Dabura mulai serius dalam pertarungan (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)
Pada momen titik nadir itulah, Dabura akhirnya memahami makna kata-kata yang dahulu kerap diucapkan Dura, mendiang sahabatnya. Ia menyadari bahwa arti seorang prajurit bukanlah sekadar soal kekuatan, melainkan tentang keberanian untuk berdiri teguh demi sesuatu yang benar-benar ia perjuangkan. Kesadaran itu membuat ia kali ini akan bertarung dengan kesungguhan penuh.
Dabura pun mulai membuka kartu terlarangnya. Sebuah kemampuan terkutuk yang memaksanya menghancurkan batas ketahanan tubuhnya sendiri, teknik terlarang yang bahkan namanya tak sanggup diucapkan oleh lidah penduduk bumi. Pada momen itulah, Dabura berucap dalam hati kepada mendiang kawannya bahwa kini, ia akan menjadi seorang prajurit seperti Dura.
Dalam narasi terungkap bahwa kemampuan ini akan membawa Dabura memasuki ranah tertinggi, wilayah kekuatan yang tak lagi dapat dipahami oleh logika umat manusia. Demi mengalahkan Mahoraga, Dabura bersiap menari dengan kecepatan yang mendekati cahaya.
Itulah pembahasan Jujutsu Kaisen Modulo bab 18.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku