, tertangkap CCTV. [youtube id="9gU6BIWlxOU"]  


[page_break no="11" title="John Titor"]


Di tahun 2000, seorang pria bernama John Titor muncul di dunia maya, mengklaim sebagai penjelajah waktu dari tahun 2036. Menggunakan mesin waktu yang konon dipasang di Chevrolet keluaran 1987.  Menurut Titor, itu adalah mesin waktu pertama dari jenisnya, yang diproduksi dan dibuat oleh perusahaan raksasa General Electric di tahun 2034. Begitu terkenalnya John Titor, sampai-sampai kisahnya diadaptasi dalam berbagai media pop culture, seperti visual novel/anime/manga Steins;Gate.  


[page_break no="12" title="Washtafel?"]


Pria ini mengaku menembus waktu melalui wastafel di rumahnya dan bertemu dengan dirinya sendiri di masa depan. [youtube id="qBUv4j3DINE"]   Tak ada yang pernah tahu masa depan akan seperti apa. Bahkan ramalan-ramalan John Titor pun banyak yang belum terbukti. Ilmu pengetahuan dan teknologi akan selalu berkembang. Teknologi seperti ponsel, tablet, cloud computing, GPS, dsb pun awaknya hanyalah fiksi ilmiah, namun sekarang menjadi bagiaan dari kehidupan masyarakat umum. Bisa saja sepuluh, dua puluh, lima puluh, atau seratus tahun lagi teori mesin waktu ala Insterstellar ini terbukti.