TUTUP

Haruskah Luffy Mengajak O-Tama untuk Bertualang Bersama Topi Jerami?

Ace memiliki utang kepada O-Tama. Haruskah Luffy yang memenuhi janji Ace ini?

O-Tama adalah anak kecil yang Luffy temui di Wano. Nah, terungkap kalau si O-Tama ini ternyata diutangi janji oleh Portgas D. Ace dulu. Seharusnya, Ace akan kembali untuk mengajak O-Tama bertualang ke laut bersamanya, jika Ace kembali dan O-Tama sudah jadi lebih kuat. Namun Ace mati di Marineford. Terus gimana dengan O-Tama? Haruskah Luffy mengajak O-Tama bertualang bersama kelompok Topi Jerami?

Kalau Luffy Mengajak O-Tama, Posisinya Apa?

Penulis merasa Luffy seharusnya akan merasakan hasrat untuk mengajak O-Tama. Dengan kematian Ace, penantian O-Tama bertahun-tahun di desanya yang ditinggalkan jadi sia-sia. Luffy pun mungkin akan simpati terhadap situasi ini. Masalahnya, kalau Luffy mengajak O-Tama, apa guna dia di kapal Thousand Sunny? Semua anggota kru Topi Jerami sejauh ini memiliki fungsi sendiri-sendiri. Bahkan penumpang sementara seperti Vivi dan Pedro minimal bisa melindungi diri dalam situasi darurat. O-Tama hanya anak kecil dengan kemampuan menjinakkan hewan memanfaatkan kemampuan misteriusnya. Untuk menjinakkan hewan pun Haoshoku Haki dari Luffy sudah bisa. Bahkan Carrot, yang sejauh ini hanya berstatus sebagai penumpang tambahan, lebih memiliki potensi sebagai kru baru Topi Jerami, yakni sebagai pengintai. Kalau Luffy mengajak O-Tama sih, penulis berpendapat dia bisa menjadi apprentice atau murid. Bocah yang belajar jadi bajak laut sambil jalan. Memang ada posisi seperti itu? Yep, ada. Itu adalah posisi Buggy dan Shanks saat di kapal Roger dulu. Buggy memperkenalkan dirinya dengan posisi itu sebelum ia pura-pura makan Bara Bara noMi. Logikanya sih, murid bajak laut ya kerjaannya akan seperti anak magang di kantor-kantor. Mereka memiliki deskripsi tugas yang harus dilakukan, namun biasanya juga diminta untuk bantu-bantu urusan remeh. O-Tama yang sudah terbiasa hidup sendiri seharusnya bisa membantu untuk urusan remeh seperti membersihkan kapal. Lalu, setelah petualangan Luffy berakhir, mungkin justru ganti murid bajak laut seperti O-Tama yang akan mengisi posisi Yonko. Sama seperti Shanks, yang tadinya berstatus murid lalu menjadi Yonko.
Namun ada juga kendala bagi Luffy mengajak O-Tama. Simak lanjutan pembahasannya di halaman kedua!

Perjalanan Luffy Setelah Wano Akan Brutal

Kalau saja O-Tama ditemukan Luffy di bagian Paradise Grand Line, atau bahkan di Pulau Fishman, mungkin tidak ada masalah. Namun situasinya sekarang berbeda. Eiichiro Oda sudah menyampaikan kalau kisah One Piece telah selesai 80 persen. Penulis pribadi memperkirakan kalau kisah One Piece mungkin hanya tinggal sisa dua-tiga alur besar. Perjalanan Luffy setelah duel lawan Kaido ini juga tidak akan mudah. Bayangkan saja, kemungkinan besar konspirasi Pemerintah Dunia akan memburu Luffy dengan kekuatan penuh setelah ini. Lalu kalau Luffy berhasil mengamankan Poneglyph milik Kaido, dan satu Poneglyph terakhir, jalurnya ke Raftel terbuka. Ia kemungkinan akan menghadapi kelompok Blackbeard, atau bahkan Shanks, dalam upayanya menjadi Raja Bajak Laut. Perjalanan ke Raftel pun rasanya tidak akan mudah, terutama mengingat sekarang saja bagian New World dari Grand Line sudah menyuguhkan kondisi alam yang lebih gila dari Paradise. Ini bukan saat yang tepat untuk membawa penumpang anak-anak.

Tidak Bisakah O-Tama Dititip ke Kelompok Lain?

Luffy memiliki sekutu. Tidak bisakah O-Tama dititipkan ke kapal mereka saja, untuk memenuhi janji kepada Ace? Memang bisa, namun penulis merasa setelah ini O-Tama akan lebih dekat ke Luffy ketimbang kru lain Armada Besar Topi Jerami. Terutama setelah Luffy berjuang untuk menyelamatkan O-Tama. Penulis merasa O-Tama kemudian akan terus ikut Luffy sampai Kaido tumbang. Sekarang saja dia sudah berada di dekat dua anggota Topi Jerami, yakni Zoro dan Luffy. Kalau Luffy mencoba menitipkan O-Tama ke kapal lain, mungkin justru O-Tama yang akan menolak. Terasa sekali kalau alur O-Tama sekarang hanya terbagi jadi tiga: dia ikut dengan Luffy, dia tetap tinggal di Wano, atau dia memutuskan bertualang sendiri. Yang ketiga itu terlalu berbahaya untuk anak seusianya. Luffy juga bisa saja berjanji untuk menjemput O-Tama di lain waktu. Namun terakhir kali O-Tama diberi janji seperti itu, yang memberi janji malah mati. Dia mungkin akan trauma untuk diberi janji kosong lagi.
Itulah pendapat penulis soal kemungkinan Luffy mengajak O-Tama ke kapalnya. Gimana pendapatmu? Akankah anak ini jadi bagian Topi Jerami? Sampaikan di kolom komentar!