Umamusume: Pretty Derby – Beginning of a New Era menyorot kebangkitan Jungle Pocket, sang Umamusume dengan potensi besar yang harus melewati bayang-bayang rivalnya.
Lalu, siapa saja Umamusume paling “dahsyat” di film ini?

Umamusume: Pretty Derby – Beginning of a New Era menyorot kebangkitan Jungle Pocket, sang Umamusume dengan potensi besar yang harus melewati bayang-bayang rivalnya.
Lalu, siapa saja Umamusume paling “dahsyat” di film ini?
Film ini berhasil merangkum esensi karier Tachyon di dunia nyata: singkat, dominan, dan meninggalkan tanda tanya besar. Dalam empat balapan, ia tampil nyaris tanpa cela, menang dengan aura bahwa ia berada di level berbeda.
Namun, justru karena itulah kisahnya terasa pahit.
Tachyon bukan sosok yang “dikalahkan”. Ia berhenti ketika sedang berada di puncak, memunculkan satu pertanyaan yang terus menghantui: Sejauh apa ia bisa melangkah jika ia bisa terus berlomba?
Tachyon, seperti di dunia nyata, adalah definisi dari what could have been. Potensi besar yang berhenti ketika ia terasa akan menjadi legenda yang luar biasa.
TM Opera O memang bukan pusat cerita, tapi kehadirannya terasa seperti “tembok terakhir” yang harus ditembus.
Menariknya, film ini tidak memberi banyak sorotan langsung padanya. Namun justru lewat sorotan yang singkat itu, auranya sebagai sosok dominan terasa semakin kuat.
Sejak di adegan Arima Kinen, TM Opera O diperlihatkan mampu mengalahkan pesaing seperti Meisho Doto bahkan meski sempat berada dalam situasi tidak bagus dan bahkan terkena batu.
Itu saja sudah memberi indikasi bahwa "The Overlord of the Century's End" benar-benar Umamusume yang akan berjuang hingga akhir. Dia bukan raja yang akan menang hanya jika situasi ideal untuk dirinya. Bahkan ketika ia berhadapan dengan situasi tak menguntungkan pun ia akan menemukan cara untuk unggul.
Ketika Jungle Pocket akhirnya berhadapan dengannya, TM Opera O berada di fase nyaris tak terkalahkan. Ia bukan sekadar lawan, tapi simbol supremasi.
Dan justru karena itulah, momen kekalahannya terasa begitu signifikan.
Jungle Pocket, Pokke, adalah jantung dari film ini, dan perjalanan menuju puncaknya tidak pernah mudah.
Di awal cerita, ia adalah Umamusume yang dominan... kecuali jika dia balapan melawan Agnes Tachyon, yang akan selalu finish di depannya. Kekalahan itu bukan hanya soal hasil balapan, tapi menjadi bayang-bayang yang terus menghantuinya.
Namun ada satu hal penting: selama kondisi fisik dan mentalnya berada di puncak, biasanya hanya Tachyon yang bisa menang darinya.
Setelah Tachyon menghilang dari lintasan, pertanyaan besar pun muncul, apakah Jungle Pocket benar-benar sudah menjadi yang terbaik? Imposter syndrome dari pertanyaan itu sempat lama menghantui Pokke.
Namun jawaban sejatinya datang di race terakhir.
Di sanalah ia menghadapi TM Opera O, sosok yang mewakili dominasi absolut di eranya, dan berhasil menumbangkannya.
Sebuah kemenangan yang mengukuhkan dirinya sebagai yang terkuat seperti yang ia katakan sejak awal...