Orihime mengorbankan dirinya (Dok. Pierrot/Bleach TYBW Part 4)
Di sinilah anime benar-benar mulai membuat pembaca manga bertanya-tanya.
Ichigo mendapatkan wujud baru yang disebut Blood Chain Ichigo, sebuah transformasi orisinal anime yang dirancang khusus untuk versi ini. Penampilannya bahkan membuat Ichigo terlihat semakin menyerupai bentuk Hollow-nya, lengkap dengan dua tanduk dan rantai merah yang menjadi ciri khas wujud tersebut.
Namun kekuatan tersebut ternyata masih belum cukup untuk menghentikan Yhwach.
Rukia kemudian ikut membantu dengan Bankai-nya, Hakka no Togame, tetapi situasi tetap tidak berbalik. Ichigo kembali berada di ambang kematian, sementara Rukia juga menjadi korban serangan Yhwach.
Di tengah situasi tersebut, Orihime akhirnya merasa dirinya terlalu lemah untuk melindungi orang yang sangat penting baginya.
Ia kemudian mengerahkan Shun Shun Rikka hingga batas maksimal.
Dan yang terjadi setelahnya benar-benar mengejutkan.
Orihime melepaskan gelombang penolakan yang diarahkan kepada Yhwach, bukan sekadar menyerang tubuhnya, tetapi seolah-olah mencoba menolak keberadaan Yhwach itu sendiri.
Masalahnya, kekuatan tersebut juga membawa konsekuensi yang mengerikan bagi Orihime.
Ia harus mempertaruhkan eksistensinya sendiri.
Pada momen terakhir, Orihime memandang Ichigo dan mengucapkan sesuatu yang tidak terdengar jelas oleh penonton.
Kemudian... ledakan dahsyat terjadi.
Yhwach dan Orihime sama-sama menghilang dari medan pertempuran.
Adegan itu bahkan ditutup dengan visual bunga yang semakin memperkuat kesan bahwa salah satu dari mereka benar-benar telah kehilangan eksistensinya. Judul episode yang awalnya “DEFEND YOU” kemudian berubah menjadi “LIFE TO DEFEND YOU”, membuat adegan tersebut terasa semakin tragis.