Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
7 Fakta Coco Witch Hat Atelier, Diincar Penyihir Betopeng
potret Coco (x.com/tongari_anime)
  • Coco tanpa sengaja mengubah ibunya menjadi batu setelah menggambar mantra terlarang, lalu memutuskan belajar sihir di bawah bimbingan Qifrey.

  • Berawal dari kemampuan menggambar garis lurus, Coco berkembang jadi penyihir unik yang dijuluki Child of Hope oleh Penyihir Bertopeng.

  • Coco menjadi penghubung antara Qifrey dan kelompok Penyihir Bertopeng, menjadikannya sosok penting dalam konflik dua pihak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Coco menjadi salah satu karakter paling populer dalam Witch Hat Atelier. Pasalnya, karakter utama Witch Hat Atelier ini memiliki ambisi yang bikin penonton ikut kagum. Meski awalnya hanyalah anak penjahit biasa tanpa latar belakang sihir, tetapi Coco berhasil tumbuh menjadi penyihir muda berbakat.

Menariknya, ada banyak fakta Coco Witch Hat Atelier yang tersembunyi di anime maupun manga-nya. Biar makin kenal dengan MC anime sihir ini, yuk, cek fakta Coco Witch Hat Atelier di bawah ini!

1. Tidak sengaja mengubah ibunya menjadi batu

potret Coco kecil yang mendapat buku dari Iguin (X.com/tongari_anime)

Fakta Coco Witch Hat Atelier yang paling penting adalah ia secara tidak sengaja mengubah ibunya menjadi batu kristal. Kejadian ini terjadi karena Coco menggambar mantra terlarang dari buku sihir misterius yang diberikan Iguin.

Saat itu, Coco baru mengetahui bahwa sihir sebenarnya digambar oleh penyihir setelah melihat Qifrey. Akhirnya, ia mencoba menggambar sendiri mantra yang ada di buku bergambar.

Namun, peristiwa itu justru berakhir menyedihkan bagi Coco dan ibunya. Demi menemukan cara mengembalikan sang ibu ke wujud semula, Coco akhirnya memutuskan untuk mempelajari sihir dan menjadi murid Qifrey.

2. Ahli menggambar garis lurus

potret Qifrey dan Coco di Witch Hat Atelier (x.com/tongari_anime)

Meski tergolong penyihir pemula, Coco memiliki bakat yang cukup unik. Sebelumnya, ia dikenal sangat mahir menggambar garis lurus. Kemampuan ini, Coco miliki karena pengalamannya membantu sang ibu bekerja sebagai penjahit.

Bahkan, kemampuan ini sempat dipuji oleh Qifrey saat berkunjung ke toko ibu Coco. Gak heran kalau Straight Lines dikenal sebagai spesialisasi Coco di animasi ini.

3. Disebut Child of Hope oleh Penyihir Bertopeng

potret Iguin dan Coco (X.com/tongari_anime)

Kelompok Penyihir Bertopeng memiliki julukan khusus untuk Coco, yaitu Child of Hope. Julukan ini menunjukkan bahwa mereka melihat Coco sebagai sosok penting yang dapat membawa perubahan besar bagi dunia sihir.

Bukan tanpa alasan, julukan ini muncul karena para Penyihir Bertopeng meyakini bahwa sihir seharusnya bisa dilakukan semua orang. Fakta ini semakin diperkuat karena Coco mampu berkembang menjadi penyihir berbakat meski tidak pernah mendapatkan pendidikan sihir sejak kecil.

4. Seiyuu diisi Motomura Rena

potret Coco (x.com/tongari_anime)

Dalam adaptasi anime Witch Hat Atelier, karakter Coco disuarakan oleh Motomura Rena. Buat yang belum tau, Rena sempat menjadi seiyuu untuk berbagai karakter populer, seperti Fred Thompson di Re: Zero - Starting Life in Another World, Aoi dari Playing Death Games to Put Food on the Table, sampai Maebashi Kitahara dari Maebashi Witches.

Meski tergolong pendatang baru, ia berhasil menggambarkan sifat Coco yang ceria, penasaran, dan penuh semangat belajar di Atelier. Gimana menurutmu?

5. Satu-satunya murid dari orang biasa

potret Coco (x.com/tongari_anime)

Berbeda dari kebanyakan penyihir lainnya, Coco berasal dari kalangan orang biasa atau outsider. Ia bukan keturunan penyihir dan tidak pernah mendapat pendidikan sihir sejak kecil.

Karena itulah, Coco menjadi sosok yang sangat unik. Alih-alih menghapus ingatannya, Qifrey memutuskan untuk menjadikannya murid seperti yang biasanya dilakukan kepada orang luar yang mengetahui rahasia sihir.

6. Tujuannya untuk menyelamatkan sang ibu

potret Coco dan sang ibu (x.com/tongari_anime)

Tidak seperti karakter lain yang ingin menjadi penyihir hebat, tujuan utama Coco adalah menemukan cara untuk mengembalikan ibunya. Motivasi inilah yang membuat Coco terus belajar dan berkembang.

Meski demikian, perjalanan Coco bukan semata-mata didorong oleh rasa bersalah. Sedari kecil, Coco memang dikenal sangat menggemari dunia sihir.

Buat yang masih ingat episode pertama, ketertarikan tersebut muncul ketika Coco dan sang Ibu ke pasar malam. Ia melihat sebuah sihir sederhana yang membuat jalan batu bercahaya. Dari situlah kekagumannya terhadap sihir makin kuat.

7. Penjembatan Qifrey dan Penyihir Bertopeng

potret Iguin (X.com/tongari_anime)

Tanpa disadari, Coco menjadi penghubung antara Qifrey dan kelompok Penyihir Bertopeng. Tujuan awal Qifrey menerima Coco sebagai murid, karena Coco berhubungan dengan Penyihir Bertopeng.

Di sisi lain, Iguin dan kelompoknya terus menunjukkan ketertarikan khusus terhadap Coco. Karena berada di tengah konflik tersebut, Coco pun menjadi sosok penting di dunia sihir.

Banyak pihak yang melihatnya sebagai kunci perubahan. Gak heran kalau Qifrey maupun para Penyihir Bertopeng berusaha membuat Coco berada di pihak mereka.

Itulah deretan fakta Coco Witch Hat Atelier yang membuatnya jadi karakter paling menarik di anime ini. Gak herna kalau banyak penonton yang menantikan perjalanan Coco menjadi seorang penyihir di masa depan.

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

FAQ seputar fakta Coco Witch Hat Atelier

Siapa Coco di Witch Hat Atelier?

Coco adalah protagonis utama Witch Hat Atelier yang awalnya merupakan anak penjahit biasa.

Mengapa ibu Coco berubah menjadi batu?

Karena Coco tanpa sengaja menggambar mantra terlarang dari buku sihir yang diberikan Iguin.

Siapa pengisi suara Coco di anime Witch Hat Atelier?

Karakter Coco disuarakan oleh Motomura Rena.

Editorial Team

Related Article