TUTUP

Setelah Beberapa Kali Ditunda, Microconsole GameStick Akan Muncul Bersama PS4

Salah satu microconsole dengan sistem operasi Android yang juga banyak ditunggu kemunculannya adalah GameStick. Kini setelah beberapa kali ditunda perilisannya, developernya kembali mengumumkan tanggal baru untuk perilisannya, yaitu 15 November.

Salah satu microconsole dengan sistem operasi Android yang juga banyak ditunggu kemunculannya adalah GameStick. Seperti Ouya, GameStick yang dikembangkan oleh PlayJam ini mendapatkan dukungan melalui kampanye crowfunding Kickstarter. Kemudian sedikit berbeda dengan tipikal microconsole lainnya, GameStick benar-benar seukuran "stick." Konsol ini berbentuk USB flash drive, yang akan langsung dihubungkan ke TV melalui port HDMI, serta memaketkan kontroler bluetooth-nya sendiri. Dengan harga hanya US $79, GameStick jelas bisa menjadi alternatif selain Ouya untuk kelas gamer mobile yang ingin menikmati permainan mereka di layar yang lebih lega. Sayangnya, GameStick mengalami masalah serius. Beberapa kali konsol mungil ini ditunda perilisannya. Awalnya Juni 2013, dengan rencana unit diterima para pendukung dana Kickstarter pada 28 Maret 2013. Namun ternyata dari tanggal tersebut meleset, sangat jauh. Penundaan pertama itu menjadi serangkaian maraton delay. Mulai 1 Juli, lalu 1 Agustus, kemudian pertengahan September, berlanjut pada 29 Oktober, dan kini kabar terakhir PlayJam berencana merilisnya di tanggal yang sama seperti PlayStation 4 di Amerika Utara, yaitu 15 November. Dengan GameStick yang menarget gamer casual, maka seharusnya masih ada sebagian pasar yang berpaling ke arah microconsole ini di tengah meriahnya gamer yang menunggu datangnya konsol yang lebih hardcore. Itu jika benar GameStick jadi akan dirilis pada 15 November. Selain paket standar konsol dan kontrolernya yang dipatok US $79.99, nantinya kita juga bisa membeli aksesoris lainnya seperti dock, case dan kontroler tambahan, yang harganya masing-masing US $49.99, $9.99 dan $39.99. Kami penasaran bagaimana GameStick mampu mempertahankan pasar microconsole yang sepertinya sekadar ramai hanya karena mampu mengumpulkan pendanaan Kickstarter dengan cepat. Karena hingga saat ini Ouya pun bisa dikatakan belum mampu membuktikan jika pasar game konsol dengan platform Android masih belum semenarik konsol yang sudah punya nama. Namun hal itu juga tidak menahan produsen lain mengembangkan mesin game Android khusus mereka. Lihat saja Mad Catz dengan MOJO, atau nVidia dengan Shield-nya yang juga di-upgrade dengan kemampuan menjadi konsol berukuran mini. GameStick - The Future of Big Screen Portable Gaming is Here. GameStick Trailer: Portable Big Screen Gaming http://youtu.be/6bkuD3uXdlE