Setelah One Piece Season 2 tayang, sejumlah karakter yang menonjol di Drum Island dapat sorotan lagi.
Termasuk Doctor Kureha!
Apa saja sih fakta unik sang Doctorine ini?
Mari kita lihat fakta-fakta Dr. Kureha One Piece!

Setelah One Piece Season 2 tayang, sejumlah karakter yang menonjol di Drum Island dapat sorotan lagi.
Termasuk Doctor Kureha!
Apa saja sih fakta unik sang Doctorine ini?
Mari kita lihat fakta-fakta Dr. Kureha One Piece!
Umur Kureha setelah time-skip adalah 141, yang berarti di Drum Island arc dia 139 tahun.
Uniknya ini berarti dia adalah manusia normal tertua di One Piece. Yang lebih tua dari dia adalah raksasa dan para Gorosei, dan Gorosei itu karena terikat kontrak dengan Imu.
Yang menakjubkan adalah dia masih terlihat sangat sehat juga.
Setelah kematian Dr. Hiriluk, Kureha yang membimbing Chopper jadi dokter hebat. Dia keras, tapi peduli, tipe mentor “tsundere medis” kalau boleh dibilang.
Bahkan kepedulian Kureha masih terasa hingga momen Chopper hendak meninggalkan Drum Island.
Di akhir arc Drum Island, Kureha sempat menyebut nama Gol D. Roger dengan santai.
Patut diperhatikan dunia lebih kenal Roger dengan nama "Gold Roger." Bahkan Dalton pun mengenal Roger dengan nama "Gold." Tapi Kureha tahu soal nama "D." yang ditutupi Pemerintah Dunia.
Dia juga bilang, "Jadi Tekad D terus hidup."
Menunjukkan bahwa dia pun punya pengetahuan soal Will of D.
Kureha adalah dokter yang luar biasa, namun dia memang punya beberapa sisi eksentrik dan brutal.
Beberapa alasan dia sampai dijuluki penyihir adalah...
Pertama adalah perlakuannya yang eksentrik terhadap pasien, bahkan sampai mengancam mereka secara fisik jika mereka tidak mengikuti perintahnya.
Kedua adalah metodenya yang kasar dalam memeriksa cedera...
Selain itu usianya yang sangat tua dan juga sifatnya yang penyendiri juga jadi faktor.
Ketika Wapol membuat semua dokter yang tak berada di bawah kekuasaanya sebagai kriminal, Hiriluk dan Kureha adalah dua dokter yang bisa selamat.
Dan ketika Hiriluk akhirnya mati, Kureha jadi satu-satunya "dokter bebas" yang tersisa.
Para Isshi-20 mungkin sempat tunduk kepada Wapol, namun mereka pada akhirnya tetap dokter.
Mereka bahkan sebenarnya terinspirasi oleh pengorbanan Hiriluk dan membenci Wapol.
Setelah Wapol tumbang, sistem lama runtuh dan Dr. Kureha mengambil peran penting dalam membangun ulang dunia medis di negeri itu.
Kerajaan Drum pun berevolusi menjadi Sakura Kingdom, dan di bawah kepemimpinan Kureha, kelompok dokter elit itu berkembang dari Isshi-20 menjadi Isshi-100.
Di arc Reverie, Sakura Kingdom termasuk kerajaan yang diundang ke Mary Geoise.
Dalton sebagai raja hadir bersama Kureha sebagai bagian dari delegasi resmi.
Yang menarik, di forum yang sama juga hadir Wapol, kini menjabat sebagai raja dari Black Drum Kingdom.
Dalam adaptasi live-action One Piece (live-action Netflix) Season 2, karakter Kureha diperankan oleh Katey Sagal.
Ini pilihan casting yang menarik, mengingat Sagal dikenal piawai memerankan karakter perempuan kuat, tajam, tapi tetap punya sisi hangat, pas banget dengan aura “nenek galak tapi peduli” khas Kureha.
Kureha debut di bab 134 dalam manga, dan di episode 80 di anime One Piece.
Untuk One Piece Season 2 dia debut di episode 6, "Nami Deerest. Luffy dan Sanji yang sudah babak belur mengantar Nami ke kastel yang kini digunakan Kureha sempat kehilangan kesadaran.
Lalu Nami mendapati dirinya sudah membaik di dalam bangunan hangat, dan nenek-nenek rocker ini muncul.
Serius bahkan lagu temanya di One Piece Season 2 pun bernuansa gitar listrik.
Fakta ini sering bikin fans tersenyum: pengisi suara Kureha di anime Jepang adalah Masako Nozawa.
Nama ini bukan sembarang nama, dia adalah legenda di industri seiyuu, dan paling dikenal sebagai suara dari Son Goku di Dragon Ball.
Jadi secara teknis… dokter eksentrik dari Drum Island ini punya “suara yang sama” dengan salah satu karakter paling ikonik di dunia anime. Cukup mind-blowing kalau baru sadar
Sebelum akhirnya Katey Sagal terpilih, nama Jamie Lee Curtis sempat jadi fan favorite untuk memerankan Kureha di live-action.
Menariknya, ini bukan sekadar harapan fans, Curtis sendiri memang penggemar One Piece dan sempat menunjukkan ketertarikannya untuk ikut terlibat.
Namun pada akhirnya, keinginan itu tidak terwujud karena jadwal produksi yang bentrok dengan proyek lain.