TUTUP

Luffy Dalam Bahaya di One Piece 845! Akankah Dia Selamat?

Setelah gagal menyelamatkan Sanji, sekarang Luffy diperlihatkan dalam bahaya di One Piece 845! Lelah dan lapar, apakah dia bisa selamat?

Setelah gagal menyelamatkan Sanji, sekarang Luffy diperlihatkan dalam bahaya di One Piece 845! Lelah dan lapar, apakah dia bisa selamat?
Seperti biasa, kejadian di One Piece 845 ini belum terbit resmi di Indonesia dan belum diadaptasi jadi anime. Karenanya, bisa saja ada pembaca yang belum mengikuti ceritanya hingga bab ini. Untuk yang tidak mau kena bocoran bisa menganggap tulisan besar-besar di bawah ini sebagai peringatan.

SPOILER ALERT!!

Kalau amukan Big Mom datang sedikit lebih cepat saja, Nami mungkin bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk membawa Luffy mundur. Nyatanya tidak, Eiichiro Oda dengan piawai menyebut-nyebut soal kekuatan Big Mom lalu membiarkan amukannya benar-benar datang setelah Sanji meninggalkan Luffy.

Judul One Piece 845 ini adalah Enraged Army. Yang dimaksud ternyata adalah sebagian besar pasukan Big Mom. Tak hanya itu, Prometheus dan Zeus - yang benar-benar homies awan serta api - juga dikerahkan untuk menyerang dan menghancurkan Luffy.

Seharusnya Luffy dan Nami masih bisa melarikan diri. Seharusnya. Tapi ingat tekad Luffy di bab sebelumnya: tak hanya dia tidak akan makan, Luffy juga tidak akan bergerak dari posisinya hingga Sanji kembali membawakan santapan untuk dirinya. Luffy bahkan menunjukkan keteguhan hati di bab ini dengan tak membiarkan air hujan masuk ke mulutnya!

[read_more id="276576"]

Sebelum mogok makan, Luffy memang baru saja makan banyak sekali melawan Cracker. Tapi patut diingat juga ini adalah Monkey D. Luffy, salah satu tokoh paling rakus di dunia animanga. Semua biskuit Cracker juga sudah diproses tubuhnya saat ia istirahat, hingga tubuh gempal yang ia gunakan untuk membangun Gear 4 Tank Man kembali lagi seperti semula.

Tak hanya itu, Luffy tetap saja baru menghabiskan belasan jam demi menundukkan Cracker. Kemudian ia juga menerima beberapa serangan telak tendangan Sanji, yang diperkuat teknik Diable Jambe. Hingga akhir bab ini, Luffy sepertinya masih bisa bertahan. Tapi untuk berapa lama?

Di bawah guyuran badai ciptaan Zeus dan Prometheus, diserang oleh Enraged Army, dan hanya dapat dibantu Nami, satu-satunya harapan Luffy untuk keluar dari situasi ini adalah bila Sanji dapat menolongnya tepat waktu.

[read_more id="276670"]

Bagaimana dengan Sanji? Ternyata pembaca justru disuguhkan perkembangan romansa antara Sanji dan Pudding, yang sejak awal juga sudah terasa sebagai pasangan ideal. Sanji bahkan setuju ingin menikahi Pudding... walau tampaknya dia juga sudah kukuh mengakhiri petualangannya di Totland ini, demi kebaikan teman-temannya sendiri.

Tapi bagaimana Sanji bisa dibawa menyelamatkan Luffy? Penulis merasa kuncinya ada dua: pertama, Pudding membantu Sanji menemukan kunci untuk borgol bomnya. Mustahil ia bisa membantu kalau salah langkah saja semua kemampuannya sebagai koki lenyap bersama tangannya.

Kedua: Chopper dan Carrot. Atau mungkin Chopper, Carrot, Pedro, dan Brook.

Rasanya bukan kebetulan saja penulis sekaliber Oda menempatkan Chopper dan Carrot di dunia cermin, yang sudah ditunjukkan terhubung ke semua cermin Totland. Cermin ini bisa menjadi media kabur yang sangat ideal untuk cepat-cepat menemukan Luffy, lalu menyeret Luffy keluar dari medan pertempuran. Tentu saja, cermin juga bisa digunakan untuk membawa Sanji pergi tanpa ketahuan.

Brook dan Pedro juga tak bisa dilupakan. Mereka bahkan sepertinya sudah duluan berada di kastel Big Mom ketimbang Sanji. Bisa-bisa kamu akan melihat aksi mereka di bab selanjutnya.

Sayangnya, seperti bisa kamu lihat di gambar romantis Sanji dan Pudding, One Piece libur untuk pekan depan. Kamu harus menunggu dua pekan untuk menyaksikan perkembangan alur Totland yang kian seru ini.