Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Brook Marah ke Shuri Alias Gunko di One Piece? Ini Alasannya!
Gunko vs Brook di One Piece
  • Brook marah besar pada Shuri karena menganggapnya membunuh Raja Reuven, sosok yang dulu menyelamatkan dan mengubah hidupnya.
  • Kedekatan masa lalu antara Brook dan Shuri membuat pengkhianatan itu terasa lebih menyakitkan, karena mereka pernah seperti keluarga.
  • Meski masih marah, Brook mulai curiga ada kebenaran tersembunyi setelah melihat tindakan Gunko yang sempat melindunginya dari pengaruh Imu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pertemuan kembali antara Brook dan Gunko menjadi salah satu momen paling emosional di arc Elbaph. Pasalnya, jauh sebelum menjadi God's Knight, Gunko dulunya adalah Putri Shuri dari Kerajaan Esperia, seseorang yang sangat dekat dengan Brook.

Meski begitu, saat akhirnya bertemu lagi setelah puluhan tahun, Brook justru menunjukkan kemarahan dan kekecewaan yang besar. Bahkan ia secara terang-terangan mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah memaafkan Shuri.

Lalu kenapa Brook bisa semarah itu ke Shuri atau Gunko?

1. Brook Menganggap Shuri Membunuh Raja Reuven

Reuven dan Candelle menolong Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Alasan terbesar kemarahan Brook berasal dari peristiwa yang melibatkan Raja Reuven.

Reuven bukan hanya raja Esperia, tetapi juga sosok yang mengubah hidup Brook. Saat Brook masih miskin dan hidup sendirian setelah kehilangan keluarganya, Reuven menyelamatkannya, memberinya tempat tinggal, menyekolahkannya, dan membuka jalan bagi masa depannya.

Karena itu, ketika Brook mengetahui bahwa Shuri diduga membunuh ayahnya sendiri, yaitu Reuven, ia menganggap tindakan tersebut sebagai pengkhianatan yang tidak bisa dimaafkan. Sejak saat itulah hubungan mereka berubah drastis.

Sebagai catatan, sampai saat ini belum diketahui detail soal tuduhan Shuri membunuh ayahnya itu.

2. Shuri Dulu Sangat Dekat dengan Brook

Shuri dan Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Yang membuat situasi ini semakin menyakitkan adalah kedekatan mereka di masa lalu.

Brook bukan sekadar pengawal kerajaan. Ia juga menjadi guru pedang Shuri, bernyanyi bersamanya, dan menjadi salah satu orang yang paling sering menghabiskan waktu dengan sang putri. Shuri bahkan sangat menyukai musik Brook saat banyak warga Esperia justru terganggu oleh latihan musiknya.

Karena hubungan mereka begitu dekat, rasa kecewa Brook menjadi jauh lebih besar. Bagi Brook, bukan hanya seorang putri yang berubah, tetapi seseorang yang sudah ia anggap seperti keluarga.

3. Brook Mulai Curiga Ada Kebenaran yang Belum Ia Ketahui

Shuri dan Gunko di One Piece Bab 1183

Meski marah, perkembangan terbaru di Elbaph menunjukkan bahwa perasaan Brook terhadap Gunko tidak sesederhana kebencian.

Saat ingatan Shuri mulai muncul kembali, Gunko sempat bereaksi emosional ketika melihat Brook. Bahkan dalam satu momen, ia berhasil melawan pengaruh Imu untuk sesaat, membebaskan Brook, dan menyuruhnya menjauh demi keselamatannya.

Hal ini membuat Brook bingung sekaligus penasaran. Ia masih membenci Shuri karena apa yang diyakininya terjadi pada Reuven, tetapi tindakan Gunko menunjukkan bahwa mungkin ada kebenaran lain yang belum ia ketahui. Karena itulah Brook terus berusaha mendapatkan jawaban dan kebenarannya.

Bagaimana menurutmu?

Editorial Team

Related Article