Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Penjahat Kuat yang Masih Hidup di Bleach: Thousand-Year Blood War
Sosuke Aizen di anime Bleach (dok. Pierrot/Bleach)
  • Sōsuke Aizen tetap hidup berkat regenerasi Hōgyoku dan membantu Soul Reaper melawan Yhwach.

  • Grimmjow, Liltotto, NaNaNa, Bambietta, dan Giselle bertahan dalam berbagai kondisi setelah perang; beberapa membantu melawan Yhwach, menjadi tawanan, zombie, atau subjek eksperimen.

  • Szayelaporro Granz memang telah tewas, tetapi jiwanya berada di Hell sebagai Jailer of Hell dengan kekuatan baru sehingga dianggap masih eksis dalam kisah tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bleach: Thousand-Year Blood War menjadi salah satu arc paling brutal karena mempertemukan para Soul Reaper dengan pasukan Quincy. Bahkan, pertempuran besar tersebut membuat banyak karakter kuat kehilangan nyawanya.

Namun, ternyata ada penjahat kuat yang masih hidup di Bleach: Thousand-Year Blood War. Mulai dari Sōsuke Aizen sampai Grimmjow Jaegerjaquez, berikut deretan penjahat yang masih hidup di Bleach: Thousand-Year Blood War.

1. Sosuke Aizen

Siapa yang gak kenal Sōsuke Aizen? Mantan Kapten Divisi 5 ini merupakan salah satu villain paling berbahaya di Bleach. Setelah dikalahkan Ichigo dalam pertarungan di Fake Karakura Town pada arc Arrancar, Aizen sebenarnya gak benar-benar mati. Ia menyatu dengan Hōgyoku dan memperoleh kemampuan regenerasi.

Oleh karena itu, Aizen menjadi salah satu penjahat di Bleach yang sulit dibunuh. Bahkan, Yhwach memasukkannya ke dalam daftar Five Special War Potentials karena memiliki reiatsu yang luar biasa besar.

Meskipun dikenal sebagai villain, Aizen justru ikut membantu para Soul Reaper menghadapi Yhwach di Thousand-Year Blood War. Ia bahkan memainkan peran penting dalam pertempuran terakhir melawan sang Raja Quincy.

2. Tier Harribel

Toshiro Hitsugaya vs. Tier Harribel (dok. Pierrot/Bleach)

Berikutnya ada Tier Harribel, mantan Tercera Espada yang menjadi salah satu Arrancar terkuat. Harribel memiliki kemampuan bertarung yang memanfaatkan Zanpakutō bernama Tiburón.

Di Bleach: Thousand-Year Blood War, Harribel menjadi salah satu Espada yang berhasil selamat dari konflik besar melawan Soul Society. Setelah kekalahan Aizen, ia bahkan mengambil posisi sebagai penguasa Hueco Mundo.

Kehidupannya kembali berubah ketika Wandenreich menyerang Hueco Mundo. Yhwach berhasil mengalahkan dan menjadikan Harribel sebagai tawanan.

Namun, Harribel gak langsung dibunuh oleh Yhwach. Jadi, ketika Yhwach dikalahkan, Harribel dibebaskan dan kembali ke Hueco Mundo.

3. Grimmjow Jaegerjaquez

Kalau membahas villain Bleach, tentu Grimmjow Jaegerjaquez wajib masuk. Mantan Sexta Espada ini dikenal sebagai sosok brutal yang sangat menikmati pertarungan.

Bahkan setelah sempat dianggap tewas, Grimmjow ternyata masih bertahan dan kembali muncul dalam konflik Thousand-Year Blood War. Di Thousand-Year Blood War, Grimmjow bahkan ikut membantu Ichigo dan teman-temannya menuju Royal Palace untuk menghadapi Yhwach.

Sebelumnya, Grimmjow juga terlibat dalam pertarungan melawan Quilge Opie di Hueco Mundo. Ia kemudian kembali menunjukkan kekuatannya saat menghadapi Askin Nakk Le Vaar di Thousand-Year Blood War, salah satu anggota Schutzstaffel milik Yhwach.

4. Liltotto Lamperd

Liltotto mengeluarkan Heilig Bogen ( Dok. Pierrot / Bleach: Thousand-Year Blood War )

Liltotto Lamperd merupakan salah satu anggota Sternritter yang berhasil bertahan setelah perang melawan Yhwach. Ia memiliki Schrift G: The Glutton yang membuatnya mampu memperpanjang rahangnya dan memakan berbagai benda, termasuk tubuh lawan.

Meski tubuhnya kecil dan penampilannya terlihat gak terlalu mengintimidasi, Liltotto sebenarnya merupakan salah satu Sternritter yang cukup berbahaya. Dalam perang melawan Yhwach, Liltotto termasuk Quincy yang melawan mantan rajanya setelah mengetahui dirinya dan Sternritter lainnya akan dikorbankan melalui Auswählen.

Ia bahkan bergabung dengan para Shinigami untuk membantu mencapai tempat Yhwach. Menariknya, Liltotto ternyata berhasil selamat dari perang tersebut. Jadi, jangan tertipu dengan tubuh mungilnya, ya!

5. NaNaNa Najahkoop

Selanjutnya, ada NaNaNa Najahkoop, Sternritter dengan kemampuan Schrift U — The Underbelly. Kemampuannya memungkinkan NaNaNa menganalisis distribusi reiatsu lawan dan menemukan titik lemah pada tubuh mereka.

Meski gak mendapatkan banyak screen time dibandingkan Sternritter lainnya, NaNaNa ternyata memiliki kemampuan yang cukup menyulitkan. Ia pernah berhasil menggunakan The Underbelly untuk melumpuhkan Sōsuke Aizen.

Di Thousand-Year Blood War, NaNaNa tetap loyal kepada Yhwach hingga akhir. Setelah terkena Auswählen, ia bahkan masih berada di pihak Yhwach sebelum ia ditembak Bazz-B menggunakan teknik Burner Finger. Namun, ternyata ia berhasil bertahan hidup dan tubuhnya dijadikan salah satu subjek eksperimen Mayuri Kurotsuchi.

6. Bambietta Basterbine

Bambietta Basterbine (dok. Pierrot/Bleach: Thousand Year Blood War)

Berikutnya ada Bambietta Basterbine. Karakter villain ini memiliki nasib yang cukup unik dibandingkan Sternritter lainnya. Ia merupakan Sternritter dengan Schrift E — The Explode yang dapat mengubah reiatsu menjadi bom. Serangan Bambietta bisa meledakan objek maupun tubuh lawan menjadi sumber ledakan.

Bambietta sempat menunjukkan kekuatan luar biasa ketika menghadapi Sajin Komamura. Pada invasi pertama, ia bahkan berhasil mencuri Bankai milik Kapten Divisi 7 tersebut.

Namun, dalam invasi berikutnya, Komamura berhasil mendapatkan kembali Bankai-nya dan menghadapi Bambietta sekali lagi. Setelah menggunakan Quincy: Vollständig, ia tetap gak mampu mengimbangi Komamura yang menggunakan Teknik Humanisasi dan bentuk baru Bankai-nya.

Ketika ia meminta bantuan kepada teman-temannya, Giselle Gewelle datang dan menggunakan kemampuannya untuk membunuh Bambietta, lalu mengubahnya menjadi zombie. Sejak saat itu, Bambietta digunakan sebagai salah satu pasukan zombie milik Giselle.

7. Giselle Gewelle

Berbeda dari Bambietta, Giselle Gewelle berhasil bertahan hidup setelah perang melawan Yhwach. Ia merupakan Sternritter dengan Schrift Z — The Zombie, kemampuan yang memungkinkan darahnya mengubah orang menjadi zombie dan kemudian mengendalikannya.

Sebagai seorang Sternritter, kekuatan spiritual Giselle juga tergolong tinggi dan berada di level yang sama dengan Kapten Gotei 13. Di Thousand-Year Blood War, Giselle sempat ikut melawan Yhwach.

Namun, ia mengalami luka parah dan harus menghadapi kekalahan dari Yhwach. Meski begitu, Yhwach gak membunuhnya dan akhirnya menjadi salah satu Quincy tingkat tinggi yang berhasil selamat dari perang.

8. Szayelaporro Granz

Szayelaporro Granz (dok. Studio Pierrot/Bleach)

Terakhir ada Szayelaporro Granz, mantan Octava Espada yang terkenal sebagai ilmuwan. Namun, sebenarnya Szayelaporro sudah tewas setelah dikalahkan Mayuri Kurotsuchi.

Akan tetapi, jiwa Szayelaporro terjebak di Hell dan ia muncul sebagai salah satu Jailer of Hell. Menariknya, keberadaannya di Hell membuat Szayelaporro mendapatkan peningkatan kekuatan.

Ia bahkan memiliki kemampuan baru dan mampu menghadapi karakter yang jauh lebih kuat darinya. Karena itu, Szayelaporro sering dianggap sebagai karakter yang selamat di Bleach: Thousand-Year Blood War.

Itulah penjahat kuat yang masih hidup di Bleach: Thousand-Year Blood War, mulai dari Sōsuke Aizen, Tier Harribel, hingga Szayelaporro Granz. Dari deretan penjahat di atas, manakah yang menurut kamu paling kuat dan berbahaya?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Curated For You

Editorial Team

Related Article