TUTUP

Teori: Kenapa Mikey Selalu Jadi Jahat di Tokyo Revengers?

Yang fatal, Takemichi selalu melewatkan alasan ini

Salah satu alasan mengapa cerita Tokyo Revengers menjadi menarik adalah perwatakan Manjiro Sano atau lebih akrab disapa Mikey.

Siapakah itu Mikey di Tokyo Revengers? Ia sendiri merupakan karakter yang kompleks, di mana ia memiliki sisi baik dan sisi jahat yang seolah bergantian mendominasi kepribadiannya. Mikey yang berulang tahun pada 20 Agustus ini, selalu menjadi akar permasalahan yang sering kali menyeret Hinata menjadi korban jiwa.

Mengapa Mikey selalu berakhir menjadi jahat meski Takemichi sudah bolak-balik time leap? Berikut analisis dari saya!

Baca Juga: Teori: Bisakah Mikey Tokyo Revengers Mengalahkan Rindaman Crows?

1. Mikey kekurangan asuhan dari orang tua

Mikey di Tokyo Revengers versi anime. (Dok. Warner Bros Japan

Perlu diketahui bahwa sejak kecil, Mikey dan saudara-saudaranya tak pernah mendapat asuhan secara langsung dari orang tuanya. Mereka sendiri justru diasuh oleh kakek Mikey sendiri.

Kakeknya Mikey sendiri memang jago soal mendidikan ilmu bela diri kepada Mikey. Buktinya, anak tersebut tumbuh menjadi salah satu preman sekolah yang cukup tangguh pada zamannya.

Sayangnya, entah karena Mikey memang malas diceramahi atau kakeknya yang tak sempat mengajarinya soal kontrol emosi, cowok itu akhirnya tumbuh dengan sifat impulsif.

Hal itu bisa kita lihat dari perilaku Mikey yang sering bertindak seenaknya dalam situasi normal sehingga Draken harus menemaninya agar tak sampai lepas kendali.

2. Terlalu sering kehilangan orang-orang terdekatnya membuat Mikey menjadi jahat

Adegan di manga Tokyo Revengers. (Dok. Kodansha/Tokyo Revengers)

Masa lalu Mikey memang tergolong cukup tragis, diawali dari kehilangan kakak sulungnya yang mati di tangan Kagetora. Ironisnya, waktu itu ia tak tahu bahwa orang yang dibunuhnya adalah kakak dari bossnya tersebut.

Lalu, kematian Draken ( saat alur cerita Moebius ) yang mempengaruhi Mikey sehingga membuat Tokyo Manji menjadi sindikat kriminal yang meneror seluruh kota. Untungnya, Takemichi berhasil mencegah kematiannya meski berefek ke hukuman mati yang diterima Draken.

Baji, salah satu teman dekat Mikey sekaligus salah satu pendiri Tokyo Manji juga harus tewas demi menghentikan Mikey membunuh Kazetora.

Yang terakhir adalah kematian Emma saat awal pertempuran dengan geng Tenjiku. Lalu, disusul oleh Izana yang mengorbankan diri demi melindungi Kakucho dari tembakan Kisaki.

Dan tentu saja, Draken yang selama ini menjadi satu-satunya cahaya bagi Mikey kala itu malah tewas demi melindungi Senju sehingga memicu sisi kegelapan Mikey mendominasi pikirannya.

Rentetan tragedi kematian itulah yang menyebabkan lama-kelamaan membuat Mikey jatuh dalam kegelapan.

3. Selalu dimanipulasi oleh Kisaki Tetta

Kisaki di anime Tokyo Revengers. (Dok. Warner Bros Japan)

Bisa dibilang faktor inilah yang seringkali dilewatkan oleh Takemichi.

Awalnya, ia mengira bahwa hanya dengan mencegahkan kematian teman-temannya, masa depan geng tersebut akan jauh lebih cerah dan Hinata tetap bertahan hidup.

Sayangnya, Takemichi belum mengetahui hubungan antara Mikey dan Kisaki di masa lalu sehingga misinya selalu berakhir tragis. Entah Hinata yang masih diincar terus di masa depan atau situasi kota yang masih dikuasai geng yang dipimpin oleh Mikey sendiri.

Hal itu dikarenakan Kisaki selalu mempengaruhi Mikey dalam setiap pengambilan keputusan penting. Tak heran jika Tokyo Manji yang semula hanya sebagai tempat berkumpul para berandalan malah berakhir menjadi gembong kriminal., tak peduli berapa kali Takemichi merubah sejarah.

Masa depan kebanyakan para anggota Tokyo Manji justru baru berakhir baik setelah Kisaki tewas dan Mikey memutuskan untuk membubarkan gengnya.

4. Mikey tak lagi bisa mengendalikan sifat impulsifnya

Mikey dari Tokyo Revengers. (Dok. Kodansha/Tokyo Revengers)

Meskipun akhir babak Tenjiku bisa dikatakan yang terbaik sejauh ini, nyatanya kesuksesan misi Takemichi sendiri masih menyisakan satu masalah, yaitu Mikey sendiri.

Tidak seperti kebanyakan teman-temannya yang berhasil mewujudkan mimpi mereka dan mendapat pekerjaan yang layak, Mikey malah tetap berakhir di jalan yang sama, menjadi kriminal kelas kakap.

Alasannya sendiri baru terjawab saat insiden yang melibat tiga geng besar yaitu Rokuhara Tandai, Brahman dan Kantou Manji. Saat itu, Mikey mulai menyadari bahwa ia mulai merasa hampa setelah kepergian Draken untuk selamanya.

Dan benar saja, kehampaan hati Mikey seolah berubah menjadi kegelapan dan membuatnya mengamuk. Tak tanggung-tanggung, hampir semua petarung yang tersisa langsung tumbang oleh kekuatan Mikey.

Yang membuatnya lebih ngeri sendiri adalah Mikey terus mengamuk tanpa henti hingga rekan terdekatnya seperti Kakucho saja turut menjadi korban.

Hal ini menunjukkan seberapa parah dampak sifat impulsif Mikey jika tak ada figur seperti Shinichiro atau Draken yang  berada di sisinya.

Itulah beberapa alasan mengapa Mikey tetap menjadi jahat meski Takemichi berulang kali merubah sejarah.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar, yah!

Baca Juga: Tangguh tapi Rapuh! Inilah 5 Fakta Menarik Mikey dari Tokyo Revenger