Nama Askin Nakk Le Vaar sering dibicarakan karena sifatnya yang berbeda dengan para member Schutzstaffel lain. Ia cenderung pengecut dan kerap memakai taktik licik untuk mengalahkan musuh.
Apa saja fakta menarik Askin? Berikut daftarnya!

Nama Askin Nakk Le Vaar sering dibicarakan karena sifatnya yang berbeda dengan para member Schutzstaffel lain. Ia cenderung pengecut dan kerap memakai taktik licik untuk mengalahkan musuh.
Apa saja fakta menarik Askin? Berikut daftarnya!
Pada awalnya, Askin cuma seorang Quincy berpangkat Sternritter. Oleh karena itu, ia sempat diterjunkan dalam invasi ke Soul Society.
Namun saat Yhwach akan naik ke istana Soul King, Askin secara tak terduga ikut diajak bersamanya.
Dari situlah, Askin diketahui dipromosikan menjadi anggota Schutzstaffel baru. Dengan demikian, ia tentu selamat dari Auswahlen yang sempat dilancarkan Yhwach ke para Quincy yang masih di Soul Society.
Nama Askin sering jadi bahan bercandaan karena gaya rambutnya.
Yah, bentuk model rambut Askin memang mirip dengan Aizen yang kala itu menjadi pemimpin para Arrancar.
Yang membedakan cuma warnanya saja, di mana Aizen lebih ke kecokelatan sedangkan Askin berwarna hitam.
Askin punya kebiasaan atau gaya tertentu yang selalu ia pakai saat membunuh.
Ia diketahui lebih suka meningkatkan dosis zat tertentu pada musuhnya sampai targetnya mati sendiri akibat keracunan. Hal itu dianggap lebih bergaya ketimbang mencekik sampai mati.
Cara mencekik sendiri dianggap Askin dianggap lebih cocok digunakan para perempuan seperti yang terungkap dalam dialognya dengan Yoruichi.
Masih berhubungan dengan kebiasannnya membunuh, Askin punya Schrift yang sangat cocok, yaitu The Deathdealing.
Konsep The Deathdealing sendiri mengacu pada kontrol angka dosis mematikan suatu zat pada target setelah konsumsi zat yang dituju. Askin tinggal menaikkan atau menurunkan daya toleransi zat tersebut sehingga korban tumbang akibat overdosis zat itu.
Contohnya, ia bisa membuat musuh mati akibat kekurangan darah atau keracunan darah jika jumlahnya terlalu banyak atau sedikit.
Selain membunuh secara instan, The Deathdealing sendiri berguna untuk meningkatkan kemampuan adaptasi Askin. Ia bisa tahan pada serangan berbasis Reiatsu jika menerima serangan Reiatsu dalam jumlah besar.
Berbeda dengan anggota Schutzstaffel lain, Askin bisa dibilang cenderung pengecut.
Jika bertemu orang yang kekuatan dan sifatnya dianggap merepotkan, Askin lebih memilih kabur.
Ia juga terkadang juga memilih cuek jika bertemu musuh yang punya counter alami pada kemampuannya seperti Mayuri.
Namun tak selamanya Askin bertindak pengecut. Ia terkadang berpura-pura saja agar musuh masuk dalam jebakannya.
Sebagai Quincy, Askin punya Quincy: Vollstandig miliknya. Namanya sendiri adalah Hasshein.
Dalam wujud tersebut, Askin bisa terbang dan bertarung dengan senjata berbentuk tombak.
Kemampuan The Deathdealing juga ditingkatkan di mana ia bisa beradaptasi dengan perubahan fluktuatif random suatu zat yang terjadi terus-menerus.
Jadi, kemampuan khusus seperti mode spesial Shunko Yoruichi yang bisa merubah pola Reiatsu-nya juga tak berpengaruh.
Dalam pertarungan terakhir, Askin melawan Urahara. Selama duel berlangsung, keduanya bisa saling mendesak satu sama lain. Askin dengan Quincy: Vollstandig berhasil membuat Urahara terluka. Namun Urahara bisa melawan balik dengan Bankai-nya.
Askin sendiri tumbang setelah dadanya ditembus oleh Grimmjow yang ternyata menusuknya melalui jalur jahitan Bankai Urahara. Sayangnya, Askin berhasil membuat Urahara dan Grimmjow terperangkap dalam ledakan Gift Ball Deluxe begitu Quincy itu mati.
Untungnya, Urahara dan Grimmjow sendiri selamat di akhir cerita.
Karakter Askin sendiri disuarakan oleh Shunsuke Takeuchi.
Ia sendiri diketahui pernah mengisi suara karakter lain seperti Aoi Kaguragi dari Kaiju No. 8, Herman Greenhill dari Kuroshitsuji: Kishuku Gakkou-hen, Makoto Suzuki dari Tokyo Revengers, dan Howard Phillips Lovecraft dari Bungou Stray Dogs.
Itulah daftar fakta menarik Askin Nakk Le Vaar.
Bagaimana pendapat kalian?
Diterbitkan pertama 22 Januari 2925, diterbitkan kembali 28 Juli 2026.
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku
Bagaimana Askin bisa menjadi anggota Schutzstaffel padahal awalnya hanya Sternritter biasa? | Askin adalah Sternritter pertama yang dipromosikan menjadi Schutzstaffel. Promosi ini terjadi ketika Yhwach akan naik ke istana Soul King, dan Askin secara tak terduga ikut diajak bersamanya. Karena menjadi bagian dari Schutzstaffel, Askin berhasil selamat dari Auswahlen yang dilancarkan Yhwach ke para Quincy yang masih di Soul Society. |
Mengapa Askin lebih suka membunuh dengan meningkatkan dosis zat daripada cara lain? | Askin memiliki gaya tertentu dalam membunuh yang dianggapnya lebih bergaya dan mewah. Dia lebih suka meningkatkan dosis zat tertentu pada musuhnya sampai target mati sendiri akibat keracunan. Metode ini dianggapnya lebih elegan dibandingkan cara lain seperti mencekik, yang menurutnya lebih cocok digunakan para perempuan. |
Apa keunggulan Quincy: Vollstandig Askin yang bernama Hasshein? | Dalam bentuk Quincy: Vollstandig Hasshein, Askin bisa terbang dan bertarung dengan senjata berbentuk tombak. Kemampuan The Deathdealing juga ditingkatkan secara signifikan, memungkinkan Askin beradaptasi dengan perubahan fluktuatif random suatu zat yang terjadi terus-menerus. Ini berarti kemampuan khusus seperti mode spesial Shunko Yoruichi yang bisa mengubah pola Reiatsu-nya berulang kali juga tidak berpengaruh lagi. |
Bagaimana akhir pertarungan Askin melawan Urahara? | Pertarungan antara Askin dengan Quincy: Vollstandig dan Urahara dengan Bankai berlangsung sengit dengan keduanya saling mendesak. Askin berhasil melukai Urahara, namun Urahara berhasil melawan balik. Pada akhirnya, Askin tumbang setelah dadanya ditembus oleh Grimmjow yang menusuknya melalui jahitan dari Bankai Urahara. Meski tumbang, Askin berhasil membuat Urahara dan Grimmjow terperangkap dalam ledakan Gift Ball Deluxe, meskipun keduanya akhirnya selamat. |