TUTUP

Ini Impresi Saya Menonton 4 Episode Phoenix: Eden17!

Empat episode terasa kurang untuk Phoenix: Eden17

Saya mendapat kesempatan menonton empat episode dari anime Phoenix: Eden 17.

Gimana kesan saya? Simak di bawah ini! 

1. Apa sih cerita Phoenix: Eden 17?

dok. Disney+ Hotstar

Phoenix: Eden 17 ini berdasarkan karya dari Osamu Tezuka.

Cerita di episode 1 memperlihatkan Romi dan pasangannya, George,  melarikan diri dari bumi untuk memulai hidup baru di Eden17.

Setelah perjalanan penuh harapan akan dunia baru yang cerah, keduanya justru harus berhadapan dengan realita yang kejam saat tempat yang mereka tuju ternyata hanya sebuah perbatasan kecil yang bahkan tidak bisa dihuni manusia. Tanpa jalan pulang, keduanya tidak punya pilihan selain bertahan, terlebih saat mereka mengetahui tentang kehamilan Romi. Mulai dari mencari sumber air hingga bercocok tanam, mereka mencoba membangun kehidupan baru sebaik-baiknya.

Ketika mereka mulai beradaptasi dengan kehidupan baru tersebut, George secara mendadak terbunuh akibat sebuah kecelakaan. Romi yang kini hidup berdua dengan anaknya, Cain, memilih untuk masuk ke dalam sebuah pod hibernasi dan berjanji bahwa ia akan bangun 13 tahun lagi, agar Cain tidak hidup sendiri selamanya.

Namun, akibat kerusakan pada sistem, Romi justru bangun di Eden17 1.300 tahun kemudian.

Kemudian, terbangun di sebuah utopia futuristik, Romi diperlakukan seperti ratu oleh para penghuni Eden17, namun ia merasa sangat kesepian. Merindukan sesuatu yang lebih, Romi memutuskan untuk kembali ke Bumi, meskipun banyak orang yang percaya bahwa planet ini sudah tidak ada.

Baca Juga: Anime Disney+ Hotstar Phoenix: Eden 17 Rilis Trailer Baru!

2. Visual background yang luar biasa

(Dok. Studio 4°C/Phoenix: Eden17)

Hal yang paling berkesan bagi saya menyaksikan empat episode Phoenix: Eden 17 adalah visual untuk latarnya. 

Tempat-tempat yang disajikan di anime ini biasanya tersaji dengan luar biasa.

Ada tempat yang terlihat indah, ada juga tempat yang terasa suram. Tapi semuanya tersaji dengan mantap. 

3. Cerita yang cukup menarik, dengan sejumlah momen yang bisa mengaduk-ngaduk emosi

(Dok. Studio 4°C/Phoenix: Eden17)

Kesan yang saya tangkap dari empat episode ini adalah... Phoenix: Eden 17 ini bukan anime yang bahagia.

Bahkan kesan sedih bisa terasa dari plot episode-episode awalnya (yang dijabarkan dalam sinopsis di poin 1).

Dalam empat episode ini juga ada sejumlah momen yang bisa menohok penonton.

Episode 4, terutama, memiliki beberapa momen yang bisa dibilang mengena di saya. 

Tapi penyajian cerita ini membuat animenya terasa menarik, apalagi didukung dengan visual yang oke. 

4. Tapi... seharusnya lebih panjang?

(Dok. Studio 4°C/Phoenix: Eden17)

Phoenix: Eden17 terdiri dari empat episode.

Bagi saya, pembukaannya di episode 1 dan 2 sih cukup kuat, tapi ketika episode 4 berakhir saya merasa anime ini seharusnya lebih panjang.

Sensasinya begini: setelah episode 1 dan 2 bagi saya adalah pembukaan yang oke, dan episode 3 terasa sebagai bagian awal petualangan, begitu kisahnya berakhir di episode 4 rasanya ya... penutupnya ini terasa begitu mendadak.

Dengan durasi empat episode ini, saya juga merasa sejumlah karakter (bahkan tokoh utama) kurang disorot mendalam. 

5. Dianjurkan untuk penonton dewasa

(Dok. Studio 4°C/Phoenix: Eden17)

Bagi saya, Phoenix: Eden 17 lebih cocok untuk penonton dewasa.

Bukan karena animenya mengandung gore atau kekerasan berlebihan. Bahkan bukan sepenuhnya karena di versi preview yang saya tonton, tubuh Romi sempat terlihat jelas tanpa pakaian di episode 1 dan 2, saat dia berada di dalam pod hibernasi. 

Saya merasa anime ini lebih cocok untuk dewasa karena tema cerita yang disorot di seri ini, terutama soal ketamakan manusia kalau saya melihat beberapa episode awal ini, dan juga pendekatan ceritanya, bisa jadi akan lebih kena ke penonton dewasa. 

6. Kesimpulan

(Dok. Studio 4°C/Phoenix: Eden17)

Dengan visual yang memukau, dan cerita yang menarik, saya akan memberi nilai 3,5 dari 5 bintang untuk Phoenix: Eden17.

Saya sebenarnya ingin memberi 4 dari 5 bintang tadinya (setelah menonton episode 1 dan 2), tapi berhubung anime ini sepertinya hanya terdiri dari empat episode, dan bagian akhirnya terasa begitu mendadak, saya pun menguranginya sedikit. 

Kalau kamu suka anime cerita sci-fi dengan visual mantap, Phoenix: Eden17 ini tetap bisa dicoba. 

Animenya sendiri sudah tayang sejak 13 September di Disney+ Hotstar.

Itulah impresi saya menonton empat episode Phoenix: Eden17.

Gimana menurutmu? Sampaikan di kolom komentar! 

Baca Juga: 8 Fakta Tengoku Daimakyou, Jajaran Top Anime Spring 2023!