Raja Harald Pedang Dewa. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Di bab 1167, Harald menerima kehormatan besar: ia diangkat sebagai Pedang Dewa. Bersamaan dengan itu, Gorosei menjanjikan sesuatu yang selama ini dikejar Harald—jika ia kelak dipromosikan menjadi Kesatria Dewa, maka bangsa Elbaf akan diterima secara resmi oleh Pemerintah Dunia.
Namun janji itu menyimpan harga yang mengerikan.
Seperti yang telah terlihat pada Kesatria Dewa lain, promosi tersebut berarti tubuh dan kehendak seseorang menjadi rentan dikendalikan oleh Imu. Seperti Gunko yang bisa dibajak total.
Di titik inilah tragedi Loki mulai terasa semakin kelam.
Dalam bab 1152, saat Loki pertama kali memulai kisahnya, ia menyebut bahwa hari kematian Harald adalah hari yang buruk, hari yang sebenarnya tidak ingin ia ingat detailnya. Kalimat itu terasa ganjil. Bukan sekadar duka anak yang kehilangan ayah, dan sama sekali tak terasa sebagai ucapan pangeran yang membunuh ayahnya untuk dapat Buah Iblis Elbaf.
Dari sini muncul satu indikasi yang mengerikan: bahwa pada akhirnya, Loki mungkin harus menghentikan ayahnya sendiri. Harald yang telah berada di ambang, atau bahkan sudah sepenuhnya, dikendalikan Imu.
Jika skenario ini benar, maka tragedinya berlapis-lapis. Loki bukan hanya kehilangan ayah, tetapi juga dipaksa menjadi eksekutor demi mencegah kehancuran yang lebih besar. Dan seperti tragedi-tragedi sebelumnya dalam hidupnya, tidak ada yang akan mempercayai ceritanya.
Nah itulah rentetan kejadian tragis dalam hidup Loki di One Piece.
Yang unik adalah sejak awal Luffy terasa bicara santai dengan Loki, kecuali dalam satu momen ketika Loki menghina Shanks. Dan kemudian di bab 1152, Luffy pun mengajak Loki gabung ke kelompoknya supaya dia bisa dibebaskan dan ikut melawan God's Knight yang mengacau di Elbaf.
Loki sudah lama menanti sosok Nika penghancur dunia.
Tapi untuk saat ini ia terasa berpotensi diselamatkan oleh wajah lain Nika, sebagai sosok yang tertawa ketika membebaskan dunia.
Dan untuk sosok seperti Loki yang telah menderita begitu lama, Luffy mungkin orang yang tepat untuk ia ikuti. Mesk di bab 1152 sih ia tampak bingung dan menolak tawaran mendadak Luffy.
Kalau menurutmu gimana?