Tenryubito dari One Piece. (funimation.com/One Piece)
Seiring berjalannya waktu, krisis makanan ini tidak hanya menjadi masalah logistik, tapi juga memicu kekacauan internal. Para Tenryuubito mulai menunjukkan kepanikan dan kemarahan yang ekstrem akibat kelangkaan makanan.
Setelah siaran global dari Vegapunk, situasi semakin memanas. Para Gorosei gagal menghentikan siaran tersebut, dan para bangsawan dunia terpaksa menyaksikan informasi yang mengguncang mereka. Hal ini semakin memperburuk kondisi psikologis mereka yang sebelumnya sudah tertekan karena kekurangan makanan.
Dampaknya cukup brutal. Ada Tenryuubito yang menembak kokinya sendiri hanya karena tidak bisa menyediakan daging, dan bahkan ada yang mulai menyerukan hukuman mati bagi pengelola makanan. Ini menunjukkan bahwa sistem di Mary Geoise mulai retak dari dalam, bukan hanya karena serangan luar, tapi juga karena reaksi berlebihan penghuninya sendiri.
Ada kemungkinan, kerusuhan di dalam Mary Geoise saat ini bahkan mungkin disebabkan Tenryubito itu sendiri.