TUTUP

Jujutsu Kaisen 198 Tunjukkan Maki Resmi Diakui Sekuat Fushiguro Toji

Naoya yang jadi arwah kutukan pun tak bisa mengalahkannya

Pasca berakhirnya pertarungan Hakari dan Hajime, sorot cerita pun berganti di mana  sejumlah siswa lain mulai terjun ke medan permainan Culling Game.

Nah kali ini, Maki mendapat sorotan di mana ia berhasil berkembang ke level yang setara dengan Toji.

Bagaimana perkembangan situasinya? Berikut pembahasannya!

Baca Juga: 7 Karakter Jujutsu Kaisen yang Nasibnya Paling Tragis

1. Situasi pertarungan sejauh ini

Naoya hendak menyerang Maki (Dok. Mangaplus / Jujutsu Kaisen )

Setelah Panda dan Hakari, kini giliran Kamo dan Maki yang mendapat jatah sorotan utama.

Mereka sendiri mendapat lawan yang cukup berat: Naoya Zenin.

Bukankah Naoya sudah mati terbunuh saat insiden amukan Maki di kediaman klan Zenin? Memang benar, akan tetapi ia kembali bangkit sebagai arwah kutukan karena terbunuh oleh ibu Maki yang orang biasa.

Ingat, kalau penyihir kutukan juga harus dimurnikan oleh energi kutukan juga. Jika ia mati tanpa dimurnikan penyihir lainnya, ia akan menjadi monster kutukan.

Awalnya, Maki dan Kamo sempat terdesak oleh kekuatan dan kecepatan Naoya yang luar biasa. Namun situasi mereka mulai berubah ketika para player lain mulai berdatangan.

Yang pertama adalah Daido Hagane, seorang samurai yang dibangkitkan di era modern. Ia sendiri sangat terobsesi dengan pedang katana. Lalu, ada manusia berbentuk kappa bernama Miyo Rokujushi yang sangat menyukai olahraga sumo.

Berkat kedatangan keduanya, Maki dan Kamo berhasil membalikkan situasi.

Maki bahkan mulai bertambah kuat setelah mendapat pencerahan waktu bersumo dengan Miyo dan melihat kehebatan Daido dalam menggunakan pedangnya.

2. Naoya melancarkan teknik Domain Expansion

Domain Expansion milik Naoya (Dok. Mangaplus / Jujutsu Kaisen )

Terdesak oleh kerjasama para player dan kekuatan baru Maki, Naoya pun tanpa ragu melepaskan Domain Expansionnya: Time Cell Moon Palace.

Domain ini membuat para targetnya harus bergerak mengikuti Naoya atau mereka akan membeku selama satu detik.

Masalahnya, levelnya sendiri telah mencapai sel-sel tubuh sehingga jika korbannya salah sedikit saja maka hasilnya mereka akan menderita luka yang parah.

Walaupun terkesan cukup overpower, nyatanya domain ini juga punya kelemahan: yaitu para pemilik Heavenly Restriction seperti Toji dan Maki.

Yup, keduanya yang tak memiliki energi kutukan tak bisa dikenali oleh domain Naoya. Kemampuan arwah kutukan itu hanya menganggapnya seperti benda mati.

Orang-orang seperti Maki hanya bisa dijebak dengan domain tak sempurna seperti milik Megumi saat melawan Reggie atau domain yang membutuhkan persetujuan kedua belah pihak seperti domain sumo punya Miyo.

Otomatis, Maki punya keuntungan lebih dalam domain milik Naoya karena tak menjadi target. Alhasil, ia pun bisa menusuk arwah kutukan tersebut.

3. Maki dan Mai sempat berbincang tentang perkembangan Maki

Maki dan Mai berbincang soal perkembangan Maki (Dok. Mangaplus / Jujutsu Kaisen )

Saat momen Maki menusuk Naoya, ia sempat tenggelam dalam pikirannya dan berbincang dengan Mai.

Saat itu Mai berkata kalau akhirnya Maki berhasil memahami dirinya. Oh, ya! Mai sempat menyinggung bahwa dia bahkan harus rela dipegang Daido dulu untuk memberi contoh pada saudarinya.

Jadi, seolah-olah Mai seperti mengatakan kalau jiwanya sekarang menjelma menjadi pedang tersebut.

Dan benar saja, Mai ternyata memang sengaja membuat replika pedang milik Toji yang disebut Split Soul. Senjata itu konon mampu menebas segalanya tak peduli sekeras apapun materi penyusunnya.

Akan tetapi, penggunanya harus punya dua mata untuk bisa melihat jiwa dari materi anorganik. Jadi, kemunculan Daido dan Miyo bisa dibilang seperti guru dadakan bagi Maki yang awalnya kesulitan melihat arwah tanpa kacamata miliknya.

4. Maki resmi diakui mencapai level setara Toji

Maki berhasil mengalahkan Naoya (Dok. Mangaplus / Jujutsu Kaisen )

Berkat perkembangan kekuatan dan keuntungan Heavenly Restriction, akhirnya Maki berhasil membunuh Naoya untuk selamanya.

Alhasil, Miyo dan Daido yang sempat terjebak berhasil bebas setelah domain Naoya runtuh.

Keduanya menyaksikan sosok yang tanpa sadar telah mereka bimbing kini berkembang menjadi monster.

Yup, dalam narasi manganya, dua belas tahun pasca kematian Fushiguro Toji, Maki secara resmi berhasil menjadi petarung bengis yang setara dengan ayah Megumi.

Itulah pembahasan tentang perkembangan Maki yang akhirnya berhasil mencapai level monster yang pernah diraih Toji di Jujutsu Kaisen bab 198.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar!

Baca Juga: Setara Toji! Inilah 5 Fakta Menarik Maki Zenin dari Jujutsu Kaisen