Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Pembahasan One Piece 1182, Dewa Hujan Zaza?!
Rimoshifu Killingham dan Zaza. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
  • Bab 1182 menyoroti kemunculan Dewa Hujan Zaza, makhluk mimpi buruk ciptaan Killingham yang mampu menciptakan banjir besar dan memunculkan teori baru soal eksistensi buah iblis terkait dewa hujan.
  • Imu menyebut Niddhoggr sebagai pengkhianat, mengungkap hubungan rumit di masa lalu serta memperlihatkan pertarungan intens antara Imu dan Loki-Ragnir tanpa menjadi fokus utama bab ini.
  • Zoro dan Sanji kini mengincar Killingham serta Sommers yang berencana menculik anak-anak Elbaph, menandai pembagian konflik baru di Final Saga dengan kekuatan para Kesatria Dewa yang makin meningkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

One Piece bab 1182 melanjutkan kekacauan besar di Elbaph.

Di tengah situasi yang makin berbahaya, ada situasi menarik. Roronoa Zoro dan Sanji tampaknya tidak melanjutkan konfrontasi langsung melawan Imu dan memilih memburu ancaman lain yang tak kalah mengerikan.

Dan tentu saja, sorotan terbesar bab ini adalah kemunculan sosok mengerikan bernama… Dewa Hujan Zaza.

1. Niddhoggr… sang pengkhianat?

Imu di hadapan Loki dan Ragnir. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Di bab 1181, Imu sempat tersenyum ketika melihat Loki dalam wujud Niddhoggr dan berkata bahwa sosok itu akhirnya kembali.

Hal ini sempat membuat fans menduga bahwa pengguna kekuatan Niddhoggr di masa lalu mungkin adalah sekutu atau bahkan sahabat Imu.

Namun bab 1182 memberi konteks baru.

Dengan senyum di wajah, Imu justru menyebut Niddhoggr sebagai “pengkhianat.”

Artinya, hubungan mereka tampaknya jauh lebih rumit dari dugaan awal.

Bab ini juga menegaskan satu hal menarik lain: Ragnir memang benar-benar sebuah palu. Wujud tupai yang dimilikinya berasal dari kekuatan Risu Risu no Mi, Model: Ratatoskr.

Pertarungan antara Imu dan Loki-Ragnir pun pecah… namun Oda tampaknya sengaja tidak menjadikan itu fokus utama bab kali ini.

2. Biblo ternyata menyelamatkan buku-buku perpustakaan

Biblo. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Perpustakaan Burung Hantu sebelumnya sempat terbakar sebelum akhirnya dibekukan menggunakan teknologi milik Lilith.

Karena situasinya kacau, sempat ada kekhawatiran bahwa sebagian buku tetap akan rusak.

Namun bab 1182 mengungkap bahwa buku-buku tersebut ternyata selamat.

Biblo sang burung hantu rupanya telah memindahkan semuanya melalui terowongan rahasia menuju ruangan tersembunyi.

Jaguar D. Saul pun mengaku semakin bingung dengan sosok Biblo.

Melihat betapa pentingnya pengetahuan di Final Saga, penyelamatan buku-buku ini terasa seperti detail yang akan sangat relevan ke depannya.

3. Nasib Gunko dan petunjuk soal tubuh Imu

Shepherd Sommers. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Ada dialog menarik antara Rimoshifu Killingham dan Shepherd Sommers.

Killingham menyebut bahwa Gunko sudah mati.

Padahal terakhir kali kita melihat Gunko, ia dibekukan menjadi balok es oleh Ragnir. Setelah itu Imu sempat mencoba menghancurkan balok tersebut dengan ledakan Omen.

Pertanyaannya: apakah Gunko benar-benar mati karena ledakan itu?

Ataukah Killingham hanya berasumsi demikian karena Gunko masih beku?

Soalnya, es buatan Ragnir sebelumnya disebut tidak akan mencair kecuali sang pengguna menghendakinya.

Namun bagian yang lebih menarik justru dialog Sommers.

Ia mengatakan bahwa tubuh Imu memang tidak dimaksudkan untuk bertahan lama di luar.

Ditambah lagi, sebelumnya para Gorosei juga sempat terlihat khawatir ketika Imu turun langsung ke Elbaph.

Karena itu, teori lama fans tampaknya mulai terasa masuk akal: Imu kemungkinan memiliki time limit atau kondisi tertentu yang membuatnya tidak bisa terlalu lama berada di medan perang secara langsung.

4. Dewa Hujan Zaza?!

Dewa Hujan Zaza. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Ini kemungkinan besar akan menjadi topik paling ramai dibahas dari bab 1182.

Killingham mengeluarkan sosok mimpi buruk ciptaannya sendiri: Zaza sang Dewa Hujan.

Menurut Killingham, karena Mary Geoise berada jauh di atas awan hujan, fenomena hujan sendiri terasa asing dan menyeramkan bagi para Tenryuubito.

Akibatnya, muncul kisah horor tentang “dewa hujan” yang menjatuhkan air ke kepala orang-orang di dunia bawah.

Dan dari ketakutan itulah lahir Zaza.

Zaza tampil sebagai sosok feminin bercadar dengan tangan berbentuk air, sekaligus mampu menciptakan banjir besar di area yang diserangnya.

Yang membuat reveal ini langsung menarik perhatian fans tentu kaitannya dengan Skypiea arc.

Dalam flashback Noland-Kalgara dulu, disebut empat dewa:

  • Dewa Matahari,

  • Dewa Hujan,

  • Dewa Bumi,

  • dan Dewa Hutan.

Kini:

  • Dewa Matahari punya Nika,

  • Dewa Hutan dan Dewa Bumi disebut di The Harley,

  • dan sekarang muncul sosok Dewa Hujan: Zaza.

Namun ada satu detail penting: Zaza yang ini hanyalah makhluk mimpi buruk.

Sebelumnya Killingham juga pernah memunculkan versi mimpi buruk Nika dari mimpi anak-anak Elbaph.

Karena itu, muncul teori menarik: kalau mimpi buruk Nika bisa ada karena konsep Nika memang nyata… mungkinkah Hito Hito no Mi, Model: Zaza juga benar-benar eksis di dunia One Piece?

5. Zoro dan Sanji kini mengincar Killingham dan Sommers

Zoro dan Sanji. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Killingham dan Sommers tampaknya masih ingin melanjutkan misi mereka:
menculik anak-anak Elbaph demi memaksa para raksasa tunduk pada Pemerintah Dunia.

Masalahnya, kedua Kesatria Dewa itu kini juga semakin kuat berkat efek Omen dari Imu.

Karena itu, Zoro dan Sanji tampaknya mulai memfokuskan diri untuk menjatuhkan mereka.

Kalau benar begitu, maka pembagian konflik untuk klimaks Elbaph arc mulai terasa jelas:

  • Zoro dan Sanji menghadapi para Kesatria Dewa,

  • sementara Imu kemungkinan akan menjadi urusan Luffy dan Loki.

Dan melihat betapa gilanya kekuatan yang mulai bermunculan di Elbaph, pertarungan berikutnya tampaknya hanya akan semakin kacau.

Zoro sendiri sudah tahu soal jantung mekanis Sommers. Bisa jadi meski Sommers diperkuat pun ia akan mengincar jantung itu.

Bakal menarik melihat apa yang terjadi ke Sommers kalau Zoro beneran menebasnya.

Editorial Team