Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
IMG_20260119_091536.jpg
Hajrudin membebaskan Loki di One Piece bab 1171

Intinya sih...

  • Faktor Ibu Diduga Jadi Penentu

  • Harald menikahi Estrid dengan darah "murni dan tua" yang kompatibel untuk menurunkan ciri Ancient Giant.

  • Hajrudin tidak menunjukkan ciri-ciri Ancient Giant, sementara Loki lahir sebagai pewaris sempurna karakteristik tersebut.

  • Ironisnya Loki Dibenci Ibunya

  • Estrid membenci ciri-ciri unik Loki dan membuangnya ke Underworld, meskipun itu seharusnya menjadi bukti keberhasilan garis darah "murni".

  • Mata unik Loki mungkin justru penanda bahwa ia adalah raksasa paling istimewa dalam generasinya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Loki dan Hajrudin memiliki ayah yang sama: Raja Harald.

Tapi hasilnya berbeda jauh.

Hajrudin, putra Ida, tumbuh sebagai raksasa kuat, tapi masih dalam kategori “normal.”

Sementara Loki lahir dengan ciri Ancient Giant: tanduk alami, ukuran tubuh kolosal, dan potensi kekuatan yang jauh melampaui raksasa kebanyakan.

Kenapa bisa begitu?

Mari kita bedah kemungkinan terbesarnya.

1. Faktor Ibu Diduga Jadi Penentu

Kemunculan pertama Estrid (Dok. Shueisha/One Piece)

Ida adalah wanita yang benar-benar dicintai Harald. Namun para tetua Elbaph menolaknya karena bukan raksasa asli Elbaph.

Sebagai gantinya, Harald dijodohkan dengan Estrid, wanita dari Desa Brewers yang disebut memiliki darah “murni dan tua.”

Detail ini terasa sangat penting.

Bisa jadi alasan para tetua Elbaph bukan sekadar politik… tapi genetik.

Jika Harald membawa darah Ancient Giant, maka kemungkinan besar darah “murni dan tua” Estrid lebih kompatibel untuk menurunkan garis itu secara penuh.

Hasilnya?

Loki lahir sebagai pewaris sempurna karakteristik Ancient Giant, sesuatu yang sudah sangat langka di Elbaph.

Bandingkan dengan Hajrudin.

Meski ayahnya sama, ia tidak menunjukkan ciri-ciri Ancient Giant. Artinya, darah Ida tidak memicu potensi itu.

Menariknya, selain Loki, karakter lain yang diketahui memiliki ciri Ancient Giant hanyalah Little Oars Jr.

Itu membuat Loki terasa seperti anomali genetik... atau mungkin pewaris garis kuno yang hampir punah.

2. Ironisnya Loki Dibenci Ibunya

Bayi Loki. (mangaplus.shueisha.co.jp/One Piece)

Dan inilah tragedinya.

Estrid berhasil melahirkan keturunan Harald yang “sempurna” dari sudut pandang garis darah.

Tapi ketika Loki lahir dengan tanduk, tanda jelas warisan kuno, dan mata aneh Estrid justru menganggapnya pertanda buruk.

Ia membenci bayinya sendiri, bahkan membuang Loki ke Underworld.

Padahal ciri-ciri yang ia takutkan itu justru bukti keberhasilan garis darah “murni”, keturunan yang lebih mewakili Harald ketimbang Hajrudin.

Ironisnya luar biasa: Elbaph menginginkan darah paling murni. Mereka mendapatkannya. Tapi ibunya sendiri tidak sanggup menerimanya.

Mata unik Loki juga mungkin bukan tanda kutukan.

Bisa jadi itu justru penanda bahwa ia adalah raksasa paling istimewa dalam generasinya.

Tapi justru karena itulah… ia tumbuh dalam kebencian dari keluarganya sendiri.

3. Garis Genetik Ancient Giant Cenderung Resesif?

Estrid meminta Harald merupakan Ida dan Hajrudin (Dok. Shueisha/One Piece)

Saya curiga darah Ancient Giant sekarang mungkin bersifat... resesif.

Harald jelas punya darah Ancient Giant. Anaknya dari Ida, Hajrudin tetap raksasa kuat, tapi tidak menunjukkan ciri khas seperti tanduk alami.

Loki justru lahir dengan tanda-tanda ekstrem sejak bayi.

Bisa jadi:

-Garis genetik itu bersifat resesif dan jarang aktif

-Karena itu karakteristik Ancient Giant pada anak baru bisa muncul jika kombinasi darahnya tepat

-Makannya tetua Elbaph ingin banget raja Elbaph nikah dengan wanita Elbaph darah murni

Penyebabnya tidak diketahui.

Tapi bisa jadi darah Ancient Giant di Elbaph harusnya kuat, namun semakin melemah setelah ratusan tahun. Mungkin karena bercampur dengan raksasa dari jenis lain.

Kalau menurutmu gimana?

Editorial Team