Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
6 Fakta Land of Gods One Piece, Diorama Pribadi Road!
Grup Luffy di kerajaan Block (Dok. Toei/One Piece)
  • Land of Gods adalah diorama pribadi milik Road di Elbaph, dibangun dari mainan mirip Lego dan menjadi tempat penahanan para raksasa serta penyusup Pemerintah Dunia.
  • Wilayah ini dijaga hewan peliharaan raksasa seperti Glutbunny dan Iscat, yang sempat menyerang kelompok Topi Jerami sebelum akhirnya dikalahkan oleh Luffy dan kawan-kawan.
  • Manusia yang tinggal di Land of Gods hidup dalam ilusi memuja Road sebagai dewa matahari, hingga kekacauan dari kru Luffy membuat mereka sadar dan melarikan diri menuju kebebasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
episode awal arc Elbaph

Nami dan Usopp dikejar oleh para hewan penjaga raksasa milik Road saat mencoba kabur dari Land of Gods.

kini

Luffy dan kelompok Topi Jerami telah mengalahkan sebagian besar penjaga Land of Gods, menyebabkan kekacauan yang membuat manusia di sana melarikan diri. Road kini menjadi budak Nami setelah sandiwara dewa mataharinya berakhir.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Land of Gods adalah diorama pribadi milik Road di negeri Elbaph, tempat yang dibangun menyerupai dunia mini dengan arsitektur bergaya mainan Lego dan dijadikan lokasi kekuasaan Road sebagai dewa matahari palsu.
  • Who?
    Road, salah satu kru Hajrudin, menjadi penguasa di Land of Gods. Luffy dan kelompok Topi Jerami turut hadir serta memicu kekacauan yang mengakhiri kendali Road atas wilayah tersebut.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Land of Gods, sebuah area buatan dalam negeri Elbaph yang awalnya merupakan tempat penahanan para raksasa kriminal sebelum diubah menjadi diorama oleh Road.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada saat kelompok Topi Jerami pertama kali tiba di Elbaph dalam alur cerita terbaru One Piece. Waktu spesifik per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Road membangun Land of Gods untuk menegaskan harga dirinya sebagai raksasa dan menciptakan dunia ilusi tempat ia dipuja sebagai dewa matahari oleh manusia yang tinggal di sana.
  • How?
    Road merancang seluruh area menggunakan bahan menyerupai Lego, melepaskan hewan peliharaan raksasa sebagai penjaga, serta menipu manusia agar percaya pada ilusi kekuasaannya hingga akhirnya dikalahkan oleh kelompok Luffy.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Luffy dan teman-temannya datang ke tempat bernama Land of Gods di negeri Elbaph. Tempat itu dibuat oleh raksasa bernama Road dan bentuknya seperti mainan Lego. Ada banyak hewan besar yang jaga di sana, tapi Luffy dan teman-temannya melawan mereka. Orang-orang yang tinggal di sana takut pada Road, tapi sekarang mereka bisa kabur dan bebas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Land of Gods menampilkan kreativitas luar biasa melalui rancangan diorama unik bertema Lego yang dibuat oleh Road. Meski awalnya menjadi tempat penuh ilusi dan bahaya, kedatangan kelompok Topi Jerami membawa perubahan besar: manusia-manusia yang sebelumnya hidup dalam ketakutan akhirnya menemukan keberanian untuk melarikan diri dan memperoleh kebebasan dari dunia buatan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Land of Gods jadi tempat pertama Luffy dan teman-temannya menjejakkan kaki di negeri Elbaph. Tempat satu ini dikenal unik karena memiliki aristektur bertema mainan Lego. Di sinilah, salah satu kru Hajrudin yang bernama Road berkuasa sebagai dewa matahari palsu.

Apa saja fakta menarik Land of Gods? Berikut pembahasannya!

1. Dibangun oleh Road

Road di One Piece 1129. (mangaplus.shueisha.co.jp/One Piece)

Tempat satu ini ternyata merupakan diorama pribadi milik Road.

Road sendiri merancang tempat sebesar itu di ruangan yang aslinya merupakan tempat penahanan para raksasa yang sudah dicap sebagai kriminal.

Di situlah, dia biasa menangkap para penyusup yang ternyata kebanyakan agen yang dikirim oleh Pemerintah Dunia dan memenjarakannya bersama para hewan peliharaannya.

2. Kebanyakan bangunannya dibentuk dari mainan seperti Lego

Grup Luffy di kerajaan Block (Dok. Toei/One Piece)

Jika kalian perhatikan kebanyakan bangunan di sana dibangun dengan batu bata model mainan Lego.

Bahkan lantai bangunannya juga masih menonjolkan bulatan khas yang berada di bagian atas kepingan-kepingan mainan tersebut. Hal itu yang membuat Usopp dan Nami sempat kesulitan berlari karena peluang tersandung saat lari jadi terbilang cukup tinggi.

Bukan itu saja, model tanamannya juga berbentuk kotak-kotak karena disusun dari mainan yang sama. Satu-satunya objek yang nyata adalah pohon besar yang disebut Yggdrasil

3. Dijaga para peliharaan milik Road

Nami dan Usopp bertemu dengan singa besar (Dok. Toei/One Piece)

Meski cuma diorama, tempat ini masih berbahaya untuk manusia biasa.

Yah, hal itu dikarenakan Road melepaskan beberapa hewan raksasa yang bisa diperintah sebagai penjaga. Mereka biasa mengejar para tahanan manusia yang mencoba kabur dari tempat tersebut seperti yang terjadi pada Nami dan Usopp di episode awal arc Elbaph.

Para penjaga itu terdiri dari Glutbunny atau Ear God yang merupakan kelinci karnivora, Iscat si kucing besar, Needle God si landak imut yang agresif, Hilmungardr yang ternyata adalah ular, dan Muginn si gagak yang membawa grup Luffy berikut kapalnya.

Namun sekarang kebanyakan dari mereka dihajar oleh Luffy, Zoro, dan Sanji. Glutbunny sendiri nasibnya paling naas karena berakhir jadi santapan Luffy yang kelaparan.

4. Ada manusia yang menghuni di sekitar Land of Gods

Penduduk Land of Gods (Dok. Toei/One Piece)

Selain dipenuhi oleh hewan-hewan peliharaan milik Road, area Land of Gods juga dihuni oleh manusia-manusia biasa yang ikut menjadi bagian dari “dunia” ciptaannya.

Mereka mengenakan pakaian layaknya penduduk asli Elbaf dan hidup di bawah ilusi yang sengaja dibangun oleh Road. Dalam pandangan mereka, hewan-hewan raksasa yang ada di sana dianggap sebagai makhluk suci, sementara Road sendiri dipuja sebagai sosok dewa matahari. Pencitraan palsu ini membuat para manusia tersebut hidup dalam ketakutan, sehingga mereka memilih patuh dan tidak berani melakukan perlawanan sedikit pun.

Namun, situasi itu berubah drastis ketika kekacauan yang dipicu oleh Luffy dan kelompoknya terjadi. Menyadari kesempatan untuk bebas akhirnya datang, para manusia itu pun memutuskan untuk melarikan diri dari Land of Gods, meninggalkan “dunia” buatan Road yang selama ini mengekang kehidupan mereka.

5. Bisa dibilang merupakan versi miniatur dari negeri Elbaph

Pohon Yggdrasil di Elbaph. (mangaplus.shueisha.co.jp/One Piece)

Land of Gods sendiri bisa dibilang merupakan versi kecil dari Elbaph.

Kota berikut para manusia yang berpakaian ala raksasa mencerminkan desa tempat para raksasa tinggal.

Yggdrasil bisa dibilang merupakan tiruan dari pohon harta Adam yang tumbuh di Elbaph. Sedangkan kastil Bigstein merupakan tiruan dari kastil Aurust yang merupakan tempat tinggal raja-raja Elbaph.

6. Tempat Road berakting sebagai dewa matahari

Road One Piece. (Dok. Toei Animation, Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Land of Gods bisa dikatakan merupakan panggung sandiwara untuk Road.

Di situ, ia berakting sebagai dewa matahari sebagai pelampiasan atas harga dirinya sebagai raksasa ke para manusia. Ia diketahui sering menangkap manusia yang menyusup ke wilayahnya dan membuat mereka berpikir dirinya adalah sosok dewa penguasa.

Namun sandiwara itu berakhir begitu kelompok Topi Jerami masuk dan mengacak-acak segala isinya. Ia malah sekarang berakhir jadi budak terbaru milik Nami.

Itulah daftar fakta tentang Land of Gods, diorama pribadi milik Road.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team