Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
CODA Ciduk Operator Bato.to
CODA Ciduk Operator Bato.to (Berbagai Sumber)

Intinya sih...

  • Operator situs Bato.to diperiksa keamanan China di Guangxi oleh laporan CODA.

  • Biro Keamanan Umum China memeriksa kediaman operator situs bato di Guangxi, dengan kerugian ekonomi mencapai 770 miliar Yen.

  • Direktur Representatif CODA menyambut penutupan situs pembajakan manga terbesar di dunia sebagai tindakan anti-pembajakan yang signifikan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Operator situs Bato.to diperiksa keamanan China di Guangxi oleh laporan CODA! Seperti apa tindak lanjut dari CODA? Cari tahu di sini!

1. Ditahan di Guangxi

bato. (dok. Bato)

Organisasi industri Jepang Content Overseas Distribution Association melaporkan bahwa mereka bekerja sama dengan ahli cybersecurity untuk mengidentifikasi operator situs bato, hingga pada tanggal 19 November 2025 Biro Keamanan Umum China memeriksa kediaman seorang pria tinggal di daerah otonomi Guangxi Zhuang dalam dugaan pelanggaran hak cipta.

Pria tersebut telah diamankan, ditanyai dan telah dilepas dengan denda. Ia mengakui mengoperasikan bato.to termasuk semua 60 situs terkait bato dan akan didakwa secara formal seiring waktu. CODA juga telah mengkonfirmasi bahwa para individu yang terlibat mengoperasikan situs tersebut, termasuk memposting dan menerjemahkan konten melalui media sosial berlokasi di berbagai negara di seluruh dunia. CODA mengungkapkan akan meneruskan penyelidikannya melalui kerja sama internasional.

2. Berkolaborasi dengan China Literature

China Literature Limited (dok. Tencent Holdings)

Berdasarkan organisasi yang disingkat CODA tersebut, kasus ini dimulai dari keluhan atas bato.to di Five-Publisher Manga Piracy Countermeasures Meeting pada bulan Juli 2024. .Laporan terbaru inipun menyusul permintaan dari penerbit KADOKAWA CORPORATION, KODANSHA LTD., SHUEISHA Inc., SHOGAKUKAN Inc., dan SQUARE ENIX CO., LTD dan disampaikan melalui laporan kantor CODA Beijing tanggal 25 September 2025. Sebagai bagian kolaborasi CODA secara internasional untuk memperkuat tindak anti-pembajakan, badan tersebut bekerja sama dengan China Literature Limited, anak perusahaan Tencent Holdings.

CODA juga mengkonfirmasi lebih dari 1000 judul manga KADOKAWA, KODANSHA, SHUEISHA, SHOGAKUKAN and SQUARE ENIX tersedia di bato.to. Di bulan Mei 2025 sendiri, 60 situs terkait bato.to tersebut merekam 350 juta site visit secara kumulatif. Total traffic sepanjang Oktober 2022 sampai Oktober 2025 mencapai kurnag lebih 7.2 miliar visit, dan dengan estimasi akses senilai 107 Yen per view manga, kerugian ekonomi yang diderita tercatat kurang lebih 770 miliar Yen.

3. Kata CODA

Takero Goto, Direktur Representatif CODA (dok. CODA)

Menanggapi penutupan situs tersebut, Direktur Representatif CODA Takero Goto berkomentar, "Penutupan situs pembajakan manga terbesar di dunia melalui penegakan hukum tersebut sangat signifikan untuk tindakan anti pembajakan lintas daerah. Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sejujurnya kepada pihak berwajib di China, Kementerian Ekonomi Dagang dan Industri Jepang, dan semua yang terlibat yang mengabdikan upaya mereka untuk kasus ini." Goto juga menekankan komitmen CODA untuk memperkuat kerja sama dengan semua pihak relevan untuk sepenuhnya mengungkap fakta-fakta kasus ini.

Aktivitas inipun juga merupakan bagian dari sebuah proyek yang dikomisi oleh Kementerian Ekonomi Dagang dan Industri Jepang. Sebagai tambahan, CODA menerima laporan dari NTT Solmare Corporation bahwa penjualan harian dari toko e-book MangaPlaza yang mereka kelola untuk pasar Amerika Serikat meningkat sekitar dua kali lipat segera menyusul kabar penutupan Bato.to

Apa pendapatmu terhadap operasi bato.to dan tindak anti-pembajakan oleh CODA? Bagikan di kolom komentar!

Editorial Team