Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Sosok yang Terasa sebagai Penerus Gol D. Roger di One Piece!
Yamato melihat sosok Roger dalam Luffy. (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Ace mewarisi darah Roger, tetapi memilih membangun identitasnya sendiri sebagai putra Shirohige.

  • Shanks meneruskan teknik dan pengalaman yang ia peroleh saat tumbuh bersama Roger.

  • Luffy membawa mimpi yang sama dengan Roger tanpa pernah bertemu langsung dengan sang Raja Bajak Laut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
telah lama

Gol D. Roger meninggal dunia. Warisannya tetap terasa dalam perjalanan generasi bajak laut setelahnya.

sejak masih bayi

Shanks tumbuh bersama Bajak Laut Roger dan menghabiskan masa kecilnya berlayar bersama Roger.

setelah perjalanan ke Laugh Tale

Roger kembali dan berbicara dengan Shanks muda. Shanks terlihat menangis setelah mendengar perkataan sang kapten.

Pada akhirnya

Ace meninggal dalam Perang Marineford. Harapan Roger agar putranya menemukan One Piece tidak terwujud bagi Ace.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga sosok terasa sebagai penerus Gol D. Roger melalui darah, teknik dan pengalaman, serta mimpi yang sama.
  • Who?
    Portgas D. Ace, Shanks, dan Monkey D. Luffy dikaitkan dengan warisan Gol D. Roger.
  • Where?
    Warisan Roger dibahas dalam perjalanan generasi bajak laut, termasuk Laugh Tale dan Perang Marineford.
  • When?
    Setelah Gol D. Roger meninggal dunia dan pada era Monkey D. Luffy.
  • Why?
    Ketiganya mewarisi aspek berbeda dari Roger: darah, pengalaman dan kemampuan, serta mimpi.
  • How?
    Ace mewarisi darah Roger, Shanks mempelajari teknik dan tumbuh bersamanya, sedangkan Luffy membawa mimpi yang sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gol D. Roger punya tiga orang yang terasa seperti penerusnya. Ace adalah anak kandungnya, tetapi memilih Shirohige sebagai ayah. Shanks tumbuh bersama Roger dan belajar darinya. Luffy tidak pernah bertemu Roger, tetapi punya mimpi yang sama. Sekarang, warisan Roger masih terasa melalui mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Warisan Gol D. Roger dalam kisah ini tidak berhenti pada hubungan keluarga. Ace, Shanks, dan Luffy memperlihatkan bahwa seseorang dapat meneruskan peninggalan melalui identitas, pengalaman, kemampuan, atau mimpi. Perbedaan tersebut membuat perjalanan warisan Roger terasa beragam, karena setiap sosok memiliki cara sendiri dalam membawa bagian dari sang Raja Bajak Laut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gol D. Roger telah lama meninggal dunia. Namun, warisannya masih terasa dalam perjalanan generasi bajak laut yang datang setelahnya.

Menariknya, di era Monkey D. Luffy, ada beberapa sosok yang mewarisi aspek berbeda dari sang Raja Bajak Laut.

Ada yang mewarisi darahnya, ada yang meneruskan teknik bertarungnya, dan ada pula yang membawa mimpi yang sama dengannya.

Siapa saja mereka?

1. Portgas D. Ace — Pewaris garis darah

Portgas D. Ace, karakter ikonik dalam serial One Piece. (MyAnimeList)

Portgas D. Ace adalah putra kandung Gol D. Roger. Namun, hubungan darah tersebut justru menjadi sumber penderitaan bagi Ace.

Ia tidak pernah mengenal ayahnya secara langsung. Setelah mengetahui identitas ayah kandungnya, Ace juga harus menghadapi beban reputasi Roger sebagai Raja Bajak Laut.

Alih-alih bangga menjadi putra Roger, Ace justru mempertanyakan apakah dirinya pantas dilahirkan. Ia bahkan membenci ayahnya karena merasa harus menanggung konsekuensi dari nama besar yang tidak pernah ia pilih.

Pada akhirnya, Ace menemukan sosok yang benar-benar ia anggap sebagai ayah dalam diri Edward Newgate, alias Shirohige. Ia menjadi salah satu putra Shirohige yang paling loyal dan rela mempertaruhkan nyawanya demi sang kapten.

Tragisnya, Ace akhirnya meninggal dalam Perang Marineford.

Padahal, Roger pernah berharap agar putranya menjadi orang yang menemukan One Piece. Harapan itu tidak pernah terwujud bagi Ace.

Ada ironi besar di sini: orang yang secara biologis paling berhak disebut sebagai penerus Roger justru merupakan sosok yang tidak ingin mewarisi nama dan reputasinya.

Ace memang mewarisi darah Roger, tetapi ia memilih membangun identitasnya sendiri sebagai putra Shirohige.

2. Shanks — Pewaris teknik dan pengalaman Roger

Shanks menggunakan teknik Kamusari. (dok. Toei Animation.com/One Piece)

Jika Ace mewarisi darah Roger, Shanks justru terasa seperti sosok yang mewarisi sebagian pengalaman dan kemampuan sang Raja Bajak Laut.

Shanks menguasai teknik Divine Departure, serangan pedang yang pernah digunakan Roger untuk menghadapi Oden. Menariknya, menurut informasi yang diungkapkan Oda, Shanks mempelajari teknik tersebut dengan mengamati Roger dan menjadi satu-satunya anggota Bajak Laut Roger yang mampu menirunya.

Dengan demikian, meskipun Roger telah lama meninggal, teknik khasnya masih hidup melalui Shanks.

Namun, hubungan mereka jauh lebih dalam daripada sekadar teknik pedang.

Shanks tumbuh bersama Bajak Laut Roger sejak masih bayi. Ia menghabiskan masa kecilnya berlayar bersama Roger dan menyaksikan langsung perjalanan sang kapten menuju Laugh Tale.

Dengan kata lain, Shanks mengenal Roger melalui pengalaman pribadi yang tidak pernah dimiliki Ace.

Ada pula momen menarik setelah perjalanan ke Laugh Tale. Ketika Roger kembali dan berbicara dengan Shanks muda, Shanks terlihat menangis setelah mendengar perkataan sang kapten.

Kita belum mengetahui secara pasti apa yang dikatakan Roger kepada Shanks saat itu. Namun, adegan tersebut mengisyaratkan bahwa Shanks pun tahu sesuatu dari kaptennya yang tak diketahui orang lain.

Ace mungkin merupakan putra kandung Roger. Namun, Shanks adalah anak yang tumbuh bersama Roger, belajar darinya, dan menyaksikan langsung perjalanan hidupnya.

Dalam hal pengalaman bersama, Shanks mungkin terasa lebih dekat dengan sosok seorang anak yang mewarisi ayahnya daripada Ace sendiri.

3. Monkey D. Luffy — Pewaris mimpi Roger

Yamato melihat sosok Roger dalam Luffy. (dok. Toei Animation/One Piece)

Yang paling menarik, Luffy justru menjadi sosok yang paling terasa meneruskan mimpi Roger, meskipun keduanya tidak pernah bertemu secara langsung.

Luffy memiliki sebuah mimpi misterius yang ternyata sama dengan mimpi Roger. Isi mimpi tersebut belum diungkapkan secara gamblang kepada pembaca, tetapi sejumlah karakter sudah mengetahui atau mengenali kesamaan itu.

Shanks merupakan salah satu orang yang mengetahui mimpi Luffy. Yamato juga mengetahui mimpi Roger melalui jurnal Oden dan kemudian mendengar mimpi yang sama dari cerita Ace soal Luffy.

Reaksi mereka menunjukkan bahwa kesamaan tersebut bukan sekadar kebetulan kecil.

Luffy mungkin memiliki kepribadian yang tidak sepenuhnya sama dengan Roger. Namun, ada sesuatu dalam cara mereka memandang dunia dan membayangkan masa depan yang membuat orang-orang yang mengenal Roger melihat kemiripan di antara keduanya.

Hal ini juga terasa ketika Luffy bertemu sejumlah mantan anggota Bajak Laut Roger. Sosok-sosok seperti Rayleigh dan Gaban dapat melihat karakteristik tertentu dalam diri Luffy yang mengingatkan mereka pada kapten lama mereka.

Roger mungkin sudah mati, tetapi mimpinya masih hidup melalui Luffy.

Tiga penerus, tiga bentuk warisan

Portgas D. Ace dan Luffy. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Ace, Shanks, dan Luffy memiliki hubungan yang berbeda dengan Gol D. Roger.

Ace mewarisi darahnya, tetapi memilih membangun identitasnya sendiri. Shanks mewarisi pengalaman dan teknik yang ia pelajari langsung dari Roger. Sementara itu, Luffy membawa mimpi yang sama, meskipun ia tidak pernah bertemu sang Raja Bajak Laut.

Ketiganya menunjukkan bahwa warisan seseorang tidak selalu diteruskan dengan cara yang sama.

Ada yang mewarisi nama, ada yang mewarisi kemampuan, dan ada yang meneruskan cita-cita.

Dan mungkin, dari ketiga sosok tersebut, Luffy-lah yang paling dekat dengan tujuan akhir Roger: bukan karena ia putra Roger, melainkan karena ia sedang menempuh jalan untuk mewujudkan mimpi yang sama.

Curated For You

Editorial Team

Related Article