Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
6 Karakter One Piece yang Ceritanya Cukup Kuat Jadi Manga Sendiri!
Shanks (dok. Toei Animation/ One Piece)

  • Artikel membahas enam karakter One Piece—Koby, Shanks, Dragon, Garp, Mihawk, dan Teach—yang memiliki latar cerita kuat hingga dianggap layak punya manga spin-off sendiri.

  • Kisah tiap karakter menonjolkan perjalanan hidup penuh konflik dan tragedi: dari Koby yang tumbuh jadi pahlawan Angkatan Laut hingga Shanks yang lahir dari darah dewa Tenryuubito namun memilih jalan manusia.

  • Dragon, Garp, Mihawk, dan Teach digambarkan dengan masa lalu kelam serta motivasi mendalam yang memperkaya semesta One Piece dan menunjukkan potensi naratif di luar kisah utama Luffy.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Salah satu hal paling keren dari One Piece adalah dunia ceritanya terasa tetap hidup meski fokus utama tetap ada pada Monkey D. Luffy.

Kadang ada karakter yang mungkin kalah sorotan, tapi latar belakang, konflik, dan perjalanan hidup mereka terasa: “ini mah sudah cukup jadi manga sendiri.”

Dan uniknya, banyak dari mereka bahkan punya vibe protagonis utama.

Siapa saja?

1. Koby

Koby (dok. Toei Animation/One Piece)

Ini mungkin pilihan paling jelas.

Koby benar-benar punya aura protagonis shonen klasik.

Perjalanannya dimulai sebagai anak penakut, pesuruh di kapal Alvida, bahkan tidak berani melawan nasibnya sendiri.

Namun perlahan, Koby berkembang menjadi murid Garp, anggota SWORD, hingga sosok yang mulai disebut sebagai “pahlawan Angkatan Laut.”

Dan yang menarik? Ada banyak momen besar Koby yang bahkan tidak diperlihatkan langsung.

Contohnya Insiden Rocky Port, termasuk kontribusinya dalam menjatuhkan Ochoku dan aliansi anehnya dengan Kurohige.

Kalau One Piece tidak fokus ke Luffy, Koby benar-benar terasa bisa jadi protagonis manga shonen Angkatan Laut sendiri.

2. Shanks

Shanks (dok. Toei Animation/One Piece)

Semakin banyak detail soal Shanks terungkap… semakin terasa kalau hidupnya absurd banget.

Elbaph arc menegaskan bahwa Shanks adalah anak Figarland Garling, namun membenci darahnya sendiri.

Ibunya, Magnolia, ditebas ayahnya dalam tragedi God Valley yang justru dipicu oleh Garling sendiri.

Shanks kemudian dibesarkan Bajak Laut Roger, menyaksikan perjalanan menuju Laugh Tale, dan setelah itu hidup di antara dua dunia: dunia “dewa” Mary Geoise dan dunia kebebasan para bajak laut.

Yang menarik, Shanks bahkan sempat menjadi bagian dari sistem Mary Geoise sebagai Pedang Dewa, pendukung Kesatria Dewa yang sudah dipersiapkan jadi kesatria juga.

Namun diam-diam ia membantu Fisher Tiger dalam insiden legendaris Marie Geoise, menegaskan bahwa bahkan menjadi Pedang Dewa pun hanya bagian dari rencananya.

Shanks terasa seperti karakter tragedi yang lahir dari garis darah para dewa namun memilih jalan manusia.

Dan jujur saja… itu sudah terasa seperti premis manga seinen sendiri.

3. Monkey D. Dragon

Monkey D Dragon di One Piece (cbr.com)

Monkey D. Dragon mungkin adalah karakter yang paling misterius dari generasi tua.

Dan Elbaph arc justru membuat masa lalunya terasa semakin menarik.

Terungkap bahwa 38 tahun lalu Dragon hanyalah prajurit Angkatan Laut biasa yang menyaksikan langsung horor God Valley.

