Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
4 Keanehan Akuma no Mi, Buah Iblis Imu di One Piece! Namanya Saja Aneh?
Imu di One Piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)
  • Nama ‘Akuma no Mi’ milik Imu menyimpang dari pola penamaan Buah Iblis biasa, menandakan kekuatannya mungkin bukan sekadar buah individu melainkan kategori tersendiri.
  • Kekuatan Imu menunjukkan gabungan ciri Zoan dan Paramecia, membuatnya mirip dengan Hito Hito no Mi: Nika yang juga melanggar batas sistem Buah Iblis.
  • Penulisan ‘Akuma’ dalam katakana dan tanpa klasifikasi tipe memperkuat kesan bahwa kekuatan Imu tidak bisa dijelaskan oleh sistem Buah Iblis yang dikenal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kemunculan kekuatan Imu di One Piece bab 1179 langsung memicu diskusi panas di kalangan fans.

Bukan cuma karena skalanya yang terasa “di atas segalanya,” tapi juga karena satu detail yang… janggal.

Nama kekuatannya. “Akuma no Mi” (アクマの実). Sekilas terdengar biasa. Tapi kalau diperhatikan lebih dalam, justru di situlah letak keanehannya.

Apa saja yang membuat “Buah Iblis” milik Imu ini terasa berbeda?

1. Struktur Nama yang Terasa “Salah”

Imu One Piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Dalam One Piece, penamaan Buah Iblis punya pola yang sangat konsisten:

  • Hito Hito no Mi

  • Suna Suna no Mi

  • Mera Mera no Mi

Formatnya jelas: [konsep] + [pengulangan] + no Mi

Namun untuk Imu? Akuma no Mi.

Tidak ada pengulangan. Tidak ada nama spesifik.

Ini bukan “Aku Aku no Mi” atau bentuk lain yang mengikuti pola umum.

Ini justru terdengar seperti… kategori, bukan nama buah.

Bayangkan kalau seseorang bilang kekuatannya adalah “Buah Iblis”… bukan nama buah tertentu.

Di titik ini saja, kekuatan Imu sudah terasa “tidak sesuai sistem.”

2. Menggabungkan Karakteristik Zoan dan Paramecia

Akuma no Mi. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Keanehan berikutnya ada pada manifestasi kekuatannya.

Imu jelas menunjukkan kemampuan transformasi, terlihat saat menghadapi Sabo di Reverie.

Sudah gitu, desainnya memiliki hagoromo awan, ciri khas Awakened Zoan.

Namun itu belum semuanya.

Ketika Imu hadir di Elbaph (bab 1179), keberadaannya mempengaruhi lingkungan, membuat tumbuhan dan bangunan “hidup”.

Efek ini sangat identik dengan: Awakened Paramecia, di mana kekuatan menyebar ke sekeliling.

Dalam One Piece, hanya ada satu Buah Iblis lain yang terasa “melanggar batas kategori” seperti ini: Hito Hito no Mi, Model: Nika.

Buah ini berbasis Zoan (transformasi) tapi memberi karakteristik karet dan kartun ke sekeliling seperti Awakened Paramecia.

Di titik ini, Nika versus Imu terasa sebagai dua entitas yang sama-sama “tidak patuh” pada sistem Buah Iblis.

3. “Akuma” yang Ditulis Katakana

Imu di One Piece. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Ini mungkin detail paling halus tapi juga paling mencurigakan.

Biasanya, “Buah Iblis” ditulis 悪魔の実 (Akuma no Mi). Di sini, 悪魔 jelas berarti “iblis.”

Namun untuk Imu, Oda menggunakan: アクマの実. Bagian “Akuma” ditulis dengan katakana, bukan kanji.

Kenapa Ini Penting? Dalam bahasa Jepang, kanji (悪魔) membawa makna jelas: “iblis”. Katakana (アクマ) hanya menyampaikan bunyi, tanpa makna pasti.

Artinya? “Akuma” di sini belum tentu berarti “iblis” seperti yang kita pahami selama ini.

Terjemahan resminya juga menarik. Versi Indonesia Manga Plus menerjemahkannya sebagai “Buah Akuma”.

Pilihan ini terasa sederhana, tapi justru akurat, karena tidak memaksakan arti “iblis.”

Sementara versi Inggris memilih “Devil’s Fruit” yang memberi nuansa berbeda:. Devil's Fruit berarti buah milik iblis, bukan sekadar “Buah Iblis” Dua terjemahan ini sama-sama mengarah ke satu hal: makna “Akuma” di sini belum tentu literal.

4. Tidak Digolongkan ke Tipe Mana Pun

Buah Iblis (dok. Toei Animation/ One Piece)

Keanehan terakhir, dan mungkin yang paling mencolok: “Akuma no Mi” milik Imu tidak diberi klasifikasi tipe.

Tidak ada Paramecia, Zoan, Logia.

Padahal biasanya, Oda hampir selalu memberi kategori, bahkan untuk buah yang misterius sekalipun.

Kenapa Ini signifikan? Karena tanpa klasifikasi, buah ini jadi makin bikin bingung dan penasaran!

Dan jika digabung dengan fakta sebelumnya:

  • Namanya terasa seperti kategori, bukan buah

  • Kekuatannya mencampur Zoan dan Paramecia

  • Istilah “Akuma” sendiri ambigu

Maka muncul kemungkinan besar: kekuatan Imu memang tidak bisa dijelaskan dengan sistem Buah Iblis yang ada.

Dan patut diingat: Pemerintah Dunia bisa memanipulasi informasi Buah iblis. Hito Hito no Mi, Model: Nika bisa mereka ganti namanya jadi Gomu Gomu no Mi dan dunia percaya.

Jadi bukan tak mungkin Akuma no Mi Imu jadi aneh pun bagian dari manipulasi mereka.

Editorial Team