Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Review Agents of the Four Seasons: Dance of Spring Episode 1-2!
Agents of the Four Seasons (dok. Crunchyroll)
  • Dua episode perdana Agents of the Four Seasons: Dance of Spring menampilkan kisah pencarian Hinagiku Kayo oleh Sakura Himedaka dengan nuansa emosional yang kuat sejak awal cerita.
  • Musik Kensuke Ushio dan desain suara Eriko Kimura memperkuat suasana, sementara pengisi suara seperti Yoshino Aoyama dan Yuka Nukui berhasil menonjolkan karakter utama secara mendalam.
  • Cerita berkembang perlahan mengenalkan tokoh serta konflik dunia para dewa musim, meski tempo narasi terasa canggung akibat pergeseran fokus antar karakter di episode kedua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Agents of the Four Seasons: Dance of Spring akhirnya menayangkan kedua episode perdananya di Crunchyroll! Seperti apa impresi kami? Cek di sini!

Sinopsis Agents of the Four Seasons: Dance of Spring (2026)

Agents of the Four Seasons adalah para dewa hidup yang menguasai kekuatan dewata untuk mengelola semua musim, yang pecah akibat sebuah insiden yang melibatkan sebuah organisasi teroris yang menculik Agent of Spring, Hinagiku Kayo. Sang Guard of Spring, Sakura Himedaka mengabdikan dirinya untuk terus mencari dewi yang seharusnya ia lindungi.

Agents of the Four Seasons Dance of Spring
2026
4/5
Directed by Ken Yamamoto
ProducerJoe Otani
WriterAyumu Hisao
Age Rating15+
GenreAnimasi, Drama, Sci-fi & Fantasy
Duration24 mins (Episode) Minutes
Release Date29-03-2026
Themeromance, slice of life, four seasons, shoujo, anime, based on light novel
Production HouseWIT STUDIO, Aniplex, KADOKAWA, Tokyo MX, jeki
Where to WatchCrunchyroll
CastYuka Nukui, Yoshino Aoyama, Sumire Uesaka, Ranko Baba, Hime Sawada

Trailer Agents of the Four Seasons: Dance of Spring (2026)

1. Menyentuh dari episode pertama!

Agents of the Four Seasons (dok. Crunchyroll)

Dari awal episode perdana, kita langsung dihadapkan pada Hinagiku, yang dalam perjalanan dilindungi oleh Himedaka dalam perjalanannya untuk mengantar kembali musim semi. Dari langkah awal tersebut sampai pertemuan mereka dengan seorang anak, Nazuna dan segala keluh kesahnya sampai musim cerah itu datang, episode perdana terasa seperti dipaket sebagai episode sendiri sementara kisahnya baru berjalan di episode kedua.

Impresi yang kuat ini dihadirkan oleh karya sumber yang kuat juga dari penulis Kana Akatsuki, yang juga menulis novel Violet Evergarden, dengan arahan adaptasi oleh sutradara Ken Yamamoto dan komposisi seri oleh Ayumu Hisao yang membawa serial tersebut mengambil waktunya untuk menawarkan adegan ke adegan yang menekankan sisi emosional Hinagiku dan Himedaka, maupun kepada Rosei yang mengantar musim dingin.

2. Musik yang bertemu dan harmonis!

Agents of the Four Seasons (dok. Crunchyroll)

Pengaruh musik gubahan Kensuke Ushio dan desain suara dari Eriko Kimura juga berperan besar dalam membangun mood sepanjang kedua episode ini, yang selalu targetnya menggetarkan hati di paruh akhir episode. Lagu pembuka dan penutup dari Orangestar feat. Kase juga menjadi pelengkap depan dan belakang anime tersebut yang manis menjaga dan mengingatkan kalau seri ini adalah seri yang emosional.

Dari segi pengisi suara, Yoshino Aoyama sebagai Sakura terasa banget menjadi lapisan terdepan jajaran tokoh anime tersebut di kedua episode awal ini, yang di depan panggung menjadi perhatian utama meskipun kisah ini utamanya tentang tokoh Yuka Nukui, Hinagiku maupun Shogo Sakata sebagai Rosei yang sama-sama menjiwai kedua tokoh sentral tersebut dengan baik.

3. Parade kisah tragis?

Agents of the Four Seasons (dok. Crunchyroll)

Kedua episode ini mengambil waktunya untuk menceritakan kepada kita sebagai penonton siapa saja tokoh-tokoh ini dan apa yang mereka keluhkan, sembari apa yang sebenarnya terjadi di dalam dunia tersebut dengan sangat perlahan terkuak barangkali seiring dua episode berikutnya. Hal ini membuat fokus mereka sebagai seri menjadi maksimal dalam bercerita, namun secara efek visual konsisten dalam memberikan kualitas yang rapi.

Namun, dari segi komposisi naskah dan akting suara, serial ini menggunakan pendekatan yang terasa terlalu blak-blakan untuk memaksa penontonnya ikut berempati dengan kesedihan dua dari agen empat musim ini. Dengan naskah yang terlalu mengandalkan tokoh sentralnya, tempo awal serial ini menjadi pecah dan canggung begitu episode kedua tahu-tahu pindah fokus ke tokoh sentral yang satunya lagi.

Apa pendapatmu terhadap Agents of the Four Seasons episode pertama dan kedua? Sampaikan di kolom komentar!

Editorial Team