TUTUP

Review It Follows: Film Unik Buat Penggemar Genre Horror!

Film It Follows sudah beredar di Blitz Megaplex sejak 27 Mei. Baguskah? Baca review It Follows ini untuk tahu jawabannya!

Sejak kemarin, film It Follows mulai tayang di Blitz Megaplex. Apakah film ini menarik untuk ditonton? Yah, baca saja review It Follows ini!

[outbound_link text="It Follows" link="http://www.rottentomatoes.com/m/it_follows/?search=It%20follows"] bercerita tentang Jay ([outbound_link text="Maika Monroe" link="http://www.imdb.com/name/nm2140860/"]). Setelah bercinta dengan pacar barunya, Hugh, dia diburu oleh makhluk supranatural unik. Makhluk ini akan terus berjalan ke manapun dia berada, tak peduli sejauh apa dia dari posisi terakhirnya. Sebagai penular kutukan ini, Hugh setidaknya cukup bertanggung jawab dengan menyampaikan kepada Jay apa yang ia ketahui tentang makhluk mengerikan ini. Namun apakah itu cukup untuk menyelamatkan Jay? Salah satu keunggulan It Follows memang adalah hantunya, yang unik dan hanya bisa kamu temukan di film ini. Hantu/monster yang menjadi antagonis di It Follows mampu mengubah-ubah wujudnya, hingga sepanjang film kamu tidak bisa melihat wujud asli makhluk ini. Jadi, yah, kalau kamu nonton film horor untuk menyaksikan monster seram, ini mungkin tidak cocok untukmu. Tapi kalau kamu tidak memikirkan wujud monsternya, makhluk di It Follows ini bisa membuatmu merinding. Mungkin di film-film horor produksi 80an dan 90an kamu bisa menemukan sosok supranatural yang suka memburu lawannya dengan berjalan santai, namun pada akhirnya berhasil menangkap targetnya. (Contohnya? [outbound_link text="Jason" link="http://fridaythe13th.wikia.com/wiki/Jason_Voorhees] dari Friday the 13th). Tak ada penjelasan tentang kemampuan makhluk-makhluk itu, hingga ada indikasi mereka hanya teleportasi. Jangan salah, di It Follows pun tak disebutkan apa sebenarnya makhluk ini. Yang diketahui para protagonis hanya dia akan berjalan memburu targetnya. Kamu bisa kabur, tapi dia akan datang lagi. Karena ia tak punya wujud fix, dan ia sama sekali tak terlihat oleh mereka yang tidak tertular kutukan, orang yang diburu monster ini pun harus selalu paranoid mengawasi sekeliling. Jangan-jangan orang yang sedang berjalan di belakang mereka adalah hantu yang siap menghabisi mereka dengan brutal? It Follows juga tidak mengandalkan gore, sehingga kamu-kamu yang menonton film horor hanya untuk menyaksikan kematian berdarah dari aktor/aktrisnya bisa kecewa. Tapi itulah guna review It Follows ini, untuk menyampaikan poin-poin yang bisa kamu temukan di filmnya. Hanya ada satu adegan gore sepanjang film, dan itu disajikan di awal. Keputusan unik ini membantu membangun tensi, karena satu imaji itu bisa menghantuimu sepanjang film. Tak ada monster berwujud mengerikan dan tak ada gore. Lantas kenapa It Follows bisa begitu seram? Karena sutradara film ini pintar membangun tensi. Awal film mungkin terasa lambat, tapi sejak "It" menampakkan diri, kamu akan dicekam oleh ketakutan dan paranoia. Setiap kamera film ini berputar, kamu akan ikut memeriksa sekeliling, ingin mengetahui apakah makhluk itu ada di dekat para protagonis sekarang. Musik di film, terutama di bagian tegang, juga sangat menunjang adrenalin penonton. Jadi, bagaimana kesimpulan review It Follows ini? Kalau kamu fans horor, film ini wajib dicoba, setidaknya sambil menunggu Insidious 3. Film ini juga cocok untuk penonton kasual yang butuh hiburan. Asal jangan bawa anak-anak saja, karena cukup banyak fan service disajikan di sini. [youtube_embed id="XZSEGItemyk"]