Ia bahkan punya keterkaitan besar dengan kisah Shanks: Dragon sempat membawa bayi Shanks dan Figarland Shamrock agar mereka tidak jatuh ke tangan Garling.

Sayangnya, ia gagal menjaga mereka. Shamrock diambil oleh Satchels Maffey. Shanks aman bersama Bajak Laut Roger, namun Dragon tidak tahu itu, hingga ia merasa dirinya gagal total.

Namun pengalaman itu tampaknya menjadi titik penting perubahan Dragon.

Dari situ ia keluar dari Angkatan Laut, mendirikan Freedom Fighters, lalu membentuk Pasukan Revolusi, dan perlahan menjadi musuh terbesar Pemerintah Dunia.

Dan karena Dragon jarang disorot langsung… hidupnya justru terasa makin menarik untuk dibayangkan sebagai manga sendiri.

4. Monkey D. Garp

Monkey D. Garp (dok. Toei Animation/ One Piece)

Monkey D. Garp adalah salah satu karakter yang hidupnya sudah seperti legenda.

Ia dikenal sebagai: Hero Angkatan Laut.

Namun ironisnya, Garp sendiri tampaknya membenci gelar itu karena tahu apa yang sebenarnya terjadi di God Valley.

Meski begitu, ia tetap memilih menjadi Angkatan Laut demi melindungi rakyat biasa serta anak buahnya. Bahkan itu motivasi dia tetap di AL setelah God Valley: melindungi anak buahnya dari pengaruh gelap atasan mereka.

Dan gaya hidup Garp sendiri terasa cocok jadi manga: membangkang ke atasan, mengejar Roger, melawan monster seperti Don Chinjao dan Shiki, sambil tetap mempertahankan moralitas versinya sendiri.

Kalau dibuat manga spin-off? Kisah Garp bisa terasa seperti perpaduan action, militer, dan drama generasi tua.

5. Dracule Mihawk

Mihawk Menggunakan Pedang Yoru di One Piece

Ini rangkuman kisah Mihawk dari berbagai materi, termasuk SBS: ia menjadi terkenal bahkan sebelum dimulainya Era Kejayaan Bajak Laut. Ia dulu mengalami pengkhianatan besar, dan sempat menyimpan dendam pada Angkatan Laut. Ia bahkan sampai sempat dijuluki "Marine Hunter."

Seiring berjalannya waktu, Mihawk menantang musuh yang makin lama makin kuat hingga tidak ada yang bisa melampaui kemampuan pedangnya. Ia diakui sebagai Pendekar Pedang Terhebat di Dunia.

Aspek pengkhianatan, amarah, berujung dengan menjadi yang terkuat tapi Mihawk tampak kesepian dan hampa setelahnya... ini terasa juicy banget jadi manga seinen.

6. Marshall D. Teach

Teach Kecil Kurohige di One Piece

Semakin banyak detail tentang Marshall D. Teach terungkap… semakin terasa bahwa dia bukan sekadar villain rakus biasa.

Teach ternyata anak Rocks D. Xebec, bagian dari klan Davy.

Saat masih kecil di God Valley, Teach dan klannya menjadi target perburuan Tenryuubito. Ia yang masih 2 tahun terlihat ketakutan ketika ia dibawa ke panggung dan menerima nafsu haus darah dari para Tenryuubito yang ingin membantainya hanya karena darah klan Davy di dalam dirinya.

Yang lebih tragis? Ayahnya sendiri kemudian berubah menjadi monster akibat Domi Reversi milik Imu dan memburunya.

Kalau semua ini benar-benar menjadi motivasi utamanya… maka perjalanan Teach terasa bukan sekadar ambisi kekuasaan.

Melainkan dendam panjang terhadap dunia yang menghancurkan keluarganya.

Dan jujur saja? Kalau dibuat manga sendiri, kisah Teach bisa jadi dark fantasy action yang sangat brutal dan menarik.

Editorial Team