TUTUP

7 Fakta Ustad Qodrat, Ahli Ruqyah yang Dimusuhi Setan

Untungnya ia berhasil bangkit dan mengalahkan setan tersebut

Film horor Qodrat sukses mendobrak pasar genre horor dengan mengangkat figur ahli ruqyah bernama Qodrat sebagai tokoh utamanya. Sepak terjangnya dalam memerangi godaan iblis dan setan tentu menarik untuk dibahas.

Apa saja fakta menarik dari Ustad Qodrat? Simak pembahasannya!

Baca Juga: Review Qodrat, Horor Aksi Memukau yang Berani Beda

1. Diperankan Vino G. Bastian

dok. Magma Entertainment/ Qodrat

Sosok Ustad Qodrat diperankan oleh aktor papan atas bernama Vino G. Bastian.

Vino sudah malang-melintang di dunia perfilman sejak tahun 2004 di mana ia bermain pertama kali di film 30 Hari Mencari Cinta sebagai Erik.

Ia juga mendapat kesempatan bermain sebagai jagoan ciptaan sang ayah, yaitu Wiro Sableng di film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

2. Alumni Pesantren Kahuripan

Qodrat kembali ke Pesantren Kahuripan ( Dok. Rapi Films / Qodrat )

Ustad Qodrat diketahui pernah menuntut ilmu di sebuah pesantren yang dikelola oleh gurunya, Kyai Rochim yang bernama Pesantren Kahuripan.

Hal inilah yang menjelaskan mengapa Qodrat memilih pulang ke pesantren tersebut setelah menghirup udara bebas.

Sosok Qodrat sendiri rupanya sangat penting karena Zafar sempat menjelaskan kalau kondisi pesantren dan desa semakin terpuruk selama ustad tersebut dipenjara.

3. Mengalami trauma berat pasca kematian putranya

Qodrat menjerit saat putranya meninggal ( Dok. Rapi Films / Qodrat )

Meskipun terkenal handal dalam meruqyah orang kerasukan, rupanya Qodrat juga sempat mengalami pengalaman traumatik.

Yup, ia kehilangan putra tunggalnya bernama Alif saat meruqyahnya. Gara-gara itu, Qodrat diperlihatkan sempat enggan menangani anak Yasmin yang kerasukan.

Hal itu sendiri disebabkan karena Assuala dengan licik malah mematahkan leher bocah tak berdosa tersebut sebelum meninggalkannya. Rupanya ia melakukan itu demi meruntuhkan iman Ustad Qodrat yang dianggap sebagai musuh bebuyutannya.

4. Sempat dipenjara

Qodrat digantung oleh sipir yang kesurupan ( Dok. Cinema 21 / Qodrat )

Pasca kematian Alif, Ustad Qodrat justru berakhir dimasukkan ke sel tahanan.

Masih belum jelas apa dakwaan yang membuatnya harus dipenjara. Kemungkinan besar, sang ustad dituduh melakukan pembunuhan terhadap anaknya sendiri. Ia pun ditempatkan satu sel bersama seorang narapidana tua yang sudah mendekam selama puluhan tahun.

Untungnya, Qodrat sendiri berkelakuan baik hingga mendapatkan remisi dan bebas lebih cepat.

5. Selalu diteror Assuala kemanapun ia pergi

Seekor anjing menyerang warga ( Dok. Cinema 21 / Qodrat )

Perkataan Assuala yang menganggap Qodrat adalah musuh besarnya rupanya tak main-main.

Tidak hanya membunuh Alif, makhluk keji itu juga masih terus meneror Qodrat bahkan saat ia dipenjara.

Salah satu momen teror Assuala adalah saat ia merasuk ke seorang sipir dan mencoba membunuh Qodrat dengan menggantungnya.

Aksi kejinya tersebut juga masih terus berlangsung saat ia meneror desa Kober dan pesantren saat Qodrat kembali ke tempat tersebut.

6. Orang yang membongkar pemujaan setan oleh Zafar

Qodrat menemukan persembunyian Jafar ( Dok. Cinema 21 / Qodrat )

Hal ini bisa dibilang adalah kenyataan miris bagi Qodrat.

Setelah mengetahui bahwa Zafar rupanya telah merampas tanah penduduk desa dan memungut bayaran untuk upah ruqyah, Qodrat justru mendapati lagi fakta yang jauh lebih menyakitkan.

Yup, rupanya Zafar lah pelaku di balik krisis yang dialami desa dan pesantren karena ia ketahuan telah memuja Assuala. Qodrat sendiri mengetahuinya setelah ia menemukan jalan rahasia menuju tempat pemujaan.

Tanpa ragu, ia pun dengan terpaksa membunuh sahabatnya sendiri yang telah menyimpang ke jalan setan.

7. Berhasil menghentikan teror Assuala dan menyelamatkan pesantren dan desa

Ustad Qodrat dan Yasmin melayang ( Dok. Cinema 21 / Qodrat )

Kepulangan Qodrat kembali ke desa sendiri bisa dibilang merupakan berkah bagi penduduk sekitar meski awalnya ia sempat ditentang karena dikira sebagai biang kerok krisis yang terjadi di desa Kober.

Setelah berhasil mengikhlaskan kematian putranya, Qodrat berhasil membalikkan keadaan di mana ia berhasil mengusir Assuala yang sempat bersemayam di tubuh anak bungus Yasmin.

Nah, semenjak tewasnya Zafar dan lenyapnya Assuala, situasi desa Kober dan pesantren Kahuripan berangsur membaik.

Hal itu terlihat dari kebun-kebun yang awalnya gersang dan sering gagal panen kini kembali menghijau dan pesantren yang sempat terbengkalai pun berjalan seperti semula. Bahkan Kyai Rochim yang semula hanya bisa terbaring sekarang kembali sehat.

Itulah fakta menarik tentang Ustad Qodrat, ahli ruqyah yang berhasil mengusir setan dari pesantren tempatnya menimba ilmu.

Bagaimana menurut kalian?

Baca Juga: 10 Adegan Menarik dari Trailer Film Qodrat