Muramasa memotong Ahura Madza jadi dua (Dok. Comic Zenon/Record of Ragnarok: God's Apocalypse)
Namun asal-usul dan kekuatan besar tak menjamin Ahura Madza mendapat apa yang ia inginkan.
Alih-alih menikmati pembantaian di turnamen, ia justru dipotong dalam sekejap oleh Muramasa, entitas dewa muda yang lahir dari katana dan tumbuh dari hasrat akan pembantaian. Dengan satu tebasan, Muramasa membelah tubuh dewa tertinggi itu menjadi dua, yang kemudian meledak seketika.
Para dewa yang menyaksikan tak mampu mempercayai apa yang terjadi. Ares bahkan sempat mengira itu hanya ilusi, sampai Hermes menegaskan bahwa duel benar-benar telah usai.
Pada akhirnya, Muramasa resmi dinyatakan menang hanya dalam 1,8 detik, rekor kemenangan tercepat dalam sejarah turnamen tersebut.
Itulah pembahasan akhir duel Muramasa vs Ahura Madza yang... sangat singkat.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku