Sandman dikejar sukunya (Dok. Netflix/Steel Ball Run)
Sandman berasal dari suku Indian yang saat itu mulai terdesak oleh ekspansi bangsa kulit putih.
Ia bisa dibilang sosok yang berpikiran progresif. Berbeda dari kebanyakan anggota sukunya, Sandman justru tertarik pada hal-hal seperti buku dan uang yang identik dengan budaya orang kulit putih dan umumnya dipandang negatif oleh kaumnya.
Namun, ketertarikan tersebut bukan berarti ia mengagungkan atau berpihak pada mereka. Sebaliknya, Sandman sadar bahwa bangsa kulit putih adalah ancaman bagi tanah dan masa depan sukunya.
Karena itulah, ia memilih untuk mempelajari bahasa, kebiasaan, serta cara berpikir mereka. Tujuannya bukan untuk meniru, melainkan untuk memahami musuhnya secara lebih mendalam.
Bagi Sandman, pengetahuan adalah senjata. Dengan memahami lawannya, ia berharap bisa menemukan cara terbaik untuk melindungi sukunya dari ancaman yang terus mendekat.