Reggie meminta Kogane mentransfer semua poinnya ke Megumi (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)
Mendengar pertanyaan itu, Reggie Star hanya menyebutnya sebagai cara bodoh untuk menemukan jawabannya sendiri.
Ia mengaku memiliki firasat bahwa sesuatu yang besar dan menarik akan terjadi dalam Culling Game, dan pusat dari semua itu kemungkinan besar adalah Megumi Fushiguro. Karena itulah, di sisa hidupnya, Reggie memilih melakukan satu “kebaikan kecil” dengan menyerahkan seluruh poinnya.
Namun, yang paling mencolok justru peringatan terakhirnya: Megumi akan terus dipermainkan oleh takdir dan berakhir mati sebagai orang bodoh. Ucapan ini terasa seperti kutukan.
Menariknya, nuansa ini mengingatkan pada momen ketika Masamichi Yaga “mengutuk” Yoshinobu Gakuganji dengan membocorkan rahasia teknik mayat kutukan yang melahirkan Panda. Sama-sama bukan kutukan literal, tetapi kata-kata terakhir yang seolah membawa konsekuensi panjang.
Dan dalam kasus Megumi, ucapan Reggie terasa makin relevan seiring berjalannya cerita. Ia benar-benar seperti dipermainkan oleh keadaan, mulai dari fakta bahwa Tsumiki Fushiguro ternyata adalah penyihir inkarnasi Yorozu hingga usahanya yang berujung sia-sia sampai tubuh Megumi bahkan direbut oleh Ryomen Sukuna dan digunakan sebagai wadah baru dalam pertarungan brutal melawan Satoru Gojo dan para penyihir lainnya.
Pada akhirnya, kata-kata Reggie terasa bukan sekadar firasat melainkan prediksi akan masa depan tragis atas nasib Megumi yang terus terseret arus takdir tanpa benar-benar bisa mengendalikan arah hidupnya sendiri.
Itulah penjelasan kenapa Reggie memberi semua poinnya ke Megumi.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku