Sanji (dok. Toei Animation/One Piece)
Untuk membuat One Piece terasa cocok dalam format live-action, tim produksi banyak menyesuaikan gaya humor.
Hal ini juga berlaku untuk Sanji.
Di manga dan anime, Sanji sering menunjukkan sisi komedinya secara sangat berlebihan: mata berubah menjadi hati, mimisan dramatis, hingga reaksi yang sangat ekstrem ketika melihat wanita cantik.
Di live-action, sisi ini dibuat jauh lebih natural.
Sanji tetap mudah terpikat oleh perempuan cantik seperti Nami. Ia juga masih menggoda mereka. Namun caranya lebih halus, biasanya melalui kata-kata atau gestur kecil, tanpa reaksi berlebihan.
Hal yang sama juga berlaku pada rivalitasnya dengan Zoro. Mereka tetap saling sindir, bahkan cukup sering cekcok. Namun dinamika itu terasa lebih seperti dua rekan tim yang sering berdebat, bukan pertengkaran komedik yang terlalu berlebihan.
Menariknya, ketika banyak elemen komedi ekstrem ini “dikurangi,” yang tersisa justru membuat Sanji terasa lebih charming dan karismatik.