TUTUP

Apakah Vibranium Memang Benar-Benar Ada di Dunia Nyata? Berikut Ini Penjelasannya!

Jangan-jangan Black Panther juga ada di dunia nyata?

Film Black Panther menjalani debut yang manis pasca dirilis sepekan yang lalu. Film yang dibintangi oleh Chadwick Boseman ini sukses mencatatakan beberapa rekor fantastis.

Total terdapat lima rekor yang berhasil diukuir oleh Black Panther, yaitu film dengan pembukaan akhir pekan Februari terbesar, film dengan pembukaan akhir pekan di musim dingin terbesar, film dengan pembukaan akhir pekan President's Day terbesar, film dengan pendapatan terbesar di penayangan Senin, dan film dengan pendapatan terbesar di penayangan Kamis di Februari.

Selain menyuguhkan aksi-aksi menawan dari sang Black Panther, hal lain yang cukup mencuri perhatian adalah seputar teknologi mutakhir yang hadir di negara Wakanda.

Di awal cerita, penonton sempat ditunjukkan bagaimana modernnya kehidupa rakyat Wakanda. Padahal wilayah tersebut berada di tengah benua Afrika, yang notabene terkenal sebagai negara ketiga yang jauh dari kecanggihan zaman.

Kemajuan teknologi Wakanda nyatanya tak terlepas dari sebuah material ajaib yang disebut Vibranium. Di film Black Panther, Vibranium diceritakan berasal dari meteorit yang jatuh ke bumi dan menghantam wilayah Wakanda.

Shuri, adik dari T'Challa, memanfaatkan material Vibranium dalam berbagai aspek kehidupan di Wakanda. Salah satu yang paling keren adalah kostum Black Panther. Berkat Vibranium, kostum tersebut bisa menyerap  energi kinetik apa saja yang mendekati sehingga membuatnya sulit dihancurkan.

Vibranium sendiri memiliki beberapa tipe. Selain yang muncul di Wakanda, ada juga versi Antartika dan Artificial. Tapi Vibranium versi Wakanda lah yang paling stabil. Belum diketahui sejauh mana batasan kemampuan dari Vibranium menyerap energi kenetik dan bunyi.

Sedangkan Vibranium versi Antartika disebut juga anti metal karena memiliki sifat untuk menyerap metal lainnya. Hal ini dikarenakan Vibranium versi Antartika menghasilkan sebuah gelombang spesifik yang dibutuhkan untuk melelehkan metal-metal di sekitarnya sehingga menyatu dengan Vibranium.

Terakhir adalah Vibraium Articifial. Seperti namanya, Vibranium ini adalah buatan manusia dan dibagi dalam dua tipe. Yang pertama adalah NuForm, dan yang kedua merupakan Reverbium.

Jika dari tadi berbicara Vibranium di dunia Marvel, lalu yang jadi pertanyaan selanjutnya, adakah bahan material tersebut di kehidupan Kita sehari-hari? Apakah ada Vibranium di dunia nyata?

Menurut beberapa penelitian, ternyata ada material yang mendekati kemampuan Vibranium. Silakah simak penjelasan Vibranium di dunia nyata di halaman kedua.

Sayangnya, Vibranium di dunia nyata ini tak sekeren dan sekuat Vibranium yang hadir dalam cerita-cerita Marvel. Dikutip dari beritagar.id, James Kakalios dari University of Minnesota, Amerika Serikat, menuturkan ada sebuah material yang sangat mendekati sifat dari Vibranium. Material tersebut bernama Grafena.

Grafena merupakan sebuah bahan yang terdiri dari satu lembar atom karbon dan tersusun dengan pola hexagonal. Sejauh ini Grafena bisa dikatakan sebagai bahan tertipis yang pernah diciptakan oleh umat manusia. Namun meski tipis, grafena memiliki sifat yang fleksibel dan lebih kuat dari besi.

Ilmuwan Les Johnson dan Joseph E. Meany menjelaskan dalam sebuah buku tentang Grafena. Dalam tulisannya, bahan tersebut berasal dari grafit yang kemudian dipisahkan secara kimia. "Grafena saat ini terkandung dalam sejumlah produk konsumen. Bahan ini sudah keluar di pasaran. Namun grafena tersebut memiliki komposisi sangat kecil, dan dicampur menjadi bahan-bahan lain seperti karet dan plastik dan semen dan cat dan tinta," ujar Joseph E. Meany.

Meski Grafena punya karakteristik yang hampir menyerupai Vibranium, tapi rasanya umat manusia belum mampu menghasilkan teknologi-teknologi yang ada di kerajaan Wakanda. Termasuk baju Black Panther buatan Shuri.

Tapi tenang saja, kalau baju Black Panther masih sulit untuk direalisasikan, baju koko Black Panther sudah bisa Kamu temukan di berbagai online shop di Indonesia lho!