TUTUP

Setelah Hidup Lagi, Apakah Brook Bisa Mati?! Ini Jawabannya!!

Bisa mati tidak ya? Yohohohoho~

Brook diperkenalkan di Thriller Bark sebagai manusia tengkorak yang hidup kembali setelah mati 50 tahun yang lalu. Pertanyaan yang biasanya muncul di benak kebanyakan penggemar One Piece ketika melihat kekuatan Buah Iblis Yomi Yomi milik Brook ini tentu sama: bagaimana Brook buang air besar apakah Brook bisa mati setelah hidup lagi? Berikut penulis duniaku.net akan mencoba memberikan jawabannya! Kekuatan Buah Iblis Yomi Yomi adalah membangkitkan kembali penggunanya setelah penggunanya mati sekali. Artinya, kekuatan ini tidak akan bisa membangkitkan penggunanya untuk yang kedua kali. Meski begitu, kebangkitannya kembali tidak tampak memiliki batasan tertentu karena meski Brook hanya tinggal tulang, dia tetap bisa hidup lagi. Sumber: manga One Piece 643[/caption] Bahkan terendam di dalam air pun hanya melemahkannya. Secara umum terendam di air tidak membuatnya kehilangan kekuatan Buah Iblis Yomi Yomi, apalagi sampai membunuhnya. Belum lagi kemampuan Brook untuk berjalan di atas air saking ringannya, membuat Brook nyaris tak pernah bisa ditenggelamkan. Brook juga pernah dipenggal oleh Zeo di Pulau Manusia Ikan. Awalnya semua mengira Brook bisa mati, tapi kepala tengkoraknya kemudian tersambung lagi dengan kekuatan "jiwa". Brook sendiri mengatakan selama tulangnya tidak hancur atau rusak, dia masih bisa menyambungnya. Lucunya, tulang-tulang Brook yang retak bisa segera kembali utuh dengan kekuatan susu. Jika seperti itu, hal apa kira-kira yang bisa membunuh Brook? Bagaimana caranya supaya Brook bisa mati? Saat perkenalan awalnya Brook menjelaskan bahwa untuk kembali hidup dia harus menemukan kembali tubuhnya untuk dirasuki oleh jiwanya. Apapun kondisi tubuhnya saat itu, pengguna Buah Iblis Yomi Yomi tetap bisa bangkit kembali. Artinya, Brook bisa mengaktifkan kekuatan Buah Iblis Yomi Yomi jika dan hanya jika ada tubuhnya sendiri yang ia gunakan untuk bangkit dan hidup kembali. Ketika Brook mengatakan bahwa selama tulangnya tidak hancur atau rusak dia masih bisa menyambungnya kembali ini mungkin maksud Brook adalah tulangnya tidak sampai hancur berkeping-keping. Jika tulang-tulang Brook rusak sampai benar-benar tak bisa disatukan lagi, mungkin baru saat itulah Brook bisa mati. Sumber: manga One Piece 443[/caption] Selama ini kita diberi anggapan bahwa syarat utama bagi Brook untuk mengaktifkan Buah Iblisnya hanya satu: mati pertama kali. Tapi menurut penulis ada syarat tambahan untuk bisa dibangkitkan lagi dari kematian, yaitu keberadaan tubuh lamanya untuk digunakan sebagai "wadah" kebangkitan kembali. Dengan kata lain, Brook bisa mati jika dia tak lagi memiliki tubuh untuk menampung jiwanya. Untuk membunuh Brook, kemungkinan hanya dengan membuat tengkorak dan tulang-tulang Brook hancur sampai jadi debu. Mungkin Brook bisa mati dengan cara alami, tapi penulis merasa hal ini akan sangat lama. Cara alami yang paling mungkin bisa dialami Brook hanya tulangnya yang menjadi keropos. Sayangnya sejauh ini kemampuan Brook untuk sembuh kembali dengan hanya minum susu ini terlalu luar biasa, jadi penulis rasa akan butuh waktu sangat lama bagi Brook untuk mati karena penyebab alami. Tapi bukankah Brook bisa mengeluarkan ruhnya dari tubuh dan berjalan-jalan keluar? Memang. Brook bisa melepaskan jiwanya dan meninggalkan tubuhnya, meski dengan risiko tubuhnya tidak terjaga. Tapi sampai sekarang belum jelas seberapa lama Brook bisa melakukan ini. Belum lagi jika tubuh Brook lenyap alias remuk jadi debu ketika jiwa Brook masih berkelana, apakah Brook masih bisa tetap hidup atau langsung mati saat itu juga? Menurut penulis tidak. Kita tahu wujud ruh Brook ketika meninggalkan tubuhnya sangat menyerupai wujud tengkoraknya dan bukan wujudnya ketika hidup dulu. Artinya, di dunia One Piece bentuk ruh (paling tidak yang belum benar-benar mati ke alam sana) akan sangat dipengaruhi dari wujud fisik pemilik ruh saat itu. Jadi jika badan Brook diremukkan sampai jadi debu, kemungkinan ruh Brook juga akan kehilangan wujudnya dan mati seketika itu juga. Bagaimana menurut kalian? Apakah kesimpulan bahwa Brook bisa mati jika tak ada lagi tubuh yang bisa digunakan untuk menampung jiwanya ini bisa menjawab rasa penasaran kalian? Coba berikan pendapatmu di kolom komentar, ya!