Vohu. Gram. Nemesis.
Selama ini Imu telah mengeluarkan berbagai senjata misterius saat bertarung. Mulai dari pedang, tombak, hingga kapak.
Namun, apa sebenarnya asal-usul senjata-senjata tersebut?
One Piece 1189 akhirnya memberikan jawabannya!

Vohu. Gram. Nemesis.
Selama ini Imu telah mengeluarkan berbagai senjata misterius saat bertarung. Mulai dari pedang, tombak, hingga kapak.
Namun, apa sebenarnya asal-usul senjata-senjata tersebut?
One Piece 1189 akhirnya memberikan jawabannya!
Pertarungan Imu melawan Luffy semakin brutal.
Imu menusuk Gear 5 Luffy hingga tubuhnya tertahan di pohon. Luffy bahkan kesulitan melawan balik karena Vohu terus menghisap vitalitasnya.
Belum berhenti di situ, Imu kembali mengeluarkan senjata baru.
Kali ini muncul Fragarach, Pedang Dewa Laut. Mendekati akhir akhir bab, Imu bahkan memanggil Kapak Xingtian untuk mengakhiri Luffy.
Selama ini, senjata-senjata itu hanya terasa seperti proyeksi Omen yang sangat kuat.
Namun bab 1189 akhirnya menjelaskan alasan di balik semuanya.
Jawaban tersebut justru datang dari Shepherd Sommers.
Setelah diperkuat Omen, Sommers yang sebelumnya bisa dikalahkan Luffy hanya dengan satu pukulan kini mampu beradu kekuatan secara seimbang dengan Zoro.
Ia juga menggunakan Gram, pedang yang sebelumnya sempat dipakai Imu saat menghadapi Loki.
Dari penjelasan Sommers terungkap bahwa melalui Omen, Imu dapat memanggil kembali 19 senjata milik para pendiri Pemerintah Dunia.
Nama-nama seperti Gram, Nemesis, Vohu, Stigma, Muramasa, Tohu, hingga Longinus ternyata merupakan senjata milik keluarga-keluarga pendiri tersebut.
Bahkan Sommers mengungkap bahwa Gram adalah senjata keluarga Shepherd. Di tempat terpisah, Killingham mengatakan bahwa Longinus merupakan tombak keluarga Rimoshifu.
Pengungkapan ini langsung memunculkan misteri baru.
Kalau benar Imu bisa memanggil senjata milik 19 keluarga pendiri, lalu bagaimana dengan senjata keluarga Nefertari D. Lili?
Apakah memang senjata itu menjadi satu-satunya yang tidak pernah berhasil dikuasai Imu?
Ataukah ada alasan lain di balik hilangnya senjata ke-20 tersebut?
Bab ini juga memberi konteks baru terhadap kilas balik Loki.
Sebelumnya terlihat seolah Shanks membiarkan Loki pergi mencari balas dendam sendirian.
Padahal Shanks yang pernah menyusup ke Mary Geoise kemungkinan sudah mengetahui siapa musuh sebenarnya.
Kini terungkap bahwa Shanks memang sempat mencoba menghentikan Loki.
Ia memperingatkan bahwa Pemerintah Dunia sedang bersiap menghadapi perang besar.
Bahkan Shanks mengatakan bahwa sosok yang memanipulasi Raja Harald adalah Raja Dunia, musuh dengan kekuatan yang bahkan sulit diukur.
Shanks juga menegaskan bahwa belum saatnya bertempur.
Namun Loki mengabaikan semua peringatan itu dan tetap berangkat.
Momen ini semakin menegaskan bahwa bahkan Shanks pun merasa melawan Imu membutuhkan waktu dan persiapan yang tepat.
Kini situasinya berbeda.
Sang Raja Dunia justru datang sendiri ke Elbaph.
Sementara itu Hajrudin bersama New Giant Warrior Pirates akhirnya tiba di lokasi Loki.
Awalnya mereka hendak menyelamatkan anak-anak Elbaph.
Namun Jarul mengarahkan mereka menuju Loki karena ia menduga dalang sebenarnya bukan para pemimpin yang hadir di Reverie, melainkan Imu yang turun ke Elbaph. Dugaan Jarul ternyata tepat.
Kini Hajrudin akhirnya memiliki kesempatan menghadapi sosok yang berada di balik kematian Raja Harald.
Meski demikian, situasinya tetap tidak mudah.
Baik Loki maupun Hajrudin sama-sama telah mengalami banyak luka.
Selain itu, kekuatan Hajrudin sejauh ini juga masih berada jauh di bawah Loki.
Kalau memang Oda sedang menyiapkan power-up besar untuk Hajrudin, menarik melihat bagaimana hal itu akan diwujudkan.
Bab ini juga menghadirkan beberapa momen kecil yang patut diperhatikan.
Usopp menjadi orang pertama yang menyadari Luffy berada dalam bahaya, meski posisi mereka dipisahkan oleh lautan pohon raksasa.
Momen ini kembali memberi kesan bahwa Kenbunshoku Haki Usopp memang memiliki potensi yang sangat istimewa.
Di sisi lain, Gunko akhirnya terbebas dari es namun masih belum sadarkan diri.
Saat Ragnir mengingatkan Brook bahwa Gunko tetap berbahaya, Brook justru yakin Gunko masih berada di bawah kendali pihak lain.
Adegan itu kemudian diselingi humor ketika Brook mengatakan bahwa Gunko sudah terasa seperti anak baginya, membuat Ragnir kebingungan. Tampaknya Ragnir bingung karena Brook yang seorang tengkorak dan Gunko tidak ada mirip-miripnya.
Sementara itu, Nico Robin muncul dan meminta Chopper menuju perpustakaan.
Apakah Robin dan Saul akhirnya menemukan informasi penting di sana?
Saat Kapak Xingtian hampir mengakhiri Luffy, Scopper Gaban akhirnya muncul dan menahan serangan Imu.
Apakah Gaban mampu mengalahkan Imu?
Kemungkinannya memang kecil.
Namun, Gaban mungkin tidak perlu menang.
Sebagai mantan kru Raja Bajak Laut dengan penguasaan Haoshoku Haki yang berada di atas Trio Monster saat ini, Gaban bisa saja menjalankan peran yang jauh lebih penting.
Ia dapat mengulur waktu hingga Luffy berhasil dibebaskan, sekaligus menunjukkan secara langsung bagaimana Haoshoku Haki seharusnya digunakan untuk menghadapi lawan sekelas Nerona Imu.