TUTUP

Pembahasan Rurouni Kenshin: Hokkaido Arc 1, Dimulainya Petualangan Baru Kenshin Himura

Kamu fan Kenshin Himura? Kalau begitu kabar baik nih, petualangan baru Kenshin telah dimulai di Hokkaido Arc 1! Hal menarik apa yang terjadi di bab ini?

Kamu fan Kenshin Himura? Kalau begitu kabar baik nih, petualangan Kenshin telah dimulai di Hokkaido Arc 1! Hal menarik apa yang terjadi di bab ini?

[duniaku_baca_juga] Untuk kebanyakan orang, petualangan Kenshin Himura telah berakhir saat melawan Shishio. Pasalnya, versi anime Rurouni Kenshin memang tidak lanjut menceritakan alur setelahnya. Penonton hanya disuguhi filler berkepanjangan hingga serialnya tamat. Pembaca manga mungkin tahu kalau petualangan Kenshin setelah itu berlanjut menghadapi Enishi Yukishiro. Lalu barulah petualangan Kenshin berakhir. Dia memiliki anak dengan Kaoru, Sakabato ia wariskan ke Yahiko, dan dia menjalani hari-harinya dengan tenang. Namun sekarang, di Hokkaido Arc 1, Kenshin Himura kembali menghunuskan pedang. [page_break no="1" title="Anggota Baru Dojo Kamiya"] [duniaku_adsense] Masih ingat masa-masa di mana dojo Kamiya selalu kosong? Di bab Hokkaido Arc 1, diperlihatkan kalau Kaoru telah melalui masa-masa berat tersebut. Dojonya penuh dengan murid. Bahkan ada satu murid menonjol: seorang anak kulit putih dengan sifat yang sangat unik bernama Alan. Alan dengan cepat digetok oleh Yahiko, yang kemampuan bertarungnya jelas telah berkembang jauh dibanding dulu. Namun dari desain karakter, nama, dan debutnya, tampaknya cowok yang satu ini akan memiliki peran tersendiri nanti. [page_break no="2" title="Kenji Himura"] Untuk yang berhenti mengikuti kisah Kenshin di anime saja, mungkin kamu akan kaget melihat anak yang satu ini. Ya, Kaoru dan Kenshin memiliki putera sekarang. Namanya Kenji Himura. Sekarang sih dia terlihat sangat konyol, berhubung dia bahkan menyerahkan buku rahasia ilmu Kamiya Kasshin ke Alan hanya dengan sogokan snack. Tapi seperti yang disampaikan oleh Kaoru di sini, Kenji akan diwarisi dojo Kamiya suatu saat nanti. Walau suasana damai sekalipun, tanggung jawab sebagai pewaris dojo akan memastikan Kenji memperoleh pelatihan pedang. Mengingat dia punya darah seorang Battosai di nadinya, tampaknya cowok yang satu ini akan berkembang sehebat bapaknya juga suatu saat nanti. [page_break no="3" title="Sanosuke Masih Kabur ke Amerika"] Di epilog dulu, dikatakan kalau Sanosuke menjadi petualang dan berkeliling dunia. Karenanya, tak heran kalau pengguna teknik Futae no Kiwami ini sama sekali tidak muncul di bab Hokkaido Arc 1. Tapi kamu bisa melihat wajahnya di sini. Rupanya restoran Akabeko memasang peringatan agar dia tidak diberi kesempatan makan, karena utangnya sudah menumpuk dan dia kabur duluan sebelum membayar. Menurutmu: apakah Sanosuke akan muncul lagi di bab ini?

Tapi bukan itu saja hal menarik dari Rurouni Kenshin: Hokkaido Arc 1. Cek lanjutan pembahasannya di halaman kedua!

[page_break no="4" title="Ashitaro Hasegawa"] [duniaku_baca_juga] Ada tokoh baru yang menarik di Hokkaido Arc 1 ini. Namanya adalah Ashitaro Hasegawa. Dikatakan kalau dia ini dulunya anggota dari pasukan Shishio, namun penulis tidak ingat dia pernah terlihat sebelumnya. Yang jelas, Ashitaro bukanlah orang biasa. Seperti Alan, dia juga murid dari dojo Kamiya. Namun tak seperti Alan, kemampuan bertarungnya sama sekali tidak biasa. Ia menghajar seorang pengunjung yang mengerjai Asahi, sahabatnya dari pasukan Shishio dulu. Oh, dan dia juga pewaris Mugenjin, pedang milik Shishio. Bila Sakabato adalah pedang yang dirancang untuk tidak membunuh, Mugenjin adalah pedang yang dirancang untuk pembunuhan masal. Bentuknya yang bergerigi membuat pedang ini tidak akan kehilangan ketajamannya meski telah menghabisi banyak orang. Tak hanya itu, sangat banyaknya korban Shishio membuat pedang ini dilumuri lemak banyak sekali manusia. Dan lemak itu bisa membuat Mugenjin membara. [duniaku_adsense] Entah siapa sebenarnya Ashitaro. Namun dia tahu cara mengaktifkan teknik Homuradama milik Shishio. Untuk mengaktifkan amukannya, Kenshin sampai harus meminjam lagi Sakabato-nya dari Yahiko karena pedang kayunya tidak cukup kuat untuk beradu dengan Mugenjin. Akhirnya Kenshin bisa mengalahkan Ashitaro. Namun tetap saja, Kenshin sampai harus menggunakan teknik Soryusen untuk menghajar anak itu. Ashitaro tidak akan berkembang menjadi karakter biasa saja. Bahkan rasanya ia akan ikut juga ke konflik Hokkaido nanti. Masalahnya: apakah dengan pedang pembunuh seperti Mugenjin Ashitaro dapat menahan diri untuk tidak membunuh? Apalagi anak ini bisa menggila bila didorong. Lihat saja di bab ini, di mana ia mulai dari menghajar tamu dan lanjut melawan kepolisian. Kenshin juga tampaknya menyadari hal ini. Karenanya saat mengembalikan Mugenjin, ia membebat pedang itu. Bila Ashitaro mencabutnya tanpa izin, Kenshin akan melawannya lagi. [page_break no="5" title="Asahi Kubota"] Ngomong-ngomong, tampaknya kita juga tidak bisa mengabaikan gadis ini. Namanya Asahi Kubota. Dia mengenal Ashitaro karena, dulu, dia juga anggota pasukan Shishio. Asahi mencoba membebaskan diri dengan membayar dirinya sendiri. Masalah soal ini yang akhirnya membuat Ashitaro mengamuk. Masa lalu Asahi masih misterius. Namun Kaoru bersedia membuat dia menjadi tamu permanen ketiga di dojonya. Yang jelas? Asahi bukan orang biasa. Dia sempat menyampaikan ke dua orang yang ia temui kalau dia capek membunuh. Sepertinya dia antara mata-mata atau pembunuh gelap dari tentara Shishio dulu. Hanya saja dia sudah terlalu capek untuk hidup kelam seperti itu.

Lanjutan pembahasan Hokkaido Arc 1 bisa kamu baca di halaman ketiga!

[page_break no="6" title="Kamiya Koshijiro"] [duniaku_baca_juga] Kamiya Koshijiro adalah ayah dari Kaoru. Dia seharusnya sudah mati di perang, karenanya Kaoru sempat harus menangani dojonya sendiri. Namun di sini terungkap kalau Koshijiro masih hidup. Dia dengan konyol berdiri di depan sebuah bangunan saat bangunan itu hendak difoto. Yang menarik adalah: kenapa Koshijiro tak pernah menghubungi anaknya lagi? Lalu apa yang dilakukan Koshijiro di sana? Amplop yang berisi foto Koshijiro dimiliki oleh duo mencurigakan yang memegang kontrak atas hidup Asahi. Sebelum Ashitaro mengamuk, mereka hendak mengirim Asahi ke Hokkaido. Menurut mereka, misi ini jauh lebih penting dari menjadi tentara bayaran Shishio. Masih misterius apa hubungan Koshijiro dengan misi yang dimaksud dua orang itu. Namun melihat apa yang terjadi di Hokkaido, rasanya ini bukan perkara sepele. [page_break no="7" title="Pemberontakan di Hokkaido"] [duniaku_adsense] Hajime Saito juga kembali menampakkan diri di bab ini, masih cool dan perokok seperti sebelum-sebelumnya. Dia juga menjadi satu-satunya bala bantuan dari pasukan yang hendak bergerak ke Hakodate. Ya, bukan kebetulan rasanya di Hakodate tengah terjadi pemberontakan. Para pemberontak ini bahkan begitu kuat hingga polisi yang bergerak sebelumnya sudah dihabisi. Apakah setelah disangka mati Koshijiro Kamiya memutuskan untuk bergabung dengan kelompok pemberontak? Karena pastinya bukan kebetulan dia ada di foto dari penugasan yang hendak diberikan ke Asahi. Bila Koshijiro menjadi musuh, akan menarik melihat bagaimana duel antara Hiten Mitsurugi melawan Kamiya Kasshin yang telah dipelajari oleh seorang master.
Banyak hal yang terjadi di bab Hokkaido Arc 1 ini. Tak heran mengingat bab ini terdiri dari lima puluh halaman lebih, dan pembaca dibawa untuk mengenal dulu apa yang terjadi setelah epilog dari manga pertamanya dulu. Tampaknya ada kekuatan baru yang mulai menunjukkan gigi di Hakodate. Selain Koshijiro, penulis merasa akan ada satu anak buah Shishio lagi yang unjuk gigi di alur ini. Terakhir terlihat, Sojiro Seta memutuskan untuk mengembara. Mungkin ia akhirnya terlibat lagi dengan kelompok pemberontak di Hakodate ini. Akan menarik melihat bagaimana Ashitaro, si penerus gaya Shishio, berduel menghadapi anak yang sempat mengidolakan Shishio dulu. Tapi benarkah Sojiro ada di Hakodate? Kita lihat saja kelanjutannya nanti.