Anak Kurourushi (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen)
Selain jumlah dan keganasan kawanan kecoaknya, teknik Kurourushi terasa sangat merepotkan karena memiliki kemampuan khusus yang membuatnya sulit untuk benar-benar mati.
Jika ia mengonsumsi banyak daging hasil buruan para kecoaknya, proses partenogenesis akan berlangsung jauh lebih cepat dari biasanya.
Kemampuan ini bukan hanya menghasilkan lebih banyak kecoak sebagai tambahan kekuatan tempur, tetapi juga memungkinkan Kurourushi “melahirkan” satu keturunan yang dipilih sebagai pewaris seluruh energi kutukannya. Dengan kata lain, keturunan tersebut akan menjadi Kurourushi baru apabila induknya tewas dalam pertarungan sebelumnya.
Keturunan inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor utama runtuhnya domain milik Yuta, Ishigori, dan Takako.
Meski terlihat seperti proses kebangkitan, Kurourushi yang baru sebenarnya dapat dianggap sebagai individu berbeda dari induknya, karena sistem Culling Game tetap menganggap Kurourushi sebelumnya telah mati di tangan Yuta. Meski begitu, makhluk ini tetap harus dibasmi sebelum proses partenogenesisnya selesai jika tidak ingin menghadapi ancaman yang sama untuk kedua kalinya.
Itulah penjelasan teknik kutukan Kurourushi yang bisa mengontrol kecoak dalam jumlah besar.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku