TUTUP

8 Judul Spin-off Dynasty Warriors yang Diadaptasi dari Anime dan Game Lain

8 game dan anime ini pernah digarap menjadi spinoff Dynasty Warriors. Yang mana favoritmu, gamers?

Sudah ada beragam serial anime dan game yang digarap oleh Omega Force dan dijadikan spinoff Dynasty Warriors, mulai dari Gundam, One Piece, hingga Zelda. Mari kita bahas bersama satu per satu serial anime dan game apa saja yang telah "diubah" menjadi spinoff Dynasty Warriors.

[duniaku_baca_juga] Serial game Dynasty Warriors -- atau Sangoku Musou -- memang cukup kontroversial karena sering dianggap nggak perlu membutuhkan skill untuk bermain dan hanya berfungsi memuaskan hawa nafsu menghabisi ratusan orang tanpa perlawanan. Tapi kepopulerannya berkata lain, terbukti dari judul game bertema Samkok maupun Perang Sengoku Jidai buatan mereka yang keluar tanpa henti. Begitu pula dengan berbagai judul spinoff lainnya. Bicara soal spinoff, Dynasty Warriors juga telah menelurkan berbagai judul game dengan sistem permainan serupa namun memakai lisensi dari beragam anime maupun serial game lain. Apa saja kah mereka? Yuk kita coba lihat bersama dalam kesempatan kali ini. [page_break no="1" title="Fire Emblem Warriors"]
  • Musim Liburan 2017 - 3DS, Nintendo Switch
Judul spinoff Dynasty Warriors terbaru, namun judul kedua yang memakai properti milik Nintendo. Game ini mengadaptasi dari serial game strategi eksklusif konsol-konsol Nintendo. Mengambil cerita di dunia fantasi penuh konflik dan peperangan, Fire Emblem memang cocok untuk dijadikan game Warriors. [page_break no="2" title="Dynasty Warriors: Gundam"]
  • 28 Agustus 2007 - PS3, Xbox 360 (Dynasty Warriors: Gundam)
  • 22 April 2009 - PS3, Xbox 360 (Dynasty Warriors: Gundam 2)
  • 28 Juni 2011 - PS3, Xbox 360 (Dynasty Warriors: Gundam 3)
  • 1 Juli 2014 - PS3, PS Vita (Dynasty Warriors: Gundam Reborn)
Berbeda dengan judul-judul lain yang sudah nyaman hanya membawa nama Warriors, selaku game adaptasi pertama, serial ini masih membawa lengkap nama Dynasty Warriors di depannya. Mungkin karena takut kurang menjual, ya? Versi bahasa Inggrisnya keluar pertama kali pada 2007, spinoff Dynasty Warriors ini pun sukses besar (saya rasa berkat "dorongan" dari fans Gundam yang terkenal hardcore juga) dan menelurkan tiga sekuel hingga 2014 silam. Proyek ini kemudian membuka jalan lebar bagi tim Omega Force untuk membuat serial adaptasi lainnya. [page_break no="3" title="Fist of The North Star: Ken's Rage"] Sumber: Fist of The North Star: Ken's Rage/Tecmo Koei[/caption]
  • 2 November 2010 - PS3, Xbox 360 (Fist of The North Star: Ken's Rage)
  • 5 Februari 2013 - PS3, Xbox 360 (Fist of The North Star: Ken's Rage 2)
Nah, berbeda dengan Gundam, adaptasi anime Fist of The North Star ini malah nggak membawa embel-embel Warriors sama sekali di judulnya, walaupun judul asli Jepangnya adalah Hokuto Musou. Selain itu faktor lain yang membedakannya dari judul Warriors kebanyakan adalah jumlah musuh yang tidak begitu banyak muncul di layar, permainan yang lebih lambat, serta serangan-serangan yang relatif sadis untuk ukuran serial terbitan Koei ini. Musuh-musuh yang digebuk dengan Tinju Bintang Utara bakal meledak dan pecah seperti di anime dan manga-nya. [duniaku_adsense] [page_break no="4" title="Dragon Quest Heroes"]
  • 13 Oktober 2015 - PS3, PS4, PC (Dragon Quest Heroes)
  • April 2017 - PS4 (Dragon Quest Heroes II)
Judul yang paling "eksperimental" dari seluruh game Warriors adaptasi, saya rasa. Menampilkan berbagai tokoh dan monster dari dunia RPG legendaris, Dragon Quest Heroes menggabungkan gaya permainan hack-and-slash (atau beat-em-up buat orang-orang yang masih merujuk pada game sejenis Diablo untuk genre tersebut) yang khas dengan elemen RPG lengkap bisa membawa party sendiri. Rencananya, Koei Tecmo akan merilis bundel Dragon Quest Heroes I dan II dalam satu paket untuk konsol Nintendo Switch. [read_more id="285304"]

Yuk lanjut tilik sejarah adaptasi dan spinoff Dynasty Warriors ke halaman 2!

[page_break no="5" title="Hyrule Warriors"] Sumber: Hyrule Warriors/Tecmo Koei/Nintendo[/caption]
  • 26 September 2014 - Wii U, 3DS
Sebelum Fire Emblem Warriors, Omega Force sudah mengadaptasi judul lain untuk spinoff Dynasty Warriors bertema Nintendo mereka: Hyrule Warriors, adaptasi dari serial petualangan The Legend of Zelda. Pilihan yang agak aneh untuk game bertema perang kolosal memang, tapi mungkin Nintendo belum berani mengambil resiko dan menyuruh Omega Force untuk membuat adaptasi dari judul yang lebih populer terlebih dahulu. Game ini memiliki fitur "Adventure Mode" yang mengajakmu bertualang dalam peta kotak-kotak seperti game The Legend of Zelda jadul dan menyelesaikan misi, seperti mengalahkan sejumlah musuh dalam waktu terbatas atau menggunakan karakter dan senjata tertentu. [duniaku_baca_juga] [page_break no="6" title="One Piece: Pirate Warriors"] Sumber: One Piece: Pirate Warriors/Tecmo Koei/Bandai Namco[/caption]
  • 21 September 2012 - PS3 (One Piece: Pirate Warriors)
  • 30 Agustus 2013 - PS3, PS Vita (One Piece: Pirate Warriors 2)
  • 25 Agustus 2015 - PS3, PS4, PS Vita, PC (One Piece: Pirate Warriors 3)
Ini pilihan yang nggak kalah aneh sebenarnya, mengingat pertempuran besar yang cocok buat dijadikan adegan game Warriors hanya pas Perang Marineford (dan Arc Totto Land melawan Big Mom, mungkin). Tapi toh game ini tetap dibuat dan berhasil mendulang sukses sampai dibuat menjadi tiga judul. Judul terakhirnya untuk saat ini, Pirate Warriors 3, mengambil cerita dari awal Luffy menjadi bajak laut hingga Arc Dressrosa melawan Shichibukai Donquixote Doflamingo dengan ending orisinal yang berbeda dari manga dan anime-nya. Game tersebut juga merupakan game One Piece terakhir yang dirilis untuk PS3. [page_break no="7" title="Arslan: The Warriors of Legends"] Sumber: Arslan: The Warriors of Legend/Koei Tecmo/Kodansha[/caption]
  • 9 Februari 2016 - PS3, PS4, PC
Jujur saja saya tidak familiar terhadap serial yang satu ini, tapi nampaknya Arslan: The Warriors of Legends merupakan adaptasi game dari anime yang diadaptasi dari manga yang merupakan adaptasi dari novel fantasi populer di Jepang berjudul The Heroic Legend of Arslan. Wow. Versi manga-nya sendiri pertama kali diilustrasikan oleh Chisato Nakamura dan diterbitkan oleh Kadokawa Shoten. Kemudian setelah berpindah ke Bessatsu Shounen Magazine milik Kodansha, Hiromu Arakawa (Fullmetal Alchemist, Silver Spoon) pun ditunjuk untuk menangani proyek tersebut. Malah jadi ngomongin komiknya ya, hahaha. [duniaku_adsense] [page_break no="8" title="Berserk and The Band of The Hawk"]
  • 21 Februari 2017 - PS4, PS Vita, PC
Terakhir, spinoff Dynasty Warriors yang bahasa Inggrisnya baru akan meluncur ke pasaran pada 21 Februari mendatang ini mirip dengan Fist of The North Star. Sama-sama diolah dari manga dewasa, Berserk and the Band of the Hawk meningkatkan tingkat kesadisan sampai kamu bisa memotong-motong tubuh monster yang kamu lawan -- tapi tidak berlaku untuk musuh berupa orang. Salahkan sistem rating game Jepang CERO. Sama pula seperti game yang dibintangi tokoh Kenshiro itu, judul game ini juga nggak membawa nama Warriors. Tapi yang menjadi masalah, judulnya ini aneh banget, kesannya kayak ada tokoh bernama Berserk yang tergabung dalam grup Band of the Hawk. Kenapa nggak Berserk Warriors aja gitu? Itulah judul-judul anime dan manga yang memakai sistem permainan kolosal dan seru-seruan ala Dynasty Warriors. Manakah yang jadi favoritmu, gamers? Diedit oleh Febrianto Nur Anwari