Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
PSX_20260105_094140.jpg
Perkembangan Usopp di One Piece

Intinya sih...

  • Usopp lahir di Syrup Village dan tumbuh sebagai pembohong penakut, namun juga menjadi simbol keberanian manusia biasa.

  • Konflik dengan Kuro di Syrup Village adalah ujian mental pertamanya, bergabung dengan kru Topi Jerami setelah krisis Kuro.

  • Duel dengan Luffy untuk kepemilikan Going Merry, munculnya Sogeking yang membantu di Enies Lobby, peran Usopp di Final Saga.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di antara kru Topi Jerami, Usopp adalah karakter dengan jarak terjauh antara perkembangan “siapa dirinya dulu” dan “siapa dirinya sekarang”.

Ia memulai perjalanan sebagai pembohong penakut, namun perlahan tumbuh menjadi simbol keberanian manusia biasa di antara para petarung monster.

Simak perkembangan Usopp berikut ini!

1. Si tukang bohong dari Syrup Village

Usopp kecil dan Banchina di One Piece

Usopp lahir di Syrup Village sebagai anak dari Yasopp, penembak jitu Bajak Laut Rambut Merah, dan Banchina, ibunya yang lembut dan penyayang. Sejak kecil, Usopp harus menerima kenyataan pahit, ayahnya memilih laut dan petualangan, sementara ibunya jatuh sakit parah.

Dalam kondisi itu, Usopp mulai berbohong. Ia sering berlari keliling desa sambil berteriak “Bajak laut datang!”, sebuah kebohongan yang sebenarnya adalah doa agar ayahnya benar-benar kembali.

Setelah Banchina meninggal, kebohongan Usopp tidak berhenti, justru makin menjadi bagian dari hidupnya. Ia rutin mengunjungi Kaya, gadis kaya yang juga kesepian, dan menghiburnya dengan cerita petualangan palsu yang penuh imajinasi.

Di sisi lain, Usopp membentuk “Usopp Pirates”, kru kecil berisi tiga anak desa yaitu Ninjin, Tamanegi, dan Piiman.

2. Konflik dengan Kuro

Usopp vs Kuro di One Piece

Konflik Usopp dengan Kuro di Syrup Village adalah ujian mental pertamanya. Saat mengetahui rencana Kuro untuk membunuh Kaya, Usopp berusaha memperingatkan semua orang, namun justru dicap pembohong seperti biasanya.

Meski tak dipercaya dan bisa saja kabur, Usopp memilih melawan sendirian, menahan musuh, dan berteriak sekuat tenaga demi menyelamatkan desanya, yang akhirnya nanti dibantu oleh Luffy dan lainnya.

Ini adalah keberanian paling murni Usopp, berjuang tanpa sorakan, tanpa pengakuan, dan bahkan tanpa ada yang percaya padanya.

3. Bergabung dengan kru Topi Jerami

Usopp (dok. Toei Animation/One Piece)

Setelah krisis Kuro, Usopp bertemu Monkey D. Luffy, sosok yang tidak peduli reputasi, masa lalu, atau kebohongan selama hatimu jujur.

Usopp pun ikut berpetualang dengan Luffy agar cerita dan tujuannya sebagai prajurit berani itu bisa benar-benar terealisasi.

Karena telah membantu Kaya, kapal Going Merry pun diberikan ke kru Topi Jerami.

4. Petualangan Usopp di East Blue dan Grand Line

Usopp melawan Chew (dok. Toei Animation/One Piece)

Di East Blue, Usopp mulai berlayar bersama kru Topi Jerami dan langsung terlibat dalam konflik nyata di luar desanya. Ikut berlayar ke Baratie dan menyaksikan konflik antara Luffy dengan Don Krieg serta Mihawk, meski perannya masih minim.

Di Arlong Park, Usopp sempat lari karena takut menghadapi Chew, namun akhirnya kembali bertarung dan menang dengan tipu daya serta senjata rakitannya sendiri. Di Loguetown, Usopp ikut lolos dari kejaran Marinir sebelum kru memasuki Grand Line. Fase East Blue ini menunjukkan Usopp masih penakut, sering kabur, tapi selalu kembali saat situasi mendesak.

Memasuki Grand Line, peran Usopp mulai lebih jelas. Di Little Garden, ia terinspirasi oleh Dorry dan Brogy serta konsep “prajurit pemberani Elbaf”. Di Drum Island, kontribusinya terbatas, tapi ia tetap bertahan dalam kondisi ekstrem. Di Alabasta, Usopp bertarung serius melawan Mr. 4 dan Miss Merry Christmas bersama Chopper, mengalami kekalahan brutal sebelum akhirnya bangkit dan menang.

5. Duel Luffy vs Usopp demi masa depan Going Merry

Luffy vs. Usopp (dok. Toei Animation/ One Piece)

Konflik terbesar dalam hidup Usopp terjadi bukan melawan musuh, tapi melawan kaptennya sendiri. Saat keputusan untuk meninggalkan Going Merry dibuat, Usopp merasa ini bukan sekadar soal kapal rusak, melainkan simbol dirinya sendiri dan pemberian Kaya.

Topi Jerami sepakat mengganti kapal, namun Usopp menantang duel Luffy untuk kepemilikan Going Merry karena Usopp masih yakin Merry masih bisa diperbaiki.

Duel Usopp melawan Luffy adalah pertarungan paling menyakitkan secara emosional, Usopp tahu ia lebih lemah, namun tetap maju dengan persiapan matang, strategi, dan semua yang ia punya. Ia bertarung bukan untuk menang, tapi untuk mempertahankan harga dirinya.

6. Munculnya Sogeking yang membantu di Enies Lobby

Karakter Sogeking/Usopp dari anime One Piece (1999) (dok. Toei Animation)

Krisis memuncak saat konflik Going Merry dan duel Usopp vs Luffy. Usopp pergi, bukan karena benci, tapi karena tidak sanggup menghadapi rasa “tidak berguna”. Namun justru di Enies Lobby, Usopp kembali sebagai Sogeking.

Di balik topeng, Usopp menemukan keberanian untuk berdiri demi Robin, menembak Bendera Pemerintah Dunia, dan berteriak lantang saat semua ragu. Sogeking bukan alter ego palsu, ia adalah Usopp yang berani, karena wajahnya tak terlihat.

Nantinya Sogeking dapat poster buronan sendiri, tentu hampir semua kru Topi Jerami tahu Sogeking itu Usopp, kecuali Luffy dan Chopper.

7. Perpisahan dengan krunya di Sabaody

Kru Topi Jerami vs Kuma di Sabaody One Piece

Di Sabaody Archipelago, Usopp menghadapi realitas paling pahit dalam perjalanannya. Kemunculan Pacifista dan Bartholomew Kuma menunjukkan betapa jauhnya kekuatan kru Topi Jerami dibanding dunia nyata.

Usopp berkali-kali diliputi ketakutan, menyadari bahwa kecerdikan dan keberaniannya selama ini belum cukup untuk menghadapi ancaman kelas atas.

Puncaknya terjadi saat kru terpisah satu per satu oleh Kuma tanpa bisa dicegah. Usopp benar-benar tak berdaya, tidak mampu melindungi siapa pun.

8. Pelatihan selama dua tahun di Boin Archipelago dengan Heracles

Karakter Heracles dari anime One Piece (1999) (dok. Toei Animation)

Terpisah oleh Kuma, Usopp terdampar di Boin Archipelago, pulau berbahaya penuh tanaman karnivora. Di sinilah ia berhenti lari.

Usopp berlatih fisik, mengasah insting bertahan hidup, dan mengembangkan senjata berbasis tanaman—melahirkan gaya bertarung khasnya.

Di sini Usopp tidak sendiri, dia dibantu oleh Heracles.

9. Lahirnya sosok God Usopp!

God Usopp di One Piece

Dressrosa menjadi puncak ironi namun menarik dalam hidup Usopp. Tanpa niat menjadi pahlawan, aksinya menyelamatkan para Tontatta dan manusia yang dijadikan mainan oleh Sugar membuatnya dielu-elukan sebagai “God Usopp”.

Kebohongan lamanya kini berubah menjadi legenda yang dipercaya dunia.

Namun di balik komedi, ini adalah pembuktian, Usopp berdiri menghadapi teror nyata, menembak demi orang lain, meskipun dia masih takut dengan reputasi dan harga buronan tingginya.

10. Peran Usopp di Final Saga

Usopp di Elbaph Anime One Piece

Memasuki Final Saga, Usopp masih bergulat dengan ketakutan dan justru di situlah kekuatannya. Ia tidak kebal rasa takut seperti Luffy atau Zoro, tapi tetap melangkah.

Arah ceritanya jelas menuju Elbaph, tanah para raksasa, simbol mimpi Usopp sejak lama, yang berarti Usopp sudah sampai ke pulau yang sangat ingin ia datangi.

Di sana, Usopp berpotensi membuktikan bahwa ia tidak lagi berbohong saat menyebut dirinya “pejuang pemberani di lautan”, karena dunia akhirnya akan melihatnya seperti itu, tanpa perlu teriakan palsu.

Nah itu dia perkembangan Usopp, bagaimana menurutmu?

Editorial Team