Zoro menusuk Shepherd Sommers. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Dan sekarang kita sampai ke perkembangan terbaru di bab 1193.
Untuk pertama kalinya, kita melihat Zoro mulai mempelajari cara mengerahkan Haoshoku Haki secara sadar.
Bahkan di akhir bab, Zoro meminta maaf karena dia mengaku masih belajar.
Masalahnya...
Lihat apa yang telah ia lakukan.
Sommers sebelumnya mengelilingi Zoro dengan duri-duri miliknya dan merasa sudah berhasil menjebak sang pendekar pedang.
Duri tersebut bahkan dibanggakan Sommers sebagai sesuatu yang lebih kuat daripada besi.
Dan setelah Sommers diperkuat oleh Omen, ada alasan untuk menduga bahwa kekuatan Buah Iblisnya pun sekarang lebih berbahaya dibanding sebelumnya.
Namun begitu Zoro mulai mengerahkan Haoshoku Haki dengan lebih sadar...
Semua duri itu langsung ditebas.
Bukan sekadar dihancurkan dengan susah payah. Zoro menebasnya dengan cepat, mudah, dan sangat presisi.
Setelah itu, Zoro bahkan langsung menusukkan pedangnya ke tubuh Sommers dan nyaris mengenai jantung metalnya.
Reaksi Sommers juga mempertegas bahwa serangan tersebut bukan sesuatu yang bisa ia abaikan begitu saja.
Dan sekali lagi, kita perlu mengingat kalimat Zoro di akhir bab: dia masih belajar.
Ini yang membuat perkembangan tersebut terasa mengerikan.
Zoro bukan karakter yang baru saja mendapatkan Haoshoku Haki.
Dia sudah memiliki potensi tersebut sejak lama, sudah pernah menggunakannya dalam bentuk tingkat tinggi tanpa benar-benar memahami kekuatannya, dan sekarang akhirnya mulai belajar mengendalikannya secara sadar.
Kalau performanya saat masih belajar saja sudah seperti ini... seberapa mengerikankah Zoro ketika akhirnya benar-benar menguasai Haoshoku Haki miliknya?