Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Apakah Itachi Habisi Anak-anak di Pembantaian Uchiha? Ini Jawabannya

3 min read
Apakah Itachi Habisi Anak-anak di Pembantaian Uchiha? Ini Jawabannya
Pembantaian Uchiha oleh Itachi di Naruto
  • Dalam Itachi Shinden: Book of Dark Night, pembantaian Uchiha dilakukan Itachi dan Obito; setelah Itachi membunuh Izumi, Obito menawarkan menangani banyak perempuan dan anak-anak.

  • Itachi tidak menolak tawaran tersebut, meski kesal dianggap perlu dikasihani. Keduanya kemudian bergerak dari arah berbeda untuk menghabisi anggota klan Uchiha.

  • Obito memilih memakai Kamui agar jeritan korban tidak terdengar. Novel tidak merinci metode pembunuhan, sedangkan artikel menyebut cara Itachi cepat dan sebisa mungkin tidak menyakitkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pembantaian Klan Uchiha merupakan salah satu tragedi terbesar dalam cerita Naruto. Selama bertahun-tahun, Itachi Uchiha dikenal sebagai sosok yang menghabisi hampir seluruh klannya dalam satu malam, dengan Sasuke sebagai satu-satunya anggota keluarga dekatnya yang sengaja ia biarkan hidup.

Namun, detail mengenai siapa yang membunuh perempuan dan anak-anak Uchiha ternyata tidak sesederhana yang terlihat.

Dalam Itachi Shinden: Book of Dark Night, pembantaian tersebut memang melibatkan Itachi dan Obito, tetapi ada pembagian tugas yang mereka miliki, apa itu?

  1. 1. Obito Menawarkan untuk Menghabisi Anak-Anak dan Wanita

    q25s8zmocdve1.jpeg
    Obito dan Itachi Uchia di Naruto

    Setelah Itachi memulai pembantaian dengan membunuh Izumi, Obito muncul dan menawarkan untuk menangani sebanyak mungkin wanita dan anak-anak Uchiha. Obito menjelaskan bahwa Itachi sudah menanggung cukup banyak perbuatan kejam pada malam tersebut dan tidak perlu mengambil beban tambahan.

    Respons Itachi bukan benar-benar menolak. Ia justru terlihat kesal dengan sikap Obito yang seolah-olah sedang mengasihaninya atau menganggapnya terlalu muda untuk menanggung semua dosa tersebut. Itachi membiarkan Obito melakukan apa yang dia tawarkan, meskipun ia tidak menyukai cara Obito memperlakukannya.

    Setelah percakapan itu, keduanya menjalankan pembantaian dari arah yang berbeda. Obito mengambil bagian yang ia tawarkan, sementara Itachi melanjutkan pembantaian terhadap anggota klannya dari sisi lain.

  2. 2. Kamui Bisa Mencegah Jeritan Para Korban

    j6zcyhpeb6jc1.jpeg
    Obito dan Itachi Uchia di Naruto

    Alasan Obito merasa cocok menangani wanita dan anak-anak berkaitan dengan kemampuan ruang-waktu miliknya, Kamui. Menurut Obito, teknik tersebut dapat membawa target ke dimensi Kamui sehingga suara jeritan mereka tidak akan terdengar.

    Hal ini penting karena perempuan dan anak-anak yang menjadi korban pembantaian kemungkinan akan berteriak ketika diserang. Dengan Kamui, Obito bisa menghilangkan mereka dari lokasi pembantaian tanpa membuat suara tersebut terdengar oleh orang lain.

  3. 3. Kemungkinan Korban Obito Mati dalam Kondisi Ketakutan

    Obito menggunakan Kamui. (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)
    Obito menggunakan Kamui. (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)

    Kalau melihat bagaimana Obito menawarkan diri untuk menangani perempuan dan anak-anak, ada kemungkinan korban mereka punya metode mati berbeda. Kamui memungkinkan Obito menghilangkan target dari lokasi secara tiba-tiba dan membawa mereka ke dimensi lain.

    Bagi korban yang tidak mengetahui kemampuan Obito, situasinya tentu sangat membingungkan dan menakutkan. Mereka bisa saja tiba-tiba diserang oleh seseorang bertopeng, kemudian menghilang bersama Obito ke tempat yang sama sekali tidak mereka kenal. Novel memang tidak menjelaskan secara rinci setiap detik proses pembunuhan tersebut, sehingga metode pastinya tidak diketahui.

    Yang jelas, alasan Obito menggunakan Kamui justru karena teknik tersebut dapat mencegah jeritan para korban terdengar oleh orang lain.

    Jadi meskipun kita tidak bisa memastikan apakah setiap korban dibunuh dengan cara tertentu, sangat mungkin mereka mengalami ketakutan, kepanikan, dan kebingungan sebelum akhirnya dibunuh, dan perlu diingat mereka anak-anak dan wanita.

    Ini berbeda dengan metode Itachi yang cepat dan sebisa mungkin tidak menyakitkan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More