TUTUP

Ini Alasan Yonko Senior Tidak Akan Jadi Raja Bajak Laut!

Ada tokoh yang sudah meramalkan kalau Raja Bajak Laut adalah salah satu dari 12 Generasi Terburuk. Terus gimana dengan para Yonko senior?

Pembahasan kemungkinan alasan Yonko senior tidak akan jadi Raja Bajak Laut ini mengandung spoiler untuk yang belum mengikuti perkembangan One Piece hingga menjelang akhir Whole Cake Island. Jadi kalau kamu anti-bocoran, diharapkan berpikir dua kali sebelum melanjutkan. Kalau kamu memang sudah mengikuti ceritanya atau tidak keberatan spoiler, silakan lanjut baca ulasannya di bawah ini.

SPOILER ALERT!!!

Di One Piece 901, Big News Morgans membuat perhitungan yang mengejutkan: Raja Bajak Laut akan muncul dari Generasi Terburuk. Dua belas nama yang tergolong di kategori itu semuanya bajak laut yang baru naik daun. Terus gimana dong dengan para Yonko senior? Bukankah dari segi kekuatan dan armada mereka jauh lebih unggul dari Generasi Terburuk? Bahkan Big Mom saja baru dibuat kerepotan oleh Luffy. Sebelumnya, sudah prestasi tersendiri bagi Urouge untuk dapat mengalahkan satu Sweet Commander. Rasanya, inilah alasan Morgans berpendapat begitu. Di Sabaody, Rayleigh bertanya ke Luffy: "Bisakah kamu mengendalikan lautan liar ini?" Jawaban Luffy: "Aku tidak ingin mengendalikannya. Raja Bajak Laut adalah manusia paling bebas di lautan!" Melihat reaksi Rayleigh dan Shakky kemudian, tampaknya ini juga adalah pemikiran Gol D. Roger dulu. Ini penting karena sejauh ini, para Yonko senior sudah tidak memiliki kebebasan seperti itu. Kita ambil contoh Edward Newgate, sang Whitebeard. Orang yang saat Roger masih hidup berada di puncak kekuatan, dan masih dianggap sebagai Manusia Terkuat di Dunia saat ia sudah tua dan sakit-sakitan. Kalau Whitebeard mau, dia mungkin bisa mengikuti jejak Roger. Tapi dia tidak pernah melakukannya. Bisa dibilang, hatinya tidak lagi bebas untuk bertualang. Dia justru terfokus untuk hidup bersama keluarganya, yakni anggota yang telah menjadi kru bajak lautnya. Kaido dan Charlotte Linlin mungkin masih menghendaki posisi Raja Bajak Laut. Terutama Linlin. Namun dalam upayanya untuk menghimpun kekuatan (seperti misalnya mencoba membangun aliansi dengan Elbaf atau mencuri teknologi Germa), Linlin justru tidak menunjukkan semangat bertualang seperti yang diperlihatkan para Generasi Terburuk. Ia pun disalip oleh Roger menjadi Raja Bajak Laut dan kemungkinan besar akan disalip lagi oleh Luffy atau Teach. Shanks? Walau sekilas terlihat sebagai Yonko paling bebas, dia tampaknya tidak melakukan pergerakan berarti. Menurut penulis, sejak awal juga Shanks tidak yakin dirinya layak jadi Raja Bajak Laut. Karena itu dia mengorbankan lengannya untuk sosok masa depan: Luffy.
Apa yang membuat Generasi Terburuk mencuri perhatian Morgans? Cek lanjutan pembahasannya di halaman kedua! Hingga kematian Whitebeard, tampaknya para Yonko senior One Piece terjebak dalam situasi imbang. Mereka semua sudah mengklaim wilayah-wilayah di New World, lalu tidak ada yang benar-benar bisa untuk mengikuti jejak Roger. Sudah informasi umum kalau satu Road Poneglyph ada di Kaido sementara satunya lagi di Big Mom. Tapi tampaknya masing-masing Yonko tidak mau membuat perang terbuka dengan yang lain, karenanya sampai sekarang belum ada lagi yang bisa mencapai Raftel. Big Mom yang perkasa saja sepertinya tidak berani membuat serangan besar ke Shanks dan Kaido hingga dia bisa mengamankan aliansi dengan Elbaf atau teknologi Germa. Dibanding para Yonko senior, Generasi Terburuk mungkin kalah kuat. Lihat saja Whole Cake Island, sebelum Luffy bahkan tidak ada Generasi Terburuk yang sempat bertemu dengan Big Mom. Mereka semua digulung dan diusir oleh anak-anak Yonko yang satu itu. Meski begitu, mereka semua memiliki sifat nekat yang bisa mendorong mereka untuk mencapai Raftel. Salah satu contoh paling menonjol jelas adalah Marshall D. Teach, sang Blackbeard. Teach bukan orang bodoh. Dia pasti tahu kalau menyerahkan Ace ke Angkatan Laut akan memicu perang besar. Tapi dia bukan hanya tetap melakukannya, ia memanfaatkan momen itu untuk merekrut para tahanan berbahaya di Impel Down lalu mencuri Gura Gura no Mi. Padahal ia rasanya juga tadinya tidak merencanakan sejauh itu, karena target awalnya Luffy bukan Ace. Lalu ada juga Eustass Kid. Sebelum dia dibuat babak belur oleh Kaido, dia adalah salah satu bajak laut muda yang membuat masalah dengan kelompok Big Mom di Whole Cake Island. Prestasinya lebih memalukan dari Urouge (dia mundur tanpa menjatuhkan Sweet Commander), tapi itu tidak membuat Kid gentar. Ia masih berencana untuk melawan Yonko lain, Shanks, bersama Hawkins dan Apoo sebelum Kaido merusak pertemuannya. Oh, lalu tentu ada juga Luffy, yang benar-benar tidak peduli musuh apa yang harus dia hadapi. Mau Pemerintah Dunia, mau Shichibukai yang punya koneksi dengan Tenryuubito, mau Tenryuubito sendiri, selama mereka cari gara-gara ia akan menghajar mereka. Sifat liar inilah rasanya yang membuat Morgans yakin kalau para Generasi Terburuk, bukan para Yonko senior, yang pada akhirnya akan mencapai Raftel dan menjadi Raja Bajak Laut. Luffy dan Kid tidak memikirkan hal seperti dukungan pasukan atau dukungan raksasa Elbaf saat mereka membuat masalah dengan Big Mom. Tapi tetap saja mereka melakukannya.
Itulah menurut penulis kenapa para Yonko senior tidak diperhitungkan Morgans menjadi Raja Bajak Laut. Para Generasi Terburuk yang liar, nekat, dan tidak ragu membuat masalah dengan pihak yang lebih kuat (seperti Luffy dan Teach) yang pada akhirnya akan menyalip mereka semua ke Raftel. Gimana menurutmu? Sampaikan di kolom komentar!