TUTUP

Kenapa Tak Ada Hero Tanpa Quirk Seperti Batman di My Hero Academia?!

Padahal di komik Amerika banyak contohnya!

Duniaku.net - Jika Marvel punya Iron Man dan DC punya Batman, kenapa di antara Hero resmi tidak ada Hero tanpa Quirk di My Hero Academia? Apakah hanya pemilik Quirk yang boleh jadi Hero resmi? Simak pembahasannya oleh duniaku.net berikut ini! Sumber: dokumentasi duniaku.net[/caption] All Might pernah mengatakan kepada Deku bahwa tanpa Quirk, mustahil Deku bisa menjadi Hero. Kalaupun dia ingin memberantas kejahatan, banyak pekerjaan yang tak kalah mulia seperti polisi atau semacamnya. Menjadi polisi di My Hero Academia pun bisa menjadikannya pembela kebenaran! Tapi penulis merasa ungkapan All Might tersebut agak aneh jika melihat beberapa Hero dan karakter di dunia My Hero Academia. Kalau melihat gaya bertarung sebagian Hero seperti Aizawa alias Eraser Head atau kriminal seperti Stain Si Pembunuh Hero, seharusnya Hero tanpa Quirk di My Hero Academia bukan sesuatu yang tak mungkin. Ingat, kedua karakter yang penulis sebutkan sebelumnya menggunakan senjata lain yang tidak berhubungan dengan Quirk mereka untuk bertarung dan bahkan sanggup bersaing dengan para Hero resmi! Aizawa misalnya. Aizawa sebagai Eraser Head cenderung menggunakan semacam kain panjang berbahan khusus yang ia gunakan untuk menyerang dan menangkap Penjahat. Padahal, Quirk yang ia miliki tidak ada hubungannya dengan senjatanya itu. Begitupun Stain Si Pembunuh Hero. Meski memiliki Quirk menyeramkan yang mampu membuat lawan tak bisa bergerak jika ia menjilat darahnya, tapi untuk mendapatkan darah dari para Hero itu tidak semudah yang kalian bayangkan! Coba dibayangkan, sebelum Stain mendapatkan darah, Stain hanyalah manusia biasa karena Quirk miliknya belum aktif! Artinya, dia harus menggunakan kemampuan normalnya untuk bisa mendapatkan darah dari Hero yang dia incar. Kalau melihat contoh tersebut, kenapa tidak ada Hero tanpa Quirk di dunia My Hero Academia? Sumber: dokumentasi duniaku.net[/caption] Sebenarnya jawaban dari pertanyaan tersebut cukup sederhana, yaitu karena tujuan utama memiliki Lisensi Hero sebenarnya adalah untuk memberi ijin pada seseorang menggunakan Quirk miliknya secara bebas! Tanpa Lisensi Hero, normalnya masyarakat di dunia My Hero Academia dilarang menggunakan Quirk kecuali untuk menyelamatkan diri dari serangan Penjahat. Kita jarang mengingat poin ini karena komik My Hero Academia bercerita dari sudut pandang mereka yang diijinkan menggunakan Quirk dengan bebas, yaitu para Hero dengan Lisensi dan siswa sekolah UA yang melatih siswanya untuk mengasah Quirk masing-masing. Artinya jika seseorang tidak memiliki Quirk, sebenarnya tidak ada gunanya bagi orang tersebut untuk menjadi Hero mengingat Lisensi Hero sendiri adalah semacam surat ijin untuk menggunakan Quirk. Bahkan All Might juga sempat menyarankan Deku (sebelum mendapatkan One for All) untuk menjadi polisi, tugas yang menyerupai Hero. Bedanya hanya Hero akan terjun pada bencana yang memang memerlukan Quirk, sementara polisi cenderung ditugaskan untuk masalah-masalah yang lebih ringan dan tak perlu Quirk. Memang, tidak ada larangan khusus untuk mendapatkan Lisensi Hero jika orang tersebut mampu. Tapi baik ujian masuk UA ataupun ujian untuk mendapatkan Lisensi Hero hampir tidak mungkin bisa membuat seseorang lulus dengan mudah tanpa adanya Quirk! Apalagi dengan keberadaan beragam Penjahat dengan Quirk yang berbahaya, misalnya Shigaraki Tomura yang bisa meleburkan apapun yang disentuhnya. Sangat berbahaya bagi Hero tanpa Quirk untuk muncul ke permukaan. Bagaimana dengan Aizawa yang sempat kita bahas tadi? Aizawa sebagai Eraser Head masih memiliki Quirk yang mampu membuatnya "menghapus" Quirk orang lain. Artinya selemah apapun Quirk Eraser Head, setidaknya Quirk tersebut mampu membuatnya melindungi diri dari serangan Penjahat dengan Quirk seberbahaya apapun. Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian puas dengan jawaban pertanyaan kenapa tidak ada Hero tanpa Quirk di My Hero Academia?