Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Petunjuk Bahwa Shuri Bukan Anak Reuven Sebelum One Piece 1186

Petunjuk Bahwa Shuri Bukan Anak Reuven Sebelum One Piece 1186
Shuri. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Intinya Sih
  • Bab 1186 One Piece mengungkap bahwa Shuri bukan anak kandung Reuven, melainkan kemungkinan besar putri Manmayer Gurou, salah satu Kesatria Dewa yang datang setelah tragedi Esperia.
  • Petunjuk seperti perbedaan fisik mencolok, mata heterokromia unik, dan kisah kapal Tenryuubito di Esperia menjadi dasar kecurigaan bahwa asal-usul Shuri berbeda dari yang selama ini diyakini.
  • Meskipun bukan ayah biologisnya, Reuven tetap membesarkan Shuri dengan penuh kasih sayang hingga akhir hidupnya, membuat tragedi Esperia terasa semakin emosional bagi para pembaca.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Salah satu kejutan terbesar One Piece 1186 adalah pengakuan Shuri bahwa Reuven bukan ayah kandungnya.

Dari petunjuk yang ada saat ini, ayah biologis Shuri tampaknya adalah Manmayer Gurou, Kesatria Dewa yang kemudian datang menjemputnya setelah tragedi Esperia.

Sekilas pengungkapan ini terasa mendadak.

Namun kalau melihat kembali petunjuk-petunjuk yang sudah ditebar Oda sebelumnya, sebenarnya ada beberapa hal yang memang membuat pembaca curiga sejak awal.

Apa saja?

Table of Content

1. Shuri tidak memiliki kemiripan fisik dengan Reuven

1. Shuri tidak memiliki kemiripan fisik dengan Reuven

Reuven dan Candelle beraksi menolong Brook dalam adegan manga One Piece, menampilkan ekspresi intens dan gerakan dinamis.
Reuven dan Candelle menolong Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Memang, kemiripan keluarga di One Piece tidak selalu konsisten.

Rebecca misalnya jauh lebih mirip Scarlett daripada Kyros. Begitu pula banyak karakter lain yang lebih menyerupai salah satu orang tuanya.

Namun untuk kasus Shuri, situasinya cukup mencolok.

Ia tidak memiliki ciri khas Reuven sama sekali. Wajah, bentuk mata, warna rambut, hingga ekspresi wajahnya terasa sangat berbeda dari sosok raja Esperia tersebut.

Tentu ini sendirian belum cukup menjadi bukti.

Tapi setelah bab 1186, detail ini terasa jauh lebih mencurigakan daripada sebelumnya.

2. Mata heterokromia milik Shuri

Karakter anime berambut biru mengenakan topi hitam dengan kacamata di atasnya dan masker putih di wajahnya di tengah suasana bersalju.
Saint Manmayer Gunko. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Petunjuk berikutnya adalah matanya.

Shuri memiliki heterokromia atau warna mata yang berbeda antara kiri dan kanan.

Sekilas ini mungkin hanya desain karakter yang unik.

Namun kemudian muncul satu masalah. Baik Reuven maupun Candelle tidak memiliki ciri tersebut.

Di dunia nyata, heterokromia memang bisa muncul secara alami tanpa harus diwariskan langsung dari orang tua.

Namun dalam manga, terutama One Piece, ciri fisik unik sering digunakan sebagai petunjuk hubungan darah.

Karena itu banyak fans mulai bertanya-tanya sejak awal: Kalau bukan dari Reuven dan Candelle, Shuri mewarisi mata itu dari siapa?

Dan kini kita tahu bahwa iris mata unik itulah yang justru menarik perhatian Imu.

3. Kisah kapal Tenryuubito yang sempat berlabuh di Esperia

Karakter manga mengenakan mantel berbulu dan topi dengan kacamata di bagian depan, sedang berbicara dengan ekspresi serius.
Manmayer Gurou. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Ini mungkin petunjuk terbesar yang sempat luput dari perhatian pembaca.

Di bab 1185, Brook menyebut bahwa pernah ada kapal Tenryuubito yang berlabuh di Esperia.

Setelah kejadian tersebut, Candelle sampai terbaring selama berbulan-bulan.

Brook saat itu mengira sang ratu mengalami kelelahan fisik dan mental.

Lalu kronologinya berlanjut:

  • Reuven naik menjadi raja.
  • Reuven menikahi Candelle.
  • Shuri lahir.

Saat pertama kali dibaca, urutan kejadian ini mungkin terasa biasa saja.

Namun setelah bab 1186 mengungkap bahwa Shuri bukan anak kandung Reuven, seluruh rangkaian peristiwa tersebut terasa jauh lebih gelap.

Ada kemungkinan Tenryuubito yang datang saat itu adalah Manmayer Gurou.

Dan kondisi Candelle yang berbulan-bulan terbaring di ranjang mungkin bukan semata karena kelelahan. Dia hamil. Dan Gurou bisa jadi penyebabnya.

Jika teori ini benar, maka tragedi Esperia sebenarnya dimulai jauh sebelum perang melawan Pemerintah Dunia.

4. Justru karena itu kasih sayang Reuven terasa semakin luar biasa

Shuri berdiri dengan sayap kelelawar setelah mengalahkan Reuven di aula bergaya gotik, disaksikan oleh Brook yang memegang pedang.
Shuri membunuh Reuven, dilihat Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Yang membuat situasi ini semakin pahit adalah sikap Reuven sendiri.

Terlepas dari apa pun yang sebenarnya terjadi, tidak ada indikasi Reuven pernah memperlakukan Shuri secara berbeda.

Ia membesarkan Shuri sebagai putrinya, menyayanginya. mempercayainya.

Dan hingga detik-detik terakhir hidupnya, Reuven tetap terlihat menganggap Shuri sebagai anaknya sendiri. Bahkan menurut Shuri yang kena Domi Reversi, Reuven diminta memberi 1000 budak karena ia tidak mau menyerahkan Shuri.

Begitu pula Candelle.

Keduanya memberikan kasih sayang yang tulus kepada Shuri meskipun kini ada kemungkinan bahwa ia bukan anak biologis Reuven.

Karena itulah tragedi di akhir Esperia terasa semakin menyakitkan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More