Salkov bingung apakah Tserriednich beneran mati. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)
Meski begitu, bukan berarti pertarungan ini otomatis dimenangkan Tserriednich. Justru ada beberapa hal yang bisa menjadi keuntungan Kurapika.
Pertama, tidak semua orang di sekitar Tserriednich benar-benar loyal kepadanya.
Berbeda dengan Benjamin yang memiliki pengawal yang bersedia mati untuknya, beberapa pengawal Tserriednich justru takut kepada sang pangeran. Theta dan Salkov adalah contoh menarik.
Kalau mereka menyadari betapa berbahayanya kemampuan Tserriednich, bukan tidak mungkin informasi dari dalam kubunya justru menjadi senjata Kurapika.
Kedua, situasinya bisa berubah drastis jika Tserriednich benar-benar dianggap sudah mati setelah ditembak Benjamin.
Kalau seluruh pihak menganggap Tserriednich telah tewas, Kurapika mungkin tidak perlu menghadapi pangeran itu sebagai bagian dari Succession Contest secara normal.
Dan ada satu keuntungan lain yang sering dilupakan: Kurapika tidak harus melawannya sendirian.
Black Whale dipenuhi pengguna Nen kuat, prajurit, bodyguard, dan pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda.
Jika Tserriednich semakin menunjukkan betapa berbahayanya dirinya, sangat mungkin pihak lain akhirnya ikut bergerak melawannya.
Dan ini justru bisa menjadi salah satu ironi paling menarik dalam cerita.
Tserriednich begitu yakin dengan bakat, kecerdasan, dan kemampuan Nen-nya.
Namun pada akhirnya, bukan Kurapika yang harus mengalahkannya.
Bisa saja reputasi Tserriednich yang mengerikan, tindakannya sendiri, dan semakin banyaknya orang yang takut kepadanya justru membuat seluruh pihak di Black Whale menyimpulkan satu hal: Pangeran ini harus dihentikan.
Dan kalau Togashi memilih jalan itu, mungkin kekalahan Tserriednich justru terasa lebih ironis daripada sekadar kalah duel melawan Kurapika.