Brook dan Gunko (One Piece)
Bab 1172 mengungkap bahwa sementara Nami, Usopp, dan Jinbe masih diikat, Brook sebenarnya sudah meloloskan diri. Namun dia bergerak sendiri, belum diperlihatkan hendak melakukan apa.
Yang menarik? Bab 1149 memberi petunjuk kalau Brook sebenarnya punya hubungan dengan Gunko.
Gunko di bab itu sukses memanfaatkan Colon, putra Scopper Gaban, sebagai sandera. Gaban sebelumnya sudah menjatuhkan Shepherd Sommers dan hendak menyerang Gunko, tapi sandera itu membuat Gaban ragu, hingga ia bisa kena serangan telak Gunko.
"Ayah!!" ketika Colon memanggil Gaban yang jatuh ke wilayah Underworld Elbaph, seruan itu membangkitkan memori di kepala Gunko. Memori Gunko menangisi ayahnya, lalu memori sosok gadis kecil menari sambil memegang tangan Brook. "Mimpiku menjadi bajak laut," Brook di masa lalu berkata.
Apakah Brook ayah kandung Gunko? Figur ayah? Sekadar seseorang yang pernah menyelamatkannya? Kita belum tahu. Namun yang jelas, Gunko sempat mengenali Brook dan terlihat hendak mendekatinya sebelum tubuhnya sepenuhnya dibajak oleh Imu.
Dan di sinilah tragedinya makin parah.
Jika Brook memang punya ikatan masa lalu dengan Gunko, besar kemungkinan ia tidak akan langsung mencoba membunuhnya. Ia bisa saja berusaha membebaskan Gunko dari kendali Imu.
Sementara itu, Loki sudah pernah menghadapi dilema serupa... namun ia terpaksa membunuh ayahnya sendiri karena tidak ada pilihan lain ketika Imu mengendalikan sang raja.
Loki tahu rasanya melihat keluarga kehilangan kendali karena Imu. Dan ia juga tahu kadang satu-satunya cara menghentikan penderitaan adalah… mengakhiri hidup orang yang dirasuki itu.
Jadi jika Loki berhadapan langsung dengan Gunko, dan Brook mencoba menyelamatkannya, konflik ini tidak lagi soal siapa lebih kuat.
Ini soal: apakah masih ada cara membebaskan orang yang dibajak Imu, atau apakah Loki akan tetap teguh pada keyakinannya bahwa tidak ada jalan selain membunuh.
Dan justru di titik itulah pertarungan ini bisa menjadi jauh lebih emosional daripada sekadar duel kekuatan.