TUTUP

Ngaku Penggemar Jackie Chan? Jangan Sampai Belum Nonton 8 Film Terbaik Jackie Chan Ini!

Jangan ngaku penggemar Jackie Chan, jika kamu belum pernah menyaksikan deretan film terbaik Jackie Chan berikut ini!

Jangan ngaku penggemar Jackie Chan, jika kamu belum pernah menyaksikan deretan film terbaik Jackie Chan berikut ini!

Memasuki usianya yang sudah menginjak kepala enam, Jackie Chan sudah sangat sukses menancapkan tajinya di dalam industri film internasional. Bahkan bisa dibilang, pria kelahiran Hong Kong, 7 April 1954 menjadi aktor Asia terbaik yang berhasil mempromosikan teknik bela diri kungfu di Hollywood. Memulai karier sejak tahun 1976, sudah puluhan film yang pernah dibintangi oleh aktor yang sejak kecil telah ditingglakan oleh kedua orangtuanya ini. Tak cuma sekadar tampil dalam sebuah film, Jackie juga berhasil mempromosikan bela diri kungfung di Hollywood dan dunia. Salah satu ciri khas yang membuat Jackie Chan berbeda dibanding aktor-aktor laga lainnya adalah ia bisa menggabungkan adegan aksi dengan komedi dalam satu kesatuan yang komplit. Alhasil, film-film Jackie pun selalu bisa menghibur dan juga menegangkan. Nah dari sekian banyak film yang pernah ia bintangi, kira-kira mana film terbaik Jackie Chan hingga saat ini? Berikut daftarnya! [page_break no="1" title="Snake in the Eagle’s Shadow"]

Jackie Chan tampil brilian dalam film Snake in the Eagle’s Shadow. Berada di bawah bayang-bayang Bruce Lee yang memang sudah terlebih dulu populer, Jackie Chan berhasil membuktikan diri sebagai aktor laga pendatang baru yang disegani.

Disutradarai oleh Yuen Woo-ping, film ini menampilkan Jackie Chan sebagai Chien Fu. Ia adalah seorang tukang bersih-bersih di sebuah padepokan silat. Ia kemudian mempelajari jurus-jurus silat secara otodidak yang dikembangkan dari jurus tinju ular yang diperoleh dari seorang kakek tua.

Siapa sangka, suatu ketika jika jurus tersebut dapat menolong si kakek dari pendekar jahat.

Salah satu film terbaik Jackie Chan ini sukses secara kualitas dan komersil. Boleh dikatakan, film ini juga yang semakin melambungkan nama Jackie Chan dalam industri film Hong Kong.

[page_break no="2" title="Drunken Master"]

Melanjutkan kesuksesan yang diraih di film Snake in the Eagle’s Shadow, sutradara Yuen Woo-ping kembali bekerjasama dengan Jackie Chan dalam proyek film Drunken Master. Meski alur cerita yang ditampilkan sedikit sama dangan film sebelumnya, tapi Drunken Master berhasil menampilkan aksi-aksi bela diri Jackie Chan yang digabungkan dengan gaya komedi.

Drunken Master sukses meraup pendapatan dua kali lipat dari film Snake in the Eagle’s Shadow. Nama Jackie Chan pun semakin kokoh sebagai aktor laga terbaik Hong kong saat itu.

[page_break no="3" title="Police Story"]

Siapa yang tak mengenal film terbaik Jackie Chan yang satu ini? Jackie Chan sempat mengakui jika Police Story adalah film aksi terbaik yang pernah ia kerjakan. Film ini berhasil melahirkan beberapa sekuel dan mampu menembus pasar Hollywood. Untuk ukuran film Hong Kong saat itu, ini merupakan prestasi luar biasa.

Police Story menceritakan kepolisian Hong Kong yang berusaha menangkap bos triad terkemuka Chu Tao. Sayangnya, setiap kali akan ditangkap, Chu Tao yang licik selalu berhasil lolos. Hingga akhirnya Chan Ka-kui  (Jackie Chan) terlibat dalam operasi penangkapan Chu Tao.

Belum ada film favoritmu yang disebut? Coba cek halaman selanjutnya!

[page_break no="4" title="Who Am I?"]

Latar tempat sedikit beralih ke benua Afrika. Di sana, Jackie Chan harus terjebak dalam suatu kondisi sulit. Di mana ia tak mengenali dirinya sendiri. Bahkan ia harus berkeliling ke berbagai daerah untuk menemukan siapa jati diri dia sebenarnya.

Film yang dirilis pada 1998 ini dibintangi oleh Michelle Ferre, Mirai Yamamoto, Ron Smerczak, dan Fritz Krommenhoek serta disutradarai Benny Chan dan Jackie Chan.

[page_break no="5" title="Rush Hour"]

Rush Hour adalah film yang menancapkan nama Jackie Chan di ranah indstri Hollywood. Disutradarai oleh Brett Ratner, Jackie Chan berpasangan dengan aktor kulit hitam Hollywood Chris Tucker. Mereka tampil sebagai pasangan polisi yang punya banyak perbedaan, mulai dari sifat hingga budaya. Mereka ditugaskan untuk menangkap penculik anak konsultat Cina.

Rush Hour sukses luar biasa secara komersil. Film yang dirilis tahun 1998 ini berhasil meraup keuntungan lebih dari $200 juta di seluruh dunia. Sekuelnya pun dibuat pada tahun 2001 dengan menghadirkan aktris Zhang Ziyi. Rush Hour 2 meruap keuntungan lebih besar dari film pertamanya.

Tahun 2007, pasangan Jackie Chan dan Chris Tucker kembali lewat Rush Hour 3. Sayang, film ini tidak terlalu sukses jika melihat dua film pendahulunya.

[page_break no="6" title="Rumble in the Bronx"]

Rumble in the Bronx membawa Jackie ke Amerika. Berperan sebagai seorang pemuda bernama Keong, ia diundang ke pernikahan pamannya di New York. Tak sekadar datang ke pernikahan, Keong juga diminta menjaga toko bekas pamannya yang dijual kepada gadis bernama Elaine.

Hubungan yang dekat antara Keong dan Elaine akhirnya menghadirkan benih-benih cinta di antara keduanya. Namun semua berubah ketika sekelompok berandalan datang ke toko Elaine. Keong yang ahli bela diri, berhasil mengusir gerombolan berandalan tersebut.

Aksi Keong ternyata berbuntut panjang, Karena ternyata para brandalan tersebut berhubungan langsung dengan kelompok mafia yang berbahaya. Akhirnya Keong harus berurusan dengan mafia tersebut sekaligus melindungi nyawa Elaine.

Masih ada dua lagi film terbaik Jackie Chan. Penasaran? Cek di halaman selanjutnya!

[page_break no="7" title="Project A"]

Di film terbaik Jackie Chan yang satu ini, Jackie Chan hadir bersama Sammo Hung dan Yuen Biao. Trio ini kemudian bergabung kembali dalam film Wheel on the Meals yang dirilis tahun 1984.

Project A sendiri menceritakan Dragon Ma (Jackie Chan) seorang pengawal pantai yang terkenal berani dan tangguh. Kali ini ia dihadapkan pada bajak laut kuat yang dipimpin oleh raja bajak laut San Lo (Dick Wei).

Salah satu adegan yang cukup memorable dari film ini adalah saat Jackie Chan bergelantungan di menara jam lalu terjatuh mengenai kanopi hingga akhirnya terjerembab ke tanah.

Dirasa cukup sukses, film ini kemudian mendapatkan sekuelnya yang berjudul Projet A Part II yang dirilis tahun 1987.

[page_break no="8" title="The Foreigner"]

Di usianya yang sudah menginjak kepala enam, Jackie Chan tetap produktif mengahsilkan film-film berkualitas. Salah satu contohnya adalah film Foreigner yang dirilis tahun 2017 lalu.

Film ini berkisah tentang Quan (Jackie Chan), seorang pemilik restoran di London. Saat mengantarkan anak perempuan satu-satunya ke sebuah toko, tanpa disangka toko tersebut meledak dan membunuh anak perempuan Quan. Diketahui jika peledakan bom tersebut dilakukan oleh kelompok teroris politik antara Inggris dan Irlandia.

Tak mau tinggal diam, Quan melakukan segala cara untuk menemukan siapa dalang teroris di balik peledakan tersebut. Bahkan ia sampai mengancam salah satu pejabat Inggris bernama Hennessy (Pierce Brosnan) yang mungkin memiliki informasi tentang siapa pelaku pengeboman tersebut sebenarnya.

Film terbaik Jackie Chan ini mendapat banyak respons positif dari penggemar film. Terlebih usia Jackie Chan yang terbilang uzur, namun masih bisa menampilkan akting yang brilian.

Di antara film terbaik Jackie Chan di atas, mana yang jadi favoritmu? Atau malah kamu punya film favorit Jackie Chan lain yang belum disebut di atas? Utarakan pendapatmu di kolom komentar ya